Kasus Tanah Tertinggi, Kadiv Yankumham: Tahun 2022 Ada 60 Pelanggaran HAM di Sumut

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Sumut Alex Cosmas Pinem saat ditemui di ruang kerjanya Kanwil Kemenkumham Sumut Jalan Putri Hijau Medan. (Foto Dok: www.MartabeSumut.com)
Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Kadiv Yankumham) Kanwil Kemenkumham Sumut Alex Cosmas Pinem mengatakan, tahun 2022 terdapat 60 kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Provinsi Sumut. Kasus tanah menjadi pelanggaran paling tinggi.

BACA LAGI: Oknum Lapas Binjai Cabuli Gadis, Kadiv Pas Kemenkumham Sumut: ASN itu Ditindak Tegas ! 

BACA LAGI: Jaksa Agung Perintahkan Berantas Mafia Pupuk, Politisi Hanura Sindir KDh di Sumut Jangan Diam

BACA LAGI: HBB Sentil Kapoldasu, Imbau Sungguh-sungguh Berantas Judi & Narkoba di Sumut

BACA LAGI: Antisipasi Maraknya Pekerja Migran Indonesia yang Ilegal

BACA LAGI: Lapas & Rutan di Sumut Over-Capacity 258 Persen

BACA LAGI: Tak Hanya LHKPN, Seluruh ASN Wajib Laporkan Harta Kekayaan

BACA LAGI: Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRDSU: Momentum Sakral Mengaktualisasikan Peran Hadapi Tantangan Bangsa

BACA LAGI: Komisi D DPRDSU Soroti Proyek Jalan-Jembatan Rp. 2,7 T, Kadis BMBK Sumut Ajak Publik Mengawasi

BACA LAGI: Laporan Reses DPRDSU, Irwan Simamora Ungkap Peta Indikatif Lahan Gambut di Humbahas Resahkan Warga

BACA LAGI: Ketua Komisi A DPRDSU Andri Alfisah Ingatkan Gubsu Jangan Buat Klaster Penerima Hibah Rumah Ibadah

BACA LAGI: Hibah Rumah Ibadah Didiskriminasi, Wakil Ketua Komisi A DPRDSU Rusdi Lubis Imbau Revisi

BACA LAGI: Realisasi Pajak Air Permukaan Rendah, Komisi C DPRDSU HM Subandi Resah

Tatkala ditemui Jurnalis www.MartabeSumut.com Budiman Pardede di ruang kerjanya Kanwil Kemenkumham Sumut Jalan Putri Hijau Medan, Selasa siang (9/8/2022), Alex menjelaskan, ketika bicara masalah pelanggaran HAM, niscaya akar persoalan dilatarbelakangi antara si kuat dan si lemah. “HAM kan cerita soal kuat dan lemah. Misalnya nih, polisi senggolan (kendaraan) dengan warga. Lalu oknum seenaknya memukuli. Maka si polisi langgar HAM,” tegasnya.

BACA LAGI: PT Dirga Surya Habiskan Rp 9,6 M Beli Mesin Gabah, Zeira Salim Heran Bisnis Hotel jadi Pertanian

BACA LAGI: Minta Gubsu Keluarkan Pergub TBS Petani Sawit Mandiri, Anggota DPRDSU Ebenejer Sitorus: PKS Pakai Hati !

BACA LAGI: DPRDSU Imbau Pemprovsu/Pemkab di Sumut Dirikan Sentra-sentra Peternakan & Rumah Kompos

BACA LAGI: Komisi B DPRDSU Sepakat PTPN 4 di Simalungun Konversi Teh Bukan Sawit, Gusmiyadi & Saut: Rakyat Termarjinalkan !

BACA LAGI: Bahas 300 Kampung “Bersinar” di Sumut, DPRDSU Kecewa Alokasi Anggaran Rp. 19 Juta/Desa

BACA LAGI: Dua Pasien “Curhat” ke DPRDSU Soal Dugaan Mala-praktik RS di Medan 

BACA LAGI: PP 35/2021 Picu Masalah Pembayaran Hak Pegawai Pensiun, Komisi E DPRDSU Sarankan PT TPL Keluarkan Solusi 1 Minggu

BACA LAGI: Indonesia 37 Provinsi Usai 3 DOB Sah di Papua, Toni Togatorop Sentil Protap Kapan ?

