DPRDSU Buktikan Cakap ke Gubsu: Utusan Kadiskes Dipulangkan, Kadissos Terlambat Dikeluarkan

Anggota Komisi E DPRDSU H Syamsul Bahri Batubara, SH (baju putih kanan) saat menghadiri RDP di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin pagi (4/11/2019). (Foto: www.MartabeSumut.com)
Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Sindiran Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Drs Baskami Ginting kepada Gubsu Edy Rahmayadi soal kehadiran pejabat esselon II dalam kegiatan formal DPRDSU, Senin (28/10/2019), kini benar-benar dibuktikan Komisi E DPRDSU. Bukan apa-apa, tatkala Komisi E DPRDSU menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BPJS Kesehatan Wilayah Aceh-Sumut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut dan Dinas Sosial (Dinsos) Sumut, Senin pagi (4/11/2019) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, utusan Kadiskes Sumut, Siti R Siregar (Kabid Yankes Dinkes Sumut), distop bicara dan dipersilahkan pulang. Lebih ironis lagi dialami Kadissos Sumut Rajali lantaran datang terlambat. Rajali malah tak diizinkan mengikuti RDP.

Baca juga: DPRDSU: Pak Gubsu Yth, Tolong Perbaiki Jalan “Kubangan Kerbau” di Dusun Sei Puyuh Desa Simandulang Kec Kualuh Leidong itu..!

Pantauan www.MartabeSumut.com di gedung Dewan, RDP dipimpin Ketua Komisi E DPRDSU Dimas Tri Adji, Wakil Ketua H Hendra Cipta dan Sekretaris dr Meriahta Sitepu. Tampak hadir anggota Komisi E seperti H Syamsul Bahri Batubara dan beberapa anggota komisi lain. Pukul 10.45 WIB, usai Deputi BPJS Kesehatan Sumut-Aceh dr Mariamah menyampaikan pemaparan materi, kesempatan berikut diberikan Komisi E kepada Dinkes Sumut. Kabid Yankes Dinkes Sumut Siti R Siregar pun mulai memperkenalkan diri. “Mohon maaf Pak, Pak Kadis Kesehatan ada urusan mendadak ke Jakarta. Jadi saya diutus menghadiri RDP,” ucap Siti. Mendengar itu, anggota Komisi E DPRDSU H Syamsul Bahri Batubara, SH, langsung interupsi. “Mohon maaf ketua, stop kegiatan ini. Itu alasan klasik. Kami minta Kadis yang datang,” cetus Syamsul Bahri. Beberapa waktu lalu, ungkap Ketua FP-Golkar DPRDSU itu, pihaknya telah menemui Gubsu dan menyampaikan masalah kehadiran Pimpinan OPD/SKPD Sumut dalam setiap agenda formal DPRDSU. “Kalo kelak tak datang lagi (Kadiskes), ya kita surati saja Gubsu,” geram Syamsul Bahri.

Baca juga: Pakpak Bharat Punya Situs Purbakala Mejan Tapi Minim Perhatian, Anggota DPRDSU Franc Bernhard Usulkan Pendirian Sekolah Pariwisata di Dairi

Komisi E Minta RDP Di-closed

Kekesalan serupa dilontarkan beberapa anggota Komisi E DPRDSU yang hadir. Diantaranya Poaradda Nababan (F-PDIP). “Kita closed aja RDP ini ketua. Supaya di kemudian hari tak begini lagi. Besok-besok tukang sapu yang datang ke sini,” keluhnya. Sedangkan Berkat K Laoli dari FP-Nasdem menyatakan setuju RDP ditunda sampai Kadiskes Sumut hadir ke DPRDSU. “Saya setuju, Kadiskes juga perlu menghargai pertemuan pertama ini. Bahkan Ketua DPRDSU telah ingatkan Gubsu agar kepala OPD/SKPD hadir dalam setiap kegiatan resmi DPRDSU,” singkapnya.

Baca juga: Ketua Komisi B DPRDSU Sindir Sinergi Pemprovsu & 7 Pemkab Belum Serius Kembangkan Destinasi Danau Toba

Wakil Ketua Komisi E, Hendra Cipta, ikut angkat suara. Dia menyatakan, Komisi E DPRDSU tak mungkin menyesuaikan jadwal dengan OPD (Kadiskes Sumut). “Tolong sampaikan pada Kadis agar wajib hadir. Jangan anggap sepele. Harus langsung dihadiri otoritas Dinkes atau OPD. Mohon maaf Bu,” ujar Hendra, seraya menatap Siti R Siregar. Sementara Ketua Komisi E DPRDSU Dimas Tri Adji berpendapat, paparan Dinkes Sumut tidak disetujui Komisi E. “Kami hargai kehadiran ibu, tapi paparan lanjutan ibu tak kami sepakati. Ibu tetap di ruangan silahkan, ibu mau keluar juga silahkan,” imbaunya.

Baca juga: Kuburan Muslim di Siantar Penuh Terisi, Ketua FP-Hanura DPRDSU Minta Pemko Cari Solusi

Baca juga: Struktur AKD DPRDSU Diumumkan, Sekretaris Komisi A Targetkan 3 Sasaran

Kadissos Sumut Terlambat

Masih pengamatan www.MartabeSumut.com, ketika anggota Komisi E membahas ketidakhadiran Kadiskes Sumut, pada pukul 11.00 WIB tiba-tiba muncul Kadissos Sumut Rajali ke dalam ruang RDP. “Assalamualaikum,” ucapnya lantang bersuara cukup keras. Hendra Cipta yang sedang bicara terlihat tersentak. “Bapak siapa,” tanya Hendra Cipta. “Dari Dinsos Sumut, Pak,” jawab Rajali, masih dalam posisi berdiri. Hendra Cipta kembali menyahuti. “Mohon maaf Pak, bapak sudah terlambat dan rapat sudah mau selesai,” sindir Hendra Cipta dengan nada tinggi. Mendengar kalimat tersebut, Kadissos Sumut Rajali langsung keluar meninggalkan ruangan rapat. Ketua Komisi E DPRDSU Dimas Tri Adji akhirnya memutuskan menutup RDP pukul 11.30 WIB. “Nanti kalo kita lanjutkan, pasti terputus-putus karena terkait lembaga/OPD lain,” terang Dimas. Menurut dia, Kadiskes tak datang dan Kadissos terlambat merupakan peristiwa yang sangat disesalkan. “Kita sesalkan kejadian ini. Kerugian kita bersama. Sudah datang terlambat, saat masuk pun suaranya keras sekali,” heran Dimas.

Baca juga: Ketua PT Ambil Sumpah 5 Pimpinan Dewan, Ketua DPRDSU Sindir Gubsu

Baca juga: 100 Anggota DPRDSU 2019-2024 Dilantik, 37 Legislator 2014-2019 Hadir

Nah, pada pukul 11.40 WIB, setelah RDP ditutup, www.MartabeSumut.com melihat Kadissos Sumut Rajali masih berdiri di luar ruangan rapat. Saat dikonfirmasi soal keberatan Komisi E atas keterlambatannya, Rajali tampak gugup menjawab. “Ah, biasalah itu. Tadi sebenarnya anggota saya sudah datang ke sini. Kami kontak-kontak kok,” tepisnya berlalu, sembari memasuki ruang rapat dan berbicara dengan Ketua Komisi E. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here