
www.MartabeSumut.com, Medan
Sebanyak 24 Gubernur dan 248 Walikota/Bupati atau total 272 Kepala Daerah (KDh) bakal habis masa tugasnya pada 2022-2023. Posisi Plt KDh pun kian strategis menjelang Pilpres/Pileg 14 September 2024 disusul Pilkada serentak 27 November 2024. Apa harapan buat KDh Sumut dan KDh Kab/Kota di Sumut menyikapi akhir kepemimpinan ? Bagaimana pula strategi paling tepat menetapkan sosok ideal Plt KDh yang diputuskan Mendagri kelak ?
BACA LAGI: Cakeeep..! Kota Medan Proyek Percontohan Pelayanan Publik Berbasis HAM
BACA LAGI: Massa Berbendera Buruh Serukan Pencabutan Permenaker 2/2022 tentang JHT
BACA LAGI: Modus Diselipkan di Daun Sirih, IRT Gagal Selundupkan Sabu ke Lapas Gunungsitoli
BACA LAGI: Ada Seruan Penolakan Permenaker JHT
BACA LAGI: Gubsu Jewer Pelatih Billiar, Lamsiang, SH, MH: Tak Sesuai Visi Sumut Bermartabat !
BACA LAGI: Wujudkan Indonesia Berkelas Dunia dengan SDM Berintegritas Tanpa KKN !
BACA LAGI: Pekerja tak Didaftarkan BPJS Tenaga Kerja, DPRDSU & Disnaker Diminta Tinjau Perusahaan
BACA LAGI: Politisi PKB Sumut Zeira Salim Ritonga Minta Presidential Threshold 10 Persen
Bendahara DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sumut Zeira Salim Ritonga, SE, angkat suara. Dia mengingatkan seluruh KDh di Sumut yang akan habis masa jabatannya tetap fokus bekerja. Terutama yang memiliki niat maju kembali. Tidak malah menunjukkan perilaku sibuk pencitraan. “Saran saya buat KDh Sumut dan KDh kab/kota, jelang jabatan berakhir 2022-2023 tetaplah konsisten bekerja membangun daerah masing-masing,” tegas Zeira kepada www.MartabeSumut.com, Kamis siang (3/3/2022) via saluran WhatsApp.
BACA LAGI: Migor Langka, Ketua Komisi B DPRD Sumut Curiga Masalah di Distribusi
Anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 dan 2019-2024 ini juga menyentil KDh yang punya ambisi memimpin kembali. “Apalagi KDh yang masih ingin mencalonkan diri. Tolong jangan cuma pencitraan semata demi mendapatkan simpati,” sindir Ketua Fraksi Nusantara DPRD Sumut itu. Terhadap pemerintah pusat termasuk Mendagri, Zeira meletakkan harapan besar dalam hal pemilihan Plt KDh.
BACA LAGI: Tandatangani KPI & Pakta Integritas, Dirut Tirtanadi Sumut Ajak Jajaran Capai Target Kerja
BACA LAGI: Akui Sumut “Top” Narkoba Tiap Tahun, AKBP Dr Bahtiar Marpaung: Kita Miskinkan Pelaku !
Bagi legislator asal Dapil Sumut 6 Kab Labuhanbatu, Kab Labura dan Kab Labusel tersebut, dengan banyaknya Plt KDh yang akan mengisi jabatan di daerah, pemerintah pusat patut jeli menentukan sosok pejabat kredibel. Memiliki dedikasi, integritas serta mampu menjalankan wewenang sesuai aturan berlaku. “Saya rasa figur Plt adalah orang berintegritas. Punya kapabilitas menjalankan roda pemerintahan,” imbau Zeira.

BACA LAGI: HUT ke-5 KAJI DPRD Sumut dengan 100 Anak Panti, Baskami & Zeira: Gelar Terus Aksi Sosial
VIDIO: Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting Hadiri Aksi Sosial KAJI Unit DPRD Sumut Bagikan 500 Masker Gratis Buat Pengendara Umum di Medan
BACA LAGI: Hadiri HUT ke-4 KAJI DPRD Sumut, Zeira & Robert Dorong Bansos ke Panti Asuhan Al-Marhamah
BACA LAGI: Sosialisasi Bahaya Narkoba KAJI Unit DPRD Sumut: 6 Narasumber Ingatkan 1.500 Siswa SMAN 5 Waspada
BACA LAGI: Rayakan Natal di LP Tanjung Gusta Medan, KAJI Unit DPRD Sumut Beri Narapidana 100 Paket Natal
BACA LAGI: HUT ke-1, KAJI Unit DPRD Sumut Berbagi Kasih dengan Lansia di Panti Jompo Harapan Jaya Marelan
BACA LAGI: Aksi Sosial KAJI Unit DPRD Sumut Jelang Idul Fitri 1438 H itu Bikin 106 Anak Yatim Tersenyum
BACA LAGI: Korban Jiwa Gempa Lombok 387 Orang, KAJI Unit DPRD Sumut Salurkan Bantuan Rp. 650 Ribu
Pada sisi lain, Zeira memastikan Plt KDh harus mampu menunjukkan independensi tatkala melaksanakan tugas. Khususnya saat mengawal stabilitas gelaran Pilpres, Pileg dan Pilkada. “Jangan lupa, Mendagri wajib menghadirkan seorang Plt yang mumpuni. Bisa mempersatukan serta mengamankan kondusifitas wilayah,” simpul Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut itu. (MS/BUD)