BACA LAGI: Ketua DPD Aspatan Sumut Geram, Tak 1 pun Kades di Dairi Back-up Ketahanan Pangan

BACA LAGI: Reses DPRDSU ke Tebing Tinggi, Azmi Yuli Serap Curhat Infrastruktur Jalan & Kelanjutan Sekolah Warga Miskin

BACA LAGI: Pakan, Pupuk & Bibit “Ganggu” Ketahanan Pangan, Komisi B DPRDSU Warning Gubsu 14 Hari Keluarkan Regulasi Komprehensif

Kelompok Rentan Pelanggaran HAM

Didampingi Kabid HAM Flora Nainggolan dan Kasubbid Administrasi Hukum Umum (AHU) Surya Ginting, Alex menyebut kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga masuk kategori pelanggaran HAM. Menurut Kabag Umum Kemenkumham Sumut periode 2017-2020 tersebut, kelompok rentan korban HAM mencakup kaum perempuan, anak, penyandang disabilitas hingga orangtua jompo. Alex meyakini, umumnya orang-orang lemah yang kerap menjadi korban. “Tahun 2022 sampai sekarang ada 60 kasus pelanggaran HAM di Sumut. Paling tinggi kasus tanah dan perundungan. Diadukan masyarakat ke Kanwil Kemenkumham Sumut,” ungkap Alex.

BACA LAGI: FP-Golkar DPRDSU Dorong Gubsu Tingkatkan SDM Melalui Penurunan Kemiskinan di Sumut

BACA LAGI: DPP Sahkan DPD Hanura Sumut 2020-2025, Toni Togatorop: Kami Siap Mengawal Hati Nurani Rakyat

BACA LAGI: Sekretaris FN-DPRDSU Imbau Gubsu Evaluasi PT PSU & Audit Perumda Tirtanadi Sumut

BACA LAGI: Wakil Ketua Komisi A DPRDSU Rusdi Lubis: BPN Clean and Clear Lahan Sebelum Terbitkan HGU

BACA LAGI: Rahmat Rayyan Reses DPRDSU ke Batahan Madina, Temukan Jalan Hancur Lebur 7 Km & Arus PLN Belum Masuk

BACA LAGI: Bumdes Simalem Berdiri di Dairi, Targetkan Ekonomi Desa Unggul Mandiri

BACA LAGI: FN-DPRDSU Desak Gubsu & Pemprovsu Intervensi Pembangunan Infrastruktur Pertanian Berkelanjutan di Sumut

BACA LAGI: Kualitas Proyek APBD Sumut 2021 Rendah, Wakil Ketua Bappilu Hanura: Rakyat Terluka !

BACA LAGI: FP-NasDem DPRDSU Sindir Gubsu: Kadisdik tak Definitif, Dana Pendidikan 20% & “Komitmen” DAK SMK Swasta

Kasus Tanah Paling Tinggi

Kenapa kasus tanah masuk pelanggaran HAM ? Kadiv Yankumham Kanwil Kemenkumham Papua tahun 2020-2022 itu pun mencontohkan warga Sumut yang menggarap tanah telantar kurun bertahun-tahun. Kemudian datang perusahaan mengklaim hak kepemilikan sekaligus mengusir warga dengan tindak kekerasan “membonceng” oknum kekuasaan. “Apalagi melibatkan kekuasaan. Jelas pelanggaran HAM. Warga sadar ada pelanggaran HAM sehingga melapor ke Kemenkumham Sumut,” terang Alex.

