Kasus Penahanan & Penganiayaan Saksi Cederai Semangat HUT Bhayangkara ke-74 Polri, DPRDSU Ultimatum 2 Minggu Tuntas

Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Hendro Susanto. (Foto: www.MartabeSumut.com)
Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Kasus dugaan penganiayaan dan penahanan terhadap Sarpan, saksi pembunuhan kuli bangunan Dodi Sumanto alias Andika (41) di Jalan Sidomulyo Gang Gelatik Pasar 9 Desa Sei Rotan Kec Percut Sei Tuan, Kamis (2/7/2020) sekira pukul 13.30 WIB, mencerminkan ketidaksesuaian terhadap semangat HUT Bayangkara ke-74 Polri. Pasalnya, baru saja HUT Bhayangkara ke-74 Polri diperingati 1 Juli 2020, pada 2 Juli 2020 langsung muncul kasus dugaan penganiayaan dan penahanan seorang saksi. Oleh sebab itu, Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan sebaiknya menuntaskan masalah internal itu paling lama 2 minggu.

BACA LAGI: Kasus Penganiayaan & Penahanan Saksi Pembunuhan, Ketua F-PAN DPRDSU Minta Kapolrestabes Medan Tetapkan Status 9 Terperiksa

BACA LAGI: Saksi Pembunuhan Diduga Dianiaya & Ditahan Oknum Polsek Percut, Dr Jonius Hutabarat: Paminal Pasti Turun!

Harapan tersebut dilontarkan Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Hendro Susanto kepada www.MartabeSumut.com, Selasa siang (14/7/2020) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Wakil rakyat membidangi hukum/pemerintahan ini beralasan, apa yang dilakukan beberapa oknum Polri di Polsek Percut Sei Tuan sangat bertentangan dengan tema HUT Bayangkara ke-74 Polri, yaitu Kamtibmas kondusif, masyarakat semakin produktif. “Dugaan penganiayaan dan penahanan saksi di Polsek Percut Sei Tuan tak sesuai semangat HUT Bayangkara ke-74 Polri. Mencederai institusi Polri. Lembaga DPRDSU khususnya Komisi A memberi target terhadap Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan untuk menyelesaikan persoalan internal selama 2 minggu,” cetus politisi PKS itu. Kedepan, timpal Hendro lagi, institusi Polri di Kota Medan, Provinsi Sumut dan Indonesia tidak boleh dikotori oleh perilaku segelintir oknum-oknum Polri yang menjurus pada situasi Kamtibmas tidak kondusif dan membuat masyarakat semakin tidak produktif.

BACA LAGI: Saksi Pembunuhan Dianiaya Oknum Polsek Percut ? DPRDSU: Kapoldasu Turun Tangan, Usut Semua Pelaku !

BACA LAGI: Kunjungi DPRDSU, BKD DPRD Taput Konsultasi Kode Etik & Etika Legislator

BACA LAGI: Laporan Kunker DPRDSU, Parlaungan Simangunsong: Sejak Zaman Belanda Pipa Transmisi Air Tirtanadi tak Diganti

Seyogianya, simpul Hendro lebih jauh, HUT Bayangkara ke-74 Polri dimaknai semua jajaran dengan semangat meningkatkan sikap profesionalisme pelayanan dan perlindungan kepada rakyat sesuai motto Polri “Promoter” (Profesional, Modern dan Terpercaya). “Kami minta jangan sampai terulang peristiwa penganiayaan warga apalagi penahanan saksi. Mohon dibuka terang benderang ke publik perkembangan proses hukum 9 oknum Polri yang terperiksa,” imbau legislator asal Dapil Sumut 12 Kab Langkat dan Kota Binjai tersebut. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here