Ratusan Napi Positif Covid-19 di Tanjung Gusta, Kadis Kesehatan Sinyalir Terjadi pada Semua Lapas di Sumut

Tes Covid-19. (Foto ilustrasi)
Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumatera Utara (Kemenkumham Sumut), Sutrisno, melalui Kabag Program, Humas/IT Sahata Marlen Situngkir, SH, MSi, pada Selasa (7/7/2020) mengatakan kepada www.MartabeSumut.com, kondisi ril hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) yang tersebar pada 39 UPT Kemenkumham Sumut telah over-load mencapai 34.300 orang. Padahal, seharusnya daya tampung hanya 11.000 jiwa.

BACA LAGI: Saat Konpres Tersangka Kamiso Nyeletuk Ditembak Polisi, Zeira: Aneh, Kapoldasu Usut & Bentuk Tim Independen

BACA LAGI: Sesalkan Ratusan Napi di Lapas Tanjung Gusta Positif Covid-19, Politisi Hanura Duga Kemenkumham Sumut Langgar HAM

Nah, sesuai hasil tes Swab Satgas Covid-19 Sumut di Lapas perempuan Tanjung Gusta Medan beberapa hari kemarin, terkonfirmasi 158 orang positif Covid-19. Kadis Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan, yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut, menduga kasus di Tanjung Gusta terjadi pula pada seluruh UPT Lapas Kemenkumham di Provinsi Sumut.

BACA LAGI: Ratusan Napi Perempuan Positif Covid-19, Sekretaris Gerindra Sumut: Lockdown Tanjung Gusta, Satgas Investigasi Kelalaian !

BACA LAGI: Infonya Ratusan Napi Perempuan Positif Covid-19, Ketua FP-Hanura DPRD Sumut: Kelalaian Penerapan Prokes di Lapas Tanjung Gusta

Dihubungi www.MartabeSumut.com, Rabu siang (4/11/2020), dr Alwi memperkirakan, 158 orang yang terkonfirmasi di Lapas Tanjung Gusta bukan hanya tahanan/Napi melainkan petugas Lapas. Menurut dia, Lapas adalah daerah tertutup yang merupakan ranah vertikal Kemenkumham RI. Sehingga tidak menjadi tanggungjawab langsung Satgas Covid-19 Sumut. “Kita menduga, kejadian sama terjadi pada semua Lapas/Rutan di Sumut. Saya rasa 158 yang positif di Tanjung Gusta sudah termasuk petugas dan Napi. Itu yang saya tahu. Selanjutnya kondisi di sana, ya orang itulah (Kemenkumham) mantau sendiri. Kita (Satgas) hanya memperkuat. Kita dukung tes Swab dan sejenisnya. Karena situasi Lapas kan memang padat,” ungkap dr Alwi.

BACA LAGI: 200 Tahanan Perempuan Lapas Tanjung Gusta Dikabarkan Positif Covid-19, Kemenkumham Sumut Sebut 22-26 Orang

BACA LAGI: Seruan DPRDSU Lockdown & Tracing tak Sentuh Semua yang Positif Covid-19, Ini Jawaban Sekwan

Apa maksudnya Satgas Covid -19 Sumut memperkuat ? Dokter Alwi menjelaskan, pihaknya tetap memantau dan mengkoordinasikan berbagai hal dalam penanganan. Tapi pengendalian lanjutan merupakan urusan utama tim Kemenkumham. “Tim mereka yang mengendalikan. Kita sifatnya membantu. Misalnya, Kamis (5/11/2020) Satgas Covid-19 Sumut ke Tanjungbalai. Semua Lapas di Sumut akan kita datangi, monitoring, evaluasi dan lakukan tes Swab,” terang dr Alwi.

BACA LAGI: Prokes di TPS Saat Pilkada: Suhu Badan Pemilih Lebih 37,3 °C Nyoblos ke Bilik Khusus

BACA LAGI: Ikan Bermatian di Danau Toba, Robert Lumbantobing: Berulang, Tanda-tanda Harus Zero KJA

Adakah tracing terhadap keluarga atau kontak erat dari petugas dan Napi Lapas Tanjung Gusta yang positif Covid-19 ? Dokter Alwi menegaskan pasti dilakukan. “Adanya itu. Tergantung dimana dia (tahanan/petugas Lapas) tinggal. Kalo Medan, ya Satgas Covid-19 Medan yang tracing. Kalo Deli Serdang, ya Satgas setempat. Jika semua kita urus, ya mana sanggup ? Kita sebatas membantu. Satgas kab/kota yang tracing nanti,” ucap dr Alwi. Lalu, boleh tahu berapa petugas/pegawai Lapas Tanjung Gusta terkonfirmasi positif ? Kali ini dr Alwi terdengar enggan memberi jawaban. “Saya gak tau pulak angkanya. Mudah-mudahan bisa selesai. Semoga cepat kita tangani asal tim bekerja maksimal. Semua Lapas akan kita datangi,” tutup dr Alwi Mujahit Hasibuan. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here