BACA LAGI: Anggota DPRDSU Fahrizal Nasution Sesalkan Pembangunan & Perawatan Jalan Provinsi di Tabagsel Memprihatinkan

BACA LAGI: Anggota DPRDSU Viktor Silaen Minta Proyek Multiyears Rp. 2,7 T Sentuh 19 Km Jalan Rusak di Habornas Kab Toba

BACA LAGI: Sampaikan Pendapat Akhir PjP APBD Sumut 2021, FP-Hanura DPRDSU Sentil Gubsu & Pemprovsu Kualitas Proyek Rendah

BACA LAGI: Tinjau Proyek APBD Sumut 2021 di Karo, DPRDSU Sesalkan Pengadaan Cold-Storage Seolah Milik Pribadi

BACA LAGI: OPD Bolos Tinjau Proyek APBD 2021, Tim Kunker DPRDSU Dapil Sumut 7: Gubsu Evaluasi !

BACA LAGI: Antisipasi Krisis Pangan, Ketua DPD Aspatan Sumut: Hentikan Alih-Fungsi Lahan untuk Kepentingan Bisnis !  

BACA LAGI: 73,3 % WBP di Sumut Kasus Narkotika, Restorative Justice Antisipasi Lapas Over Kapasitas

Tiap Laporan Diproses

Lalu, apa sikap Kemenkumham Sumut atas pengaduan masyarakat ? Alex tampak tersenyum kecil. Bagi pejabat yang kembali bertugas di Kanwil Kemenkumham Sumut sejak bulan Mei 2022 ini, setiap laporan warga akan diperiksa, diteliti dan diproses. Selanjutnya memanggil pelapor terutama berbagai pihak teradu. Alex memastikan, saat penyelesaian masalah masyarakat dilakukan di luar konteks hukum, maka tergolong pula pelanggaran HAM.

BACA LAGI: Penuhi Amanat AD/ART, Rapat Anggota Sahkan Pengurus KAJI Unit DPRD Sumut Masa Bakti 2022-2027

BACA LAGI: HUT ke-5 KAJI DPRD Sumut dengan 100 Anak Panti, Baskami & Zeira: Gelar Terus Aksi Sosial

VIDIO: HUT ke-5 Komunitas Aksi Jurnalis Independen (KAJI) Unit DPRD Sumut bersama 100 anak yatim piatu Panti Asuhan LKSA Bala Keselamatan Jalan Samanhudi No 27 Medan, Jumat (28/1/2022).

BACA LAGI: KAJI Unit DPRD Sumut Bagi 500 Masker ke Pengendara, Baskami Ginting: Kegiatan Kecil, Manfaat KAJI Buat

BACA LAGI: Hadiri HUT ke-4 KAJI DPRD Sumut, Zeira & Robert Dorong Bansos ke Panti Asuhan Al-Marhamah

BACA LAGI: KAJI Unit DPRD Sumut Rayakan Natal, Salurkan Sembako & Tali Asih Buat Yatim Piatu PA Anak Gembira Simalingkar

BACA LAGI: Sosialisasi Bahaya Narkoba KAJI Unit DPRD Sumut: 6 Narasumber Ingatkan 1.500 Siswa SMAN 5 Waspada

BACA LAGI: Rayakan Natal di LP Tanjung Gusta Medan, KAJI Unit DPRD Sumut Beri Narapidana 100 Paket Natal

BACA LAGI: HUT ke-1, KAJI Unit DPRD Sumut Berbagi Kasih dengan Lansia di Panti Jompo Harapan Jaya Marelan

BACA LAGI: Aksi Sosial KAJI Unit DPRD Sumut Jelang Idul Fitri 1438 H itu Bikin 106 Anak Yatim Tersenyum

BACA LAGI: Korban Jiwa Gempa Lombok 387 Orang, KAJI Unit DPRD Sumut Salurkan Bantuan Rp. 650 Ribu

Tindakan Khusus

Artinya, penanganan kasus-kasus HAM memiliki tindakan khusus. Sifatnya dimediasi untuk mencari solusi. “Kalo masih ngeyel atau mengandung pelanggaran hukum, ya kita teruskan ke penegak hukum. Kita bersinergi dengan masyarakan dan Pemda di Sumut menyikapi pelangaran-pelanggaran HAM. Termasuk mewujudkan program Rencana Aksi Nasional HAM (Ranham),” simpul Alex Cosmas Pinem, yang sempat bertugas di Kanwil Kemenkumham Bengkulu sebagai Kabag Penyusunan Program Pelaporan (PPL) sedari 2015-2017. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here