
www.MartabeSumut.com, Medan
Para pencari kost di Indonesia khususnya Kota Medan sebaiknya berhati-hati. Bukan apa-apa, kalangan scammers (penipu) mulai gentayangan di dunia siber menerobos masuk ke akun bisnis Google Maps para pemilik kost. Modusnya, penipu mengaku sebagai pemilik kost dengan menyusupkan nomor handphone (HP) palsu di kolom review (ulasan), galery foto bahkan vidio. Kasus penipuan modus pemilik kost kian marak terjadi. Terkini, nyaris memakan korban pencari kost di kawasan Kec Medan Kota, Kota Medan, Kamis (15/1/2026).
BACA LAGI: Duhhh…Keluarga Pasien Kerap Merokok di RSU Adam Malik
BACA LAGI: Warga Pasar Merah Timur Keluhkan Aktivitas Ekspedisi Elsa Express, Lurah: Kita Mediasi Secepatnya !
BACA LAGI: Cakada Batubara Tsk Suap Daftar Pilkada, Wara Sinuhaji: Dia Berhak, Dalam Politik Tidak ada Etika !
BACA LAGI: Hampir 50% Wajah Lama DPRD Sumut Lolos Kembali Periode 2024-2029
BACA LAGI: Data KPU Amburadul, Nama Warga Pemilih di Medan Kota Lenyap dari DPT Pemilu 2024
BACA LAGI: 3.114 WBP di Sumut Terima Remisi Khusus Hari Raya Natal 2023
BACA LAGI: Dosen UMSU Medan: Rombak Kementerian Tenaga Kerja jadi Kementerian Pengadaan Pekerjaan ! (Bagian I)
BACA LAGI: Perspektif Kolonial, Kenyataan Pahit Buat Angkatan Kerja Baru (Habis)
BACA LAGI: Maju Pilkada, 5 Anggota DPRDSU Terpilih Tidak Dilantik
BACA LAGI: 87 Hari Menuju Pemilu 2024, Lurah Teladan Timur Imbau 8.618 Pemilih Gunakan Hak Suara
BACA LAGI: Sumut Tuan Rumah PON ke-21, Anggota Komisi E DPRDSU Anita Lubis Khawatir Melihat Berbagai Kekurangan
BACA LAGI: Saat Bayar PKB, Samsat Medan Selatan Perlakukan Warga dengan Tidak Bermartabat
BACA LAGI: Pihak Rumah Sakit “Usir” Pasien BPJS Belum Sembuh, Toni Togatorop: Usut, Nodai Nilai Kemanusiaan
Kepada www.MartabeSumut.com, Sabtu (24/1/2026), RG (24), pekerja swasta, menceritakan upayanya mencari tempat kost di kawasan Kec Medan Kota sejak beberapa minggu lalu. Media sosial dan Google pun dijadikannya sarana membantu pelacakan beberapa tempat kost. “Pekan silam aku masuk ke Google Maps, Bang. Lalu ketemu tempat kost yang saya rasa menarik atau cocok. Saya amati foto-foto kamar/bangunan kost berikut kolom ulasan. Ternyata di ulasan ada komentar dari akun bernama “ibu Muthia pemilik kost”. Dia mencantumkan nomor HP. Trus ya saya tanya dengan kirim pesan melalui WhatsApp,” ucapnya, sambil menyebut HP penipu bernomor 085640411829.
BACA LAGI: Era Perdagangan Tidak Bebas 1930 Berulang, Toni Togatorop Ingatkan Negara Andalkan Produksi Sendiri
BACA LAGI: Oknum Lapas Binjai Cabuli Gadis, Kadiv Pas Kemenkumham Sumut: ASN itu Ditindak Tegas !
