Jokowi Pidato HUT ke-75 RI: Jangan Ada Merasa Paling Benar, Paling Agamais & Paling Pancasilais di Indonesia !

Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Presiden RI Jokow Widodo (Jokowi) menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta pidato kenegaraan Presiden RI memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020 dalam sidang bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat pagi (14/8/2020) di gedung DPR RI Senayan Jakarta. Sidang tersebut disiarkan langsung stasiun TVRI dan ditonton bersama melalui Sidang Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengingatkan seluruh rakyat dan komponen bangsa agar tidak ada yang merasa paling “wah” di Indonesia.

BACA LAGI: Dari 100 Legislator, Cuma 37 Hadir Paripurna DPRDSU Mendengar Pidato Presiden Memperingati HUT ke-75 RI

BACA LAGI: GTKHNK 35+ Sumut Tuntut jadi PNS Tanpa Tes, DPRDSU Kirim Surat ke Presiden & Ketua DPR RI

Pengamatan www.MartabeSumut.com di gedung Dewan, Sidang Paripurna Istimewa DPRDSU dimulai pukul 08.45 WIB. Dