Soal Cakada Bobby Nasution & Aulia Rachman, Ketua FP-NasDem DPRDSU: Jangan Terlibat Money Politics

Ketua FP-NasDem DPRDSU dr Tuahman Franciscus Purba (kanan) saat dikonfirmasi Jurnalis Budiman Pardede di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat sore (6/11/2020). (Foto: www.MartabeSumut.com)
Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Kabar kurang sedap seputar geliat Tim Sukses (Timses) 2 Calon Kepala Daerah (Cakada) Kota Medan menabur uang kepada masyarakat pasca-Pilkada 9 Desember 2020 menjadi sesuatu yang perlu disikapi. Apalagi bila isu money politics (politik uang) memang sengaja dilemparkan Timses masing-masing atau kelompok tersembunyi berkepentingan. Itulah sebabnya, semenjak dini, pasangan Bobby Afif Nasution – Aulia Rachman bersama Timsesnya harus benar-benar steril dari praktik money politics demi akuntabilitas kepemimpinan publik.

BACA LAGI: dr Tuahman Purba: Stroke Hemorrhagic, Anggota DPRDSU Budieli Laia Meninggal di RS Royal Prima Medan

BACA LAGI: DPRDSU – Dinas TPH Sumut Raker, Sutan Fahrizal Ingatkan Jangan Ulur Waktu & Loncat-loncat Anggaran

BACA LAGI: Dicari Calon Sekwan DPRD Sumut ! Tuahman & Thomas Ingatkan Pimpinan Dewan Sosok Bersinergi

BACA LAGI: Pengelolaan Ilegal Kawasan Hutan di Naga Kisar, DPRDSU Imbau Pengadilan Eksekusi Putusan MA Demi Kepastian Hukum

Peringatan tersebut dilontarkan Ketua FP-NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) dr Tuahman Franciscus Purba, Jumat sore (6/11/2020). Ditemui www.MartabeSumut.com di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Tuahman menilai, semua Parpol pendukung meyakini Timses pasangan Bobby – Aulia tidak akan menyentuh ranah politik uang. Alasannya, ungkap Tuahman, ketika seseorang mengandalkan politik uang dalam aktivitas apapun terutama suksesi kepemimpinan publik, maka kelak berdampak buruk terhadap masyarakat dan roda pemerintahan. “Janganlah sampai terlibat politik uang. Siapapun terpilih dengan politik uang bakal menjustifikasi (pembenaran) kelakuan untuk korupsi atau mencuri uang negara. Toh kan dia berpikir sudah pernah bayar dan keluarkan uang ? Begitu katanya kalo nanti terpilih, cukup berbahaya. Saya lihat uang diperlukan tapi bukan segalanya. Mungkin uang dibutuhkan membuat spanduk, operasional kampanye dan sejenisnya,” terang Tuahman.

BACA LAGI: Pandemi Corona Menyerang, Reses DPRDSU Mengambang

BACA LAGI: Raker dengan Biro Perekonomian Pemprovsu, DPRDSU Sesalkan Layanan Debit Kartu ATM Bank Sumut Invalid

BACA LAGI: Warga Meninggal Akibat Gagal Urus KTP Pasien BPJS, Ketua FP-NasDem DPRDSU: Pejabat Disduk Capil Deliserdang Abaikan Kemanusiaan

BACA LAGI: Ratusan Napi Positif Covid-19 di Tanjung Gusta, Kadis Kesehatan Sinyalir Terjadi pada Semua Lapas di Sumut

Bobby – Aulia Pemimpin Muda Energik

Legislator asal daerah pemilihan (Dapil) Sumut 2 wilayah Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Baru dan Medan Petisah itu melanjutkan, dalam waktu dekat warga Kota Medan dan ratusan wilayah di Indonesia menggelar pesta demokrasi memilih pemimpin daerah. Nah, ketika menyoroti sosok Bobby – Aulia, Tuahman menegaskan keduanya memiliki 4 magnet elektoral yang langsung bisa dirasakan masyarakat. Diantaranya: muda, energik, komunikatif dengan berbagai kelompok serta mampu merangkul kalangan milenial. “Wawasan Bang Bobby dan Bang Aulia cukup mumpuni saya lihat. Mereka pasangan energik. Saya optimis keduanya cocok membangun sinergi komunikasi dengan semua lini. Baik milenial, masyarakat, legislatif dan pemerintahan. Kita amati sampai sekarang, mereka gigih menggerakkan kawula muda,” ucap dokter anestesi tersebut.