BACA LAGI: Jaksa Agung Perintahkan Berantas Mafia Pupuk, Politisi Hanura Sindir KDh di Sumut Jangan Diam
BACA LAGI: PT Dirga Surya Habiskan Rp 9,6 M Beli Mesin Gabah, Zeira Salim Heran Bisnis Hotel jadi Pertanian
BACA LAGI: Antisipasi Maraknya Pekerja Migran Indonesia yang Ilegal
Selang beberapa detik, RG mendapat balasan pesan. Percakapan mereka di WA terjadi beberapa menit hingga akhirnya RG menyatakan ingin melihat langsung lokasi kost. “Si penipu menolak peninjauan kost sebelum membayar down payment (DP) 50% dari total harga Rp. 800.000/kamar/bulan fasilitas lengkap/kipas angin. Saya pastikan lagi padanya agar bisa lihat lokasi dulu barulah langsung bayar DP. Sang Penipu tetap ngotot, dalihnya penjaga tidak akan buka pagar kost sebelum transfer (Tf) DP,” kenang RG geram.
BACA LAGI: Dampingi 2 Cakada Padangsidimpuan Fit and Proper Test, Robby Harahap: NasDem Lihat Survei Elektoral
BACA LAGI: Toni Togatorop: Gencarkan Bantuan Sosial Buat 1,5 Juta Lansia di Sumut..!
BACA LAGI: Lapas & Rutan di Sumut Over-Capacity 258 Persen
BACA LAGI: Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRDSU: Momentum Sakral Mengaktualisasikan Peran Hadapi Tantangan Bangsa
BACA LAGI: Komisi D DPRDSU Soroti Proyek Jalan-Jembatan Rp. 2,7 T, Kadis BMBK Sumut Ajak Publik Mengawasi
BACA LAGI: Anggota DPRDSU Vaksinasi Booster ke-2, Rahmansyah Sibarani: Ayo Kuatkan Herd Immunity !
Karena kala itu sangat butuh kamar kost dan tidak membayangkan adanya modus penipuan baru tersebut, RG tak lagi memaksa tapi menanyakan nomor rekening untuk Tf uang. Penipu yang mengaku sebagai pemilik kost cekatan membalas RG dan menuliskan rekening Bank BRI nomor: 0444 – 0105 – 1630 – 503 atas nama MUTHIA SYAFRIFAH. Setelah mengetahui nomor tekening, hati RG masih saja ragu. RG kembali meminta toleransi agar tidak membayar DP 50% melainkan 25% atau Rp. 200.000. “Alasan saya akibat saldo uang di bank sangat menipis. Ternyata si penipu setuju saya Tf DP 25%,” singkapnya.
BACA LAGI: Anggota DPRDSU Vaksinasi Booster ke-2, Rahmansyah Sibarani: Ayo Kuatkan Herd Immunity !
BACA LAGI: Jalan Kenduri Raya di Kawasan Industri Sunggal Rusak, Toni Togatorop Sentil Bupati & Kadis PU DS
BACA LAGI: Jelang Pemilu 2024, ASN Diingatkan Waspada & Tidak Ikut Berpolitik
BACA LAGI: Anggota DPRDSU Tondi Roni Tua Imbau Kapoldasu Bersihkan Judi & Narkoba di Sumut
BACA LAGI: Anak Dianiaya, Dibunuh & Dibuang, Ibu Kandung Korban Ungkap Sang Suami Pelaku Pembunuhan
BACA LAGI: Rumah 40 KK di Lahan Eks HGU PTPN 2 Dagang Kerawan Ditembok, Oknum Preman Serang Ketua Parpol
BACA LAGI: HGU “Disulap” jadi Bisnis Perumahan & Properti, KAMMI Sumut: Bubarkan PTPN 2
BACA LAGI: Menakar Ancaman Politik Identitas Pasca-Pelaksanaan Pemilu 2024
BACA LAGI: Judi Online Kian Gencar di Platform & Medsos, Pemerintah-Aparat Diimbau Gerak Cepat
BACA LAGI: Caleg DPRDSU Dapil Sumut 3 Imbau Aparat Gakumdu Tangkap Pelaku Kejahatan Jual-Beli Suara Pemilu 2024
Nah, detik-detik akan melakukan Tf uang, tiba-tiba RG diingatkan temannya agar melihat lokasi dulu sebelum membayar DP. Rekan RG menegaskan bahwa sangat tidak masuk akal melakukan Tf uang terhadap orang yang tidak dikenal atau baru dikenal sebatas komunikasi dunia maya. “Ya akhirnya aku tersadar, Bang. Aku stop chat WA dan datangi alamat kost. Saat jumpa dengan pemilik kost sebenarnya, bapak itu menyatakan kalau saya nyaris diperdaya oleh penipu melalui dunia siber. Pemilik kost bilang, akun bisnis Google Maps miliknya sudah terlalu sering disusupi nomor telepon palsu oleh para penipu. Kemudian akun sang penipu diblokir/dilaporkan ke Google,” kata RG tersenyum. Sembari menampilkan aura lega lantaran lolos dari jerat incaran penipu, RG memohon pihak BRI dan Polri menyelidiki sekaligus menumpas aksi-aksi penipuan online/telepon.
