www.MartabeSumut.com, Medan
Kanwil Kemenkumham Sumut mendapat apresiasi dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly. Penghargaan itu sebagai Pembina Unit Pelaksana Teknis yang Telah Melaksanakan Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) Terbaik Tahun 2021. Kemudian Kemenkumham Sumut juga menerima penghargaan atas Responsifitas dan Proaktif dalam Penanganan Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia.
BACA LAGI: Bahas PBBMKB, DPRDSU Heran Data Penjualan Pertamina Sumbagut Tidak “On The Spot” dengan BP2RD
BACA LAGI: Waspadai Covid-19 Gelombang ke-3..!
BACA LAGI: Tiga Napi Narkoba di Sumut Dipindah ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan
BACA LAGI: Vaksin tak Ada Regulasi Ganggu Warga, Zeira: Jangan Coba-coba Bisniskan Vaksin !
BACA LAGI: Asa Mantan Kapolsek Sukaramai AKP (Purn) Longser Sihombing Menggapai Keadilan (Bagian ke-9)
Dua penghargaan tersebut diserahkan Menkumham RI kepada Kakanwil Kemenkumham Sumut Imam Suyudi di Jakarta, saat peringatan puncak World Human Rights Day atau hari Hak Asasi Manusia sedunia ke-73, (10/12/2021). “Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah ikut berperan aktif dalam mendukung Pelaksanaan Pemajuan Hak Asasi Manusia di Indonesia. Mulai dari unsur pemerintah di pusat maupun wilayah. Termasuk organisasi-organisasi masyarakat dan komponen lain,” tutur Yasonna.
BACA LAGI: Lawan Narkoba, Anggota DPRDSU Fahrizal Nasution Sarankan Negara Pakai Pola PPKM Sekat Penyelundupan
Melalui penghargaan-penghargaan yang diberikan, Yasonna berharap kepada seluruh aparatur dan insitusi pemerintah dapat memacu prestasi lebih baik dalam memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Sehingga Hak Asasi Manusia dapat dijunjung tinggi dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “PBB mengambil tema: Equality, Reducing Inequalities, Advancing Human Rights. Tema tersebut punya makna yang mengembalikan konsep dan nilai-nilai HAM ke akarnya. Dimana hampir seluruh kawasan dunia menghadapi serta mengalami ancaman krisis yang dampaknya menimbulkan potensi ketidaksetaraan,” tegas Yasonna.

BACA LAGI: Oktober 2021 Ada 1,5 Juta Warga Sumut Korban Narkotika, Pemprovsu Diminta Bangun RSKO
VIDIO: Wakil Ketua Komisi B DPRDSU & Sekretaris Partai Gerindra Sumut Hadiri HUT ke-4 KAJI Unit DPRD Sumut Bersama Anak Yatim Piatu Panti Asuhan Al-Marhamah Medan Sunggal
BACA LAGI: Hadiri HUT ke-4 KAJI DPRD Sumut, Zeira & Robert Dorong Bansos ke Panti Asuhan Al-Marhamah
BACA LAGI: Sosialisasi Bahaya Narkoba KAJI Unit DPRD Sumut: 6 Narasumber Ingatkan 1.500 Siswa SMAN 5 Waspada
BACA LAGI: Rayakan Natal di LP Tanjung Gusta Medan, KAJI Unit DPRD Sumut Beri Narapidana 100 Paket Natal
BACA LAGI: HUT ke-1, KAJI Unit DPRD Sumut Berbagi Kasih dengan Lansia di Panti Jompo Harapan Jaya Marelan
BACA LAGI: Aksi Sosial KAJI Unit DPRD Sumut Jelang Idul Fitri 1438 H itu Bikin 106 Anak Yatim Tersenyum
BACA LAGI: Korban Jiwa Gempa Lombok 387 Orang, KAJI Unit DPRD Sumut Salurkan Bantuan Rp. 650 Ribu
Sebelumnya, berdasarkan laporan penyelenggara kegiatan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia, Mualimin Abdi, terdapat sebanyak 508 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Pemasyarakatan, Keimigrasian, dan Balai Harta Peninggalan yang mendapatkan Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia padactahun 2021. “Dua puluh sembilan dari 508 UPT tersebut merupakan UPT di bawah pembinaan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara,” ungkap Abdi. (MS/DEKS)


