BACA LAGI: Infonya Ratusan Napi Perempuan Positif Covid-19, Ketua FP-Hanura DPRD Sumut: Kelalaian Penerapan Prokes di Lapas Tanjung Gusta

BACA LAGI: Saat Konpres Tersangka Kamiso Nyeletuk Ditembak Polisi, Zeira: Aneh, Kapoldasu Usut & Bentuk Tim Independen

BACA LAGI: Pjs Walikota Medan Ingatkan Netralitas ASN/PNS Pasca-Pilkada 9 Desember 2020

BACA LAGI: Ikan Bermatian di Danau Toba, Robert Lumbantobing: Berulang, Tanda-tanda Harus Zero KJA

NasDem Yakin Bobby – Aulia Menang

Kenapa Partai NasDem menjatuhkan pilihan terhadap Bobby – Aulia untuk memimpin Medan ? Anggota Komisi C DPRDSU ini tampak tersenyum sejenak. Seraya memandangi halaman DPRDSU, Tuahman memastikan yang paling prinsip adalah Partai NasDem meyakini Bobby – Aulia bakal menang. Menurut dia, sejak awal Partai NasDem memiliki ukuran-ukuran ideal tatkala mendukung pasangan Cakada. “Kami tak mau jadi penumpang kapal bocor, loh,” ujarnya. Dengan 4 magnet elektoral, Tuahman berharap Bobby – Aulia menang di Plkada Kota Medan. Termasuk saat dipercaya memimpin dan menuntaskan beragam masalah yang belum diselesaikan pemerintah sebelumnya. “Kita akui kinerja pemerintah Medan sudah baik. Namun bila ada Cakada yang lebih tepat, kenapa tidak,” cetusnya bertanya balik.

BACA LAGI: Dikonfirmasi Soal Timses Cakada Gerilya Bagi-bagi Uang ke Warga, Pjs Walikota Medan: Ya Terima Aja !

BACA LAGI: Pilkada 36 Hari Lagi, Kelurahan Teladan Timur Serahkan DPT Kepada Ketua KPPS

BACA LAGI: Sosialisasikan Partisipasi Pemilih, Lurah Teladan Timur & Ketua PPK Medan Kota Imbau Warga Gunakan Hak Pilih

BACA LAGI: Prokes di TPS Saat Pilkada: Suhu Badan Pemilih Lebih 37,3 °C Nyoblos ke Bilik Khusus

Ada suara-suara sumbang seputar aji mumpung Bobby lantaran merupakan menantu Presiden Jokowi, pendapat Anda ? Kali ini Tuahman berpikir sesaat. Sembari menarik nafas panjang, Tuahman menyatakan sangat memaklumi dan menghormati opini beragam masyarakat. Bagi dia, sikap puas tak puas terhadap sesuatu pantas diakui sebagai dinamika wajar dalam kehidupan manusia. “Saya percaya, tidak semua nama besar itu berdampak negatif. Mari kita lihat sisi positifnya juga. Mungkin jika terpilih, Bobby – Aulia kian matang membangun komunikasi dengan berbagai komponen lokal, regional, nasional hingga internasional. Komposisi Bobby – Aulia cukup solid untuk saling menguatkan dan menjaga,” tegasnya.

BACA LAGI: Cakada Mulai Saling Bunuh Karakter, Julheri Sinaga: Merusak Demokrasi, Penyidik Jangan Mau jadi Tukang Pukul

BACA LAGI: Seruan DPRDSU Lockdown & Tracing tak Sentuh Semua yang Positif Covid-19, Ini Jawaban Sekwan

BACA LAGI: 55 Persen Positif Covid-19 di Sumut ada di Medan

BACA LAGI: Jelang Pilkada Serentak 9 Desember, 6 Masalah Klasik Selalu Berulang

Warga Diminta ke TPS Gunakan Hak Pilih

Terakhir, apa seruan Anda buat warga Medan terkait Pilkada saat pandemi Covid-19 yang berpotensi membuat partisipasi pemilih rendah ? Tuahman mengakui, penyebaran Covid-19 cukup cepat tapi sebenarnya angka kematian tergolong rendah. Intinya, simpul Tuahman lagi, warga perlu menjaga pikiran dulu agar jangan stres dihantui wabah Covid-19. Kemudian tetap menjaga kesehatan diri dan disiplin mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) tatkala beraktivitas di luar rumah. Tuahman menyampaikan, setidaknya ada 4 langkah yang wajib dilakukan warga pasca-Pilkada 9 Desember 2020. Pertama, menjaga pikiran supaya tidak tertekan Covid-19. Kedua, datang ke TPS dengan Prokes. Ketiga, menggunakan hak politik memilih pemimpin Medan yang lebih baik. Keempat, segera pulang ke rumah setelah menggunakan hak pilih. “Tidak ada alasan tidak datang ke TPS akibat Covid-19. Sebab di TPS akan dilengkapi Prokes Covid-19. Ayo kita pilih pemimpin-pemimpin Medan yang energik, tanpa politik uang dan berwawasan luas membangun Medan lebih baik kedepan,” tutup dr Tuahman diplomatis. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here