BACA LAGI: Diskusi Publik di Medan Bertajuk “Ancaman Judi Online Bagi Generasi Muda”
BACA LAGI: Kapasitas UPT Lapas/Rutan di Sumut 13.699 Orang, Over-Crowded WBP 31.921 Jiwa
BACA LAGI: Anggota DPRDSU Santoso Meninggal, Ketua FP Demokrat Tondi Roni Tua: Kami Kehilangan Sahabat
BACA LAGI: AMM & PLIF Gelar Diskusi Publik Bertajuk “Menakar Kerawanan Politik Identitas di Kabupaten Kampar”
BACA LAGI: Jokowi Ingatkan Komoditas Pangan, Ketua DPRD Sumut Sentil PTPN 2 “Sulap” Kebun HGU jadi Perumahan
BACA LAGI: Geram Pelayanan RS & BPJS, Anggota DPRDSU Ruben Tarigan: Jangan Perlakukan Pasien Manusia Kelas 2..!
BACA LAGI: Anggota DPRDSU Gandhi Siregar Miris Amati Jalan Nasional di Sumut Banyak Berlubang
BACA LAGI: Jebol Pagar, Massa Anarkis Duduki Ruang Paripurna DPRDSU
BACA LAGI: Wujudkan Swasembada Daging di Sumut, FP-Hanura DPRDSU Setujui Ranperda Pengawasan Lalulintas Hewan
BACA LAGI: Sekretaris FN-DPRDSU Imbau Gubsu Evaluasi PT PSU & Audit Perumda Tirtanadi Sumut
BACA LAGI: Politisi Hanura Imbau Masyarakat Sumut Tolak Praktik Jual Beli Suara & Kampanye Hitam Saat Pemilu
BACA LAGI: Sampaikan 5 Sikap, FP-Hanura DPRDSU Ingatkan Kesetaraan Gender dalam Struktur Pemprovsu
BACA LAGI: Pemilih Pemula Cerdas Gilas Politik Identitas, KAMMI & AMPR Sumbar Gelar Diskusi Publik
BACA LAGI: Waspadalah, Scammer “Bank Mandiri Care” Beraksi, Nasabah Bank Mandiri Medan Nyaris Tertipu
BACA LAGI: Ini 14 Pasal Krusial Masuk RUU KUHP
BACA LAGI: Menkeu Cemaskan El Nino Ancam Pertanian 2023, Ketua Aspatan: KDh di Sumut Gencarkan Diversifikasi
Terpisah, www.MartabeSumut.com menemui BP selaku pemilik kost tempat RG tinggal sekarang, Minggu siang (25/1/2026) di Kec Medan Kota, Kota Medan. Menurut BP, kost yang dikelolanya telah berdiri sedari tahun 1986. Sejak 1 tahun terakhir, BP memastikan modus penipuan online mencantumkan nomor HP palsu dan mengaku-ngaku pemilik kost melanda banyak pemilik kost yang terfaftar pada akun bisnis Google Maps. “Saya perhatikan, tidak 1 kelompok melakukan aksi penipuan. Targetnya akun-akun bisnis pemilik kost yang terdaftar di Google Maps. Di kost kita aja saya temukan fakta 10 orang nyaris jadi korban melakukan Tf uang. Sementara 5 korban terlanjur melakukan Tf uang ke penipu. Mereka semua datang ke sini bercerita,” bebernya.
BACA LAGI: Soal Revisi UU Sisdiknas, Ketua Komisi E DPRDSU Syamsul Qamar: Jangan Kerdilkan Guru PAUD !
BACA LAGI: Sumut Identik Judi & Narkoba, 2 Ketua Fraksi DPRDSU Imbau Kapoldasu Responsif
BACA LAGI: Reses 24-30 November, Anggota DPRDSU Irwan Simamora Sentil Kehadiran OPD Sumut
BACA LAGI: Demo ke DPRDSU, Massa Tuntut Gubsu Dipanggil & Hentikan Penggusuran Warga Desa Bandar Baru
BP berharap pihak bank serius melakukan pelacakan terhadap nama pemilik rekening. Apakah memang terlibat langsung sebagai pelaku, sadar sebagai tempat penyimpanan uang hasil kejahatan atau jauh-jauh hari ada praktik jual beli nomor rekening bank kepada pihak tertentu. Intinya, simpul BP lebih jauh, manajemen bank jangan diam bila menerima informasi warga. “Trace nomor rekening Bank BRI nomor: 0444 – 0105 – 1630 – 503 atas nama MUTHIA SYAFRIFAH. Selidiki orangnya sesuai alamat tinggal dan laporkan polisi. Jangan abaikan apalagi “main mata” dengan kelompok penipu. Begitu pula manajemen bank-bank lain yang dijadikan tempat pengumpulan uang-uang hasil kejahatan,” ingat BP.
BACA LAGI: Siantar & Simalungun Butuh Pupuk Bersubsidi, Anggota DPRDSU Partogi Sirait: Pemprovsu Bantu Petani !
BACA LAGI: Ranperda P-APBD Sumut 2022, Ketua FP-Demokrat DPRDSU Tondi Roni Tua Tolak Kenaikan Harga BBM
BACA LAGI: Dialog Kebangsaan Iskindo “Menakar Kerawanan Konflik Pemilu 2024”
BACA LAGI: Dorong Pemprovsu Wujudkan Gerakan T3, Politisi Hanura Toni Togatorop: Bumi Selamat, Ekonomi Rakyat Meningkat
BACA LAGI: Usir Pengacara Saat RDP, Komisi C DPRDSU Zeira Salim Selidiki Aset AIJ
BACA LAGI: Ranperda P-APBD Sumut 2022, Ketua FP-Demokrat DPRDSU Tondi Roni Tua Tolak Kenaikan Harga BBM
Buat provider seluler HP, Polri, penegak hukum serta jajaran pengelola Rumah Tahanan (Rutan) / Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di bawah kendali Kementerian Imigrasi Pemasyarakatan (Imipas), BP menyerukan langkah konkret memutus mata rantai aksi-aksi penipuan online. Semenjak dini, BP percaya bukan mustahil praktik penipuan online modus pemilik kost dilakukan Napi-napi yang ditahan di Rutan/Lapas bekerjasama dengan oknum-oknum petugas. “Kasus love scamming pernah kok terungkap dilakukan Napi dari dalam penjara. Pemerasan melalui praktik vidio call sex (VCS) juga terindikasi dimainkan dari balik jeruji oleh para Napi dan oknum petugas,” sindirnya.
