Pegawai Kontrak & BHL Tirtanadi Sumut 700 Orang, dr Tuahman Purba: Terlalu Banyak, Benahi Internal !

Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) dr Tuahman Franciscus Purba, MKes, SpAn, mengingatkan Direksi PDAM Tirtanadi Sumut agar tidak fokus mengurusi kegiatan eksternal perusahaan saja. Melainkan menata kondisi internal menyangkut formasi jumlah pegawai tetap, tenaga honor/kontrak dan Buruh Harian Lepas (BHL).

BACA LAGI: Komisi C DPRDSU Bingung, Tirtanadi Punya 6 IPAM & Beli Air dari PT TLM tapi Pasokan Defisit

BACA LAGI: Sekretaris Dewas PDAM Tirtanadi Rangkap Jabatan Komisaris PT TLM, DPRDSU: Buktikan Tidak Conflict of Interest !

BACA LAGI: Hotel Karantina WNI dari Luar Negeri tak Beres, Ketua FP-NasDem DPRDSU Protes

BACA LAGI: PBBKB Naik BBM Non Subsidi Menukik, Ini Sikap FP-NasDem DPRDSU

Kepada www.MartabeSumut.com, Jumat siang (23/4/2021), dr Tuahman menyatakan terkejut mengetahui jumlah keseluruhan pegawai PDAM Tirtanadi Sumut sebanyak 1.578 orang per Desember 2020. Dari jumlah tersebut, kata dr Tuahman, terdapat 700 orang tenaga honor/kontrak termasuk BHL. Berdasarkan penjelasan Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut saat menghadiri RDP Komisi C DPRDSU beberapa waktu lalu, ungkapnya lagi, diketahui usulan anggaran untuk belanja pegawai saja mencapai Rp. 14 Miliar. Sementara yang terealisasi per Desember 2020 senilai Rp. 469.924.400. “Pihak Tirtanadi Sumut menyebut sudah ada pemutusan kerja terhadap 39 pegawai kontrak/BHL. Saya rasa terlalu banyak tenaga honor, kontrak dan BHL di sana. Apakah mereka efektif ? Apakah anggaran menjadi efisien dengan jumlah pegawai sebanyak itu ? Direksi PDAM Tirtanadi Sumut perlu membenahi internalnya. Jangan sibuk eksternal doang. Harus seimbang urusan internal dan eksternal,” yakin dr Tuahman melalui ponselnya.

BACA LAGI: DPRDSU Sahkan APBD Sumut 2021, Ketua FP-NasDem Sebut Komunikasi Pemprovsu Buruk & Jangan Selewengkan Rp. 160 M !

BACA LAGI: Delapan Fraksi DPRDSU Dukung Ranperda Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Logo Komunitas Aksi Jurnalis Independen (KAJI) Unit DPRD Sumut. (Foto: www.MartabeSumut.com)

BACA LAGI: Jaminan Sosial Anak Panti Asuhan, Ketua FP-NasDem DPRD Sumut: Banyak Belum Terdaftar, Siapa Tanggungjawab ?

BACA LAGI: Pandemi Corona Menyerang, Reses DPRDSU Mengambang

Tirtanadi Rampingkan Pekerja

Legislator asal daerah pemilihan (Dapil) Sumut 2 wilayah Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Baru dan Medan Petisah ini pun meminta Direksi PDAM Tirtanadi Sumut segera merampingkan jumlah tenaga kerja honor, kontrak dan BHL yang jumlahnya tidak sedikit. Menurut dr Tuahman, khusus tenaga BHL, statusnya tentu bukan pegawai tetap Tirtanadi tapi hanya sebatas menjalankan perintah kerja lalu menerima pembayaran. “Mohon diperhatikan, terlalu banyak pegawai honor, kontrak dan BHL di PDAM Tirtanadi Sumut. Terkesan memicu biaya operasional perusahaan semakin tinggi. Akibatnya timbul biaya internal perusahaan cukup besar. Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut berjanji pada saya akan memperbaiki,” singkap dr Tuahman.

