DPRDSU Laporan Reses, Gandhi Siregar Desak Pemprovsu Realisasikan 8 Titik Jalan Kabupaten di Labusel jadi Jalan Provinsi

Anggota DPRDSU Muhammad Gandhi Faisal Siregar saat ditemui di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)
Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) menggelar Sidang Paripurna beragenda laporan Reses 100 anggota DPRDSU dari 12 Daerah Pemilihan (Dapil), Senin siang (22/11/2021) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Juru bicara Dapil Sumut 6 Kab Labuhanbatu, Kab Labura dan Kab Labusel, Muhammad Gandhi Faisal Siregar, menyerahkan laporan Reses. Salah satunya mendesak Pemprovsu segera merealisasikan usulan Pemkab Labusel terkait perubahan status 8 titik jalan kabupaten menjadi jalan provinsi sepanjang 156.178 Km.

BACA LAGI: Lawan Narkoba, Anggota DPRDSU Fahrizal Nasution Sarankan Negara Pakai Pola PPKM Sekat Penyelundupan 

BACA LAGI: Penggerak Anti Narkoba Sumut Toni Togatorop: Pemangku Kepentingan & Penegak Hukum Terkesan tak Getol Memberantas !

BACA LAGI: Jokowi Perintahkan Polisi Hajar Mafia Tanah, Partogi Sirait: Komisi A DPRDSU Maksimalkan Penuntasan Kasus di Sumut

BACA LAGI: 106 Desa di Kab Dairi Pilkades, Calon Kades Diingatkan Jangan Karena Ambisi “Mainkan” Dana Desa

BACA LAGI: Perbedaan Harga Sawit Bikin Petani Jual ke Luar, Gandhi Siregar: Negara Dirugikan, Jalan Rusak !

BACA LAGI: Vaksin tak Ada Regulasi Ganggu Warga, Zeira: Jangan Coba-coba Bisniskan Vaksin !

BACA LAGI: Waspadai Covid-19 Gelombang ke-3..!

BACA LAGI: Gaji Pegawai BPS Diusulkan Tinggi, Tapi Jika Data Salah Hukuman Mati

BACA LAGI: Sesalkan Kerusakan Danau Toba, Massa ke DPRDSU Serukan Penenggelaman PT Aquafarm Nusantara

Nah, usai Sidang Paripurna, www.MartabeSumut.com menemui anggota DPRDSU Muhammad Gandhi Faisal Siregar di ruang kerjanya. Politisi PAN tersebut menjelaskan, usulan Pemkab Labusel telah disampaikan ke Pemprovsu sejak 2020 namun sampai sekarang belum terealisasi. Menurut dia, perubahan 8 titik jalan kabupaten jadi jalan provinsi tergolong urgen dilandasi beberapa faktor. Diantaranya Kab Labusel tidak punya jalan provinsi serta perawatan jalan perlu dilakukan Pemprovsu menggunakan dana APBD Sumut akibat keterbatasan APBD Kab Labusel. “Jadi gini ya, akhir masa jabatan Pak Wildan Aswan Tanjung sebagai Bupati Labusel, usulan telah diserahkan Pemkab Labusel terhadap pimpinan Kunker DPRDSU Dapil Sumut 6 Pak Zeira Salim Ritonga. Kab Labusel tak punya jalan provinsi 1 Meter pun. Kita pertanyakan apa fungsi Pemprovsu dalam pembangunan Sumut ? Gak ada tuh dana APBD Sumut diaokasikan ke jalan dan jembatan di Kab Labusel. Sementara APBD Kab Labusel terbatas. Tentu kami warga Labusel cemburu dong melihat daerah lain memiliki jalan provinsi,” sindirnya.

BACA LAGI: Jalan Rusak Parah 10 Km Rute Tarutung – Garoga, Anggota DPRDSU Dr Jonius Minta Gubsu Alokasikan APBD 2022

BACA LAGI: Bahas Konflik Lahan PT SSL vs Warga Palas, Komisi B DPRDSU Rekomendasikan Hasil Pansus Kehutanan

Jalan Provinsi Berakhir di Perbatasan Labusel

Ironisnya lagi, lanjut Gandhi, dari 8 titik yang diusulkan, terdapat beberapa ruas jalan penghubung antar-kabupaten di Sumut bahkan antar-Provinsi Riau ke Sumut. “Tetangga kita (kabupaten) punya jalan provinsi, kok malah putus (berakhir) di perbatasan Kab Labusel ? Gak enak kita nengoknya. Putus di Labusel,” herannya. Padahal, beber Gandhi lebih jauh, ruas jalan dari Sigambal Rantau Prapat menuju Sungai Kanan berstatus jalan provinsi. Namun berakhir saat di Kab Labusel dengan status jalan kabupaten. “Persisnya rute Sigambal Labuhanbatu. Sangat jomplang kami lihat. Ukuran besar/lebar jalannya berbeda sekali. Termasuk parit jalan provinsi besar tapi parit jalan kabupaten kecil. Delapan titik ruas jalan kebanyakan rusak. Memang ada yang sudah diaspal. Begitu pula masalah kapasitas mobil melintas antar-kabupaten dan provinsi. Ukurannya besar-besar sedangkan golongan jalan kabupaten rendah. Itulah dasar-dasar Pak Wildan Aswan Tanjung meminta perubahan status jalan,” singkap Gandhi.