BACA LAGI: Ketua Komisi A DPRDSU Andri Alfisah Ingatkan Gubsu Jangan Buat Klaster Penerima Hibah Rumah Ibadah
BACA LAGI: Kasus Tanah Paling Tinggi, Kadiv Yankumham: Tahun 2022 Ada 60 Kasus Pelanggaran HAM di Sumut
BACA LAGI: Realisasi Pajak Air Permukaan Rendah, Komisi C DPRDSU HM Subandi Resah
BACA LAGI: Politisi Hanura Dukung PPKS/RISPA Pertahankan Habitat Tanah & Sawit di Indonesia dengan Pupuk Kompos
BACA LAGI: Tinjau Proyek APBD Sumut 2021 di Karo, DPRDSU Sesalkan Pengadaan Cold-Storage Seolah Milik Pribadi
BACA LAGI: OPD Bolos Tinjau Proyek APBD 2021, Tim Kunker DPRDSU Dapil Sumut 7: Gubsu Evaluasi !
BACA LAGI: Anggota DPRDSU Irwan Simamora: investasi ke Sumut Harus Jamin Sustainibilitas Lingkungan
BACA LAGI: 73,3 % WBP di Sumut Kasus Narkotika, Restorative Justice Antisipasi Lapas Over Kapasitas.
BACA LAGI: Penuhi Amanat AD/ART, Rapat Anggota Sahkan Pengurus KAJI Unit DPRD Sumut Masa Bakti 2022-2027
BACA LAGI: HUT ke-5 KAJI DPRD Sumut dengan 100 Anak Panti, Baskami & Zeira: Gelar Terus Aksi Sosial
VIDIO: HUT ke-5 Komunitas Aksi Jurnalis Independen (KAJI) Unit DPRD Sumut bersama 100 anak yatim piatu Panti Asuhan LKSA Bala Keselamatan Jalan Samanhudi No 27 Medan, Jumat (28/1/2022).
BACA LAGI: Hadiri HUT ke-4 KAJI DPRD Sumut, Zeira & Robert Dorong Bansos ke Panti Asuhan Al-Marhamah
BACA LAGI: Sosialisasi Bahaya Narkoba KAJI Unit DPRD Sumut: 6 Narasumber Ingatkan 1.500 Siswa SMAN 5 Waspada
BACA LAGI: Rayakan Natal di LP Tanjung Gusta Medan, KAJI Unit DPRD Sumut Beri Narapidana 100 Paket Natal
BACA LAGI: HUT ke-1, KAJI Unit DPRD Sumut Berbagi Kasih dengan Lansia di Panti Jompo Harapan Jaya Marelan
BACA LAGI: Aksi Sosial KAJI Unit DPRD Sumut Jelang Idul Fitri 1438 H itu Bikin 106 Anak Yatim Tersenyum
BACA LAGI: Korban Jiwa Gempa Lombok 387 Orang, KAJI Unit DPRD Sumut Salurkan Bantuan Rp. 650 ribu
Bahkan saat ini setiap hari, tegas BP lagi, para penipu terkesan bebas gentayangan menelponi rakyat yang akan diincar. BP meyesalkan sikap semua provider nomor HP seluler yang diistilahkannya cuek tanpa empati. Pasalnya, nomor-momor HP penipu-penipu itu bisa sangat banyak jumlahnya tatkala beraksi menelpon HP masyarakat “Kan kasihan rakyat yang selalu terganggu, tertipu dan jadi korban. Negara jangan nir-empati. Makanya polisi, pihak bank, provider seluler dan Kementerian Imipas ya Presisi dong. Masak mereka gak bisa kerjasama sih. Tangkap semua Napi bahkan petugas Rutan/Lapas yang terlibat. Termasuk pegawai provider seluler dan petugas bank yang mendukung aksi kejahatan. Kok bisa ya orang dapat nomor ponsel sangat banyak dari provider–provider untuk dipakai menipu? Kenapa pengelola bank tidak peduli terhadap rekening-rekening yang menyimpan uang hasil kejahatan,” heran BP bertanya dengan nada tinggi. (MS/BLDWN)



