BACA LAGI: Soal Cakada Bobby Nasution & Aulia Rachman, Ketua FP-NasDem DPRDSU: Jangan Terlibat Money Politics

BACA LAGI: 19 Desember KAJI DPRD Sumut Natal Bersama Yatim Piatu, dr Tuahman Purba Bahas Jaminan Sosial Anak Panti di Sumut

BACA LAGI: KAJI Unit DPRD Sumut Rayakan Natal, Salurkan Sembako & Tali Asih Buat Yatim Piatu PA Anak Gembira Simalingkar

BACA LAGI: Warga Meninggal Akibat Gagal Urus KTP Pasien BPJS, Ketua FP-NasDem DPRDSU: Pejabat Disduk Capil Deliserdang Abaikan Kemanusiaan

BUMD Sumut jadi Sapi Perahan ?

Ketua FP-NasDem DPRDSU itu berharap, sudah saatnya Direksi PDAM Tirtanadi Sumut membenahi kondisi internal perusahaan. Caranya harus diawali kebijakan perampingan tenaga kerja berorientasi efektif sesuai fungsi (kebutuhan) serta efisien dari sisi pembiayaan. Publik sangat tahu bahwa semua BUMD di Sumut rentan “titipan” berbagai pihak berkepentingan terutama Pemprovsu sehingga memposisikan “BUMD sebagai sapi perahan”, komentar Anda ?

BACA LAGI: Dicari Calon Sekwan DPRD Sumut ! Tuahman Ingatkan Pimpinan Dewan Sosok Bersinergi

BACA LAGI: Stroke Hemorrhagic, Anggota DPRDSU Budieli Laia Meninggal di RS Royal Prima Medan

BACA LAGI: Ada 5 BUMD “Disusui” Penyertaan Modal Rp. 207 M, Sekretaris Gerindra Sumut: Bubarkan yang Tidak Produktif !

BACA LAGI: Hadiri HUT ke-4 KAJI DPRD Sumut, Zeira & Robert Dorong Bansos ke Panti Asuhan Al-Marhamah

Dokter anestesi ini terdiam sejenak. Bagi dia, isu BUMD sebagai “sapi perahan” sebenarnya bergantung pada kinerja pimpinan. “Bukan begitu bahasanya. Saya yakin tergantung pimpinan BUMD. Misalnya PDAM Tirtanadi Sumut, nih. Benahi dong pelayanan, kepuasan pelanggan, jaringan hingga efisiensi biaya internal. Inovasi patut lahir dari pimpinan BUMD. Jadi intinya kinerja atau strategi pimpinan memajukan BUMD. Di sini kita soroti ya Direksi PDAM Tirtanadi Sumut,” simpul dr Tuahman diplomatis.

BACA LAGI: DPRDSU Ingatkan Pertamina Sumbagut, Fahrizal Nasution: Illegal Mining di Tabagsel Marak Pakai BBM Bersubsidi

BACA LAGI: Dua Warga Kelola Tanah Telantar PTPN II di Desa Sampali Berujung Laporan Polisi, Zeira: Jangan Tindas Rakyat !

BACA LAGI: Soal Pergubsu Nomor 1/2021, Komisi B/C DPRDSU Tunda Sikap atau “Masuk Angin” ?

BACA LAGI: Tolak Kenaikan BBM Saat Paripurna HUT ke-73 Sumut: Gubsu Edy Bicara, Teriakan Protes dari Lantai Dua

Pada Jumat siang (23/4/2021), www.MartabeSumut.com mencoba mengonfirmasi Dirut PDAM Tirtanadi Sumut, Kabir Bedi. Namun Kabir menegaskan sedang sibuk urusan kerja. “Mohon maaf kemarin ada rapat, jadi banyak panggilan tidak terangkat. Sore nanti telepon-teleponan ya Bang. Karena ini lagi ada rapat. Siang juga ada rapat,” jawab Kabir Bedi via saluran WhatsApp. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here