BACA LAGI: Optimalkan PAD, Anggota DPRDSU Fahrizal Nasution Apresiasi Pemprovsu Relaksasi PKB & BBNKB

BACA LAGI: DPRDSU Kritisi Vaksin ke-3 Berbayar, Fahrizal Nasution: Jika Negara Komit, Jangan Bebani Rakyat Saat Pandemi

Ini 8 Titik Ruas Jalan Kabupaten di Labusel

Selaku legislator asal Dapil Sumut 6, Gandhi memastikan berkepentingan mendesak Pemprovsu supaya secepatnya mengubah status jalan kabupaten jadi jalan provinsi. Anggota Komisi B DPRDSU bidang perekonomian ini merinci, 8 titik jalan kabupaten sepanjang 156.178 Km yang diusulkan jadi jalan provinsi meliputi: pertama: Sp Ranto Jior – Hajoran – Hutagodang sepanjang 13.202 Km. Kedua, Sampean – Sp Maropat – Batas Paluta sepanjang 14.404 Km. Ketiga, Hutagodang – Tapus – Sampean sepanjang 5.398 Km.

BACA LAGI: Polri Diterpa Kasus Internal, Anggota Komisi A DPRDSU Rahmat Rayyan Dorong Perwujudan Institusi Profesional

BACA LAGI: Jokowi Perintahkan Polisi Hajar Mafia Tanah, Partogi Sirait: Komisi A DPRDSU Maksimalkan Penuntasan Kasus di Sumut

Keempat, Hutagodang – Tanjung Maruak – Batas Labuhanbatu sepanjang 4.217 Km. Kelima, Labuhanbatu (Ko Dalam) – Aek Goti – Silangkitang – Salingsing sepanjang 16.268 Km. Keenam, Silangkitang – Tanjung Beringin – Pernantian – Aek Tinga – Simandiangin – Simpang Toba sepanjang 17.121 Km. Ketujuh, jalan negara (Sp Tolan) – Tanjung Medan – Tanjung Mulia – Sidomulyo – Podorukun – batas Provinsi Riau sepanjang 35.575 Km. Kedelapan, So Tugu Cikampak – Aek Tadi – Torganda – HTI Sei Kebara – Cindur sepanjang 49.993 Km. “Mohonlah Pemprovsu menindaklanjuti usulan Pemkab Labusel. Belum lagi saat kami turun Reses awal November 2021 lalu. Warga konstituen mengeluh pada saya soal kondisi jalan kabupaten yang rusak,” ungkap Gandhi.

BACA LAGI: Pupuk Bersubsidi Langka, Komisi B DPRDSU Minta Petro Kimia Awasi 40 Distributor

 

BACA LAGI: Peduli Jurnalis Saat Pandemi Covid-19, Ketua DPRD Sumut Bagi Sembako untuk KAJI Unit DPRD Sumut

Logo Komunitas Aksi Jurnalis Independen (KAJI) Unit DPRD Sumut. (Foto: www.MartabeSumut.com)

BACA LAGI: DPRDSU Tanggapi R-APBD Sumut 2022, Dr Jonius TP Hutabarat: Gubsu Anggarkan Bibit Ternak Babi di Dapil 9

VIDIO: KAJI Unit DPRD Sumut Salurkan 500 Masker Gratis Terhadap Pengendara Umum di Depan Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan

BACA LAGI: KAJI Unit DPRD Sumut Bagi 500 Masker ke Pengendara, Baskami Ginting: Kegiatan Kecil, Manfaat KAJI Buat Masyarakat Besar

BACA LAGI: Hadiri HUT ke-4 KAJI DPRD Sumut, Zeira & Robert Dorong Bansos ke Panti Asuhan Al-Marhamah

BACA LAGI: KAJI Unit DPRD Sumut Rayakan Natal, Salurkan Sembako & Tali Asih Buat Yatim Piatu PA Anak Gembira Simalingkar

BACA LAGI: Sosialisasi Bahaya Narkoba KAJI Unit DPRD Sumut: 6 Narasumber Ingatkan 1.500 Siswa SMAN 5 Waspada

BACA LAGI: Rayakan Natal di LP Tanjung Gusta Medan, KAJI Unit DPRD Sumut Beri Narapidana 100 Paket Natal

BACA LAGI: HUT ke-1, KAJI Unit DPRD Sumut Berbagi Kasih dengan Lansia di Panti Jompo Harapan Jaya Marelan

BACA LAGI: Aksi Sosial KAJI Unit DPRD Sumut Jelang Idul Fitri 1438 H itu Bikin 106 Anak Yatim Tersenyum

BACA LAGI: Korban Jiwa Gempa Lombok 387 Orang, KAJI Unit DPRD Sumut Salurkan Bantuan Rp. 650 Ribu

Sentuh Langsung Kebutuhan Rakyat

Bagi Gandhi, aspirasi yang disampaikan rakyat saat Reses dan Kunker DPRDSU umumnya sangat dibutuhkan bahkan menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Mulai dari perbaikan/pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi hingga jalan agronomi (pertanian) yang memudahkan warga mengeluarkan hasil produksi tani/ladang. Artinya, ketika ruas jalan umum (kabupaten) rusak, Ketua Bappilu DPW PAN Provinsi Sumut tersebut meyakini akan mengganggu distribusi hasil-hasil pertanian rakyat untuk diperdagangkan. “Ruas jalan rusak, tentu perekonomian rakyat desa ikut mangkrak. Sekali lagi, kita dorong Pemprovsu menyikapi serius usulan perubahan 8 titik jalan kabupaten di Labusel menjadi jalan provinsi,” tutup Gandhi Siregar diplomatis. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here