
www.MartabeSumut.com, Medan
DPD PDI Perjuangan (PDIP) Sumut melalui Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) menggelar Lomba Durian Unggul Sumut 2021, Sabtu (24/7/2021) di Kota Binjai. Kepala BPEK PDI Perjuangan Sumut, Ir Sugianto Makmur, AMd, Li, menjelaskan, kegiatan bertujuan menunjukkan perlawanan durian Indonesia atas dominasi Thailand dan Malaysia di pasar ekspor.
BACA LAGI: LBH Rajawali Indonesia Dukung BIN Sumut Fasilitasi Vaksinasi Warga Door to Door
BACA LAGI: 30 Km Masih Tanah, Zeira Minta Gubsu Tingkatkan Jalan Provinsi Ruas Labura – Toba
BACA LAGI: Dapil Sumut 6 DPRDSU Laporkan Reses, Zeira Salim Sesalkan Peredaran Narkoba Marak di Kab Labura
Kepada www.MartabeSumut.com, Minggu malam (25/7/2021), Sugianto mengatakan, event yang dilaksanakan memang telah ditunggu-tunggu para pemilik pohon durian unggul lokal. Menurut dia, masyarakat lokal ingin pengakuan “kehebatan” terhadap durian yang ditanam oleh kakek neneknya. Kendati demikian, anggota Komisi B DPRD Sumut bidang perekonomian itu justru melihat potensi lebih besar ketimbang sekadar pengakuan. “Acara dibuat karena kita cinta Indonesia. Kita ingin masyarakat desa sejahtera. Kita mau mencapai cita-cita kemerdekaan menuju masyarakat adil, makmur dan sejahtera. Kita akan menunjukkan perlawanan durian Indonesia atas dominasi Thailand dan Malaysia di pasar ekspor,” cetus Sugianto Makmur melalui saluran pesan WhatsApp.

BACA LAGI: Anggota DPRDSU Sugianto Makmur Prihatin Kondisi Situs Bersejarah, Usulkan Sekolah Pariwisata
BACA LAGI: Pohon di Jalan Panglima Nyak Makam Ancam Publik, Sugianto Makmur Imbau Pemko Medan Antisipasi Dini
Ekspor Durian Dunia Puluhan Triliun
Sugianto mengungkapkan, kini pasar ekspor durian dunia mencapai puluhan triliun rupiah per tahun. Pada tahun 2020, katanya, negara Thailand mengekspor durian dan produk turunan senilai Rp. 31 triliun. Padahal lahan tanam durian di Thailand hanya 160.000 Ha. Sedangkan ekspor durian Indonesia sepertinya belum menembus angka Rp. 10 miliar per tahun. Artinya, timpal Sugianto lagi, masih banyak ceruk pasar yang bisa direbut. “Kegiatan lomba durian unggul dilakukan oleh Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan PDI Perjuangan Sumut. Kami prihatin dengan kemusnahan plasmah nutfah (DNA) durian unggul lokal. Masyarakat tidak menyadari pohon durian unggul mereka memiliki nilai ekonomi tinggi melampaui nilai kayu atau pun sebatas buahnya. Bila pohon-pohon diperbanyak dan buahnya dibranding, niscaya berubah jadi sumber ekonomi miliaran rupiah,” yakin Sugianto.

BACA LAGI: Suara Musik Cafe RoofTop Resahkan Warga, Sugianto Makmur Minta Pemko Medan Menertibkan
Dorong Binjai Kota Penangkar Buah
Kedepan, legislator DPRD Sumut asal Dapil Sumut 12 Kota Binjai dan Kab Langkat ini mengharapkan pengelolaan holtikultura di Indonesia khususnya Sumatera Utara memakai konsep sederhana. Lebih mendarat supaya masyarakat tertarik bertani. Dia menegaskan, Pemprov Sumut seyogianya mendorong Kota Binjai sebagai kota penangkar tanaman buah. Sehingga para penangkar dapat dilatih dan diawasi agar bibit tanaman benar-benar berkualitas. Jika hal tersebut diwujudkan, Sugianto percaya perkebunan buah lokal (terutama durian) bakal mampu menyaingi dominasi luar negeri.
BACA LAGI: PPKM Darurat Harus Berhasil Dibanding PSBB, Ketua Komisi B DPRDSU: Subsidi Usaha Kecil..!
“Kita belum masuk ke tanaman obat, tanaman bunga, tanaman sayur dan jamur-jamuran. Masing-masing berpotensi dikembangkan. Indonesia sungguh kaya. Dan kekayaan yang tersedia jangan dibiarkan musnah,” ingatnya, sembari memastikan, Lomba Durian Unggul Sumut 2021 dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Sugianto mengakui, dalam kondisi pandemi Covid-19, sempat muncul kesulitan untuk mendatangkan durian-durian unggul ke lokasi lomba di Binjai. Namun mengingat pertimbangan musim durian di Bahorok segera berakhir, maka acara lomba tetap dijalankan.
BACA LAGI: Gubsu Akui Sumut “Juara” 2 Terkorup Indonesia, Partogi Sirait Singgung WTP & Sindir Playing Victim !

Ini Para Pemenang
Menyinggung suasana saat perlombaan, Sugianto menyatakan antusiasme masyarakat sangat besar dan berharap acara sejenis dilanjutkan setiap tahun. Dalam perlombaan kemarin, beber Sugianto lagi, predikat juara I dan juara III diraih oleh Suhendra dari Desa Bukit Sari Padang Tualang. Pemenang I berhak menerima uang tunai Rp. 5 juta dan pemenang III Rp. 2 juta. Kemudian juara II disabet oleh Syahrial dari Desa Timbang Lawan Kecamatan Bahorok dengan hadiah Rp. 3 juta. Selain itu, juara IV (Harapan) masing-masing menerima Rp. 1 juta dan 4 peserta juara Hiburan senilai Rp. 500.000. “Total varian durian yang mengikuti perlombaan mencapai 30 jenis. Ketua dewan juri adalah Pak Sunardi, seorang kolektor durian lokal sekaligus pemilik Mulia Tani Farm,” ucapnya. Sugianto menambahkan, penyerahan hadiah kepada juara I, II dan III dilakukan di bawah pohon durian milik peserta sebagai bentuk proses verifikasi akhir. “Juara I dan III telah menerima hadiah secara tunai. Juara II akan segera diverifikasi,” terangnya.
BACA LAGI: Ketua FP-Hanura DPRDSU: Seimbangkah Kontribusi Sumut ke Pusat Dibanding DAU/DAK ke Sumut ?
BACA LAGI: OPD Sumut Minim Hadir Paripurna, Ketua F-Nusantara DPRDSU Minta Pimpinan Dewan Warning Gubsu

BACA LAGI: Komisi A Tidak Nongol, RDP DPRDSU “Kasus Sampali” Ditunda
VIDIO: Aksi Sosial KAJI Unit DPRD Sumut Bagi 500 Masker ke Pengendara Umum di Jalan Imam Bonjol Medan Depan Gedung DPRD Sumut
BACA LAGI: Hadiri HUT ke-4 KAJI DPRD Sumut, Zeira & Robert Dorong Bansos ke Panti Asuhan Al-Marhamah
BACA LAGI: Sosialisasi Bahaya Narkoba KAJI Unit DPRD Sumut: 6 Narasumber Ingatkan 1.500 Siswa SMAN 5 Waspada
BACA LAGI: Rayakan Natal di LP Tanjung Gusta Medan, KAJI Unit DPRD Sumut Beri Narapidana 100 Paket Natal
BACA LAGI: HUT ke-1, KAJI Unit DPRD Sumut Berbagi Kasih dengan Lansia di Panti Jompo Harapan Jaya Marelan
BACA LAGI: Aksi Sosial KAJI Unit DPRD Sumut Jelang Idul Fitri 1438 H itu Bikin 106 Anak Yatim Tersenyum
Hadir Undangan Internal & Eksternal
Sugianto Makmur menginformasikan, kegiatan lomba dihadiri beberapa undangan internal dan eksternal PDI Perjuangan. Diantaranya: Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumut dr Meriahta Sitepu (mewakili Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Djarot Saiful Hidayat), Sekretaris BPEK PDI Perjuangan Sumut Indah Dameria Lumbantobing, jajaran pengurus BPEK seperti Juphiter Ginting dan Franche Sitanggang. Tampak pula Kadis Pertanian/Tanaman Pangan Binjai Agustawan Karnajaya, Lusi selaku Kasie Holtikultur Dinas Pertanian/Tanaman Pangan Sumut, perwakilan Walikota Binjai serta mewakili Plt Kadis Pertanian/Tanaman Pangan Sumut. (MS/BUD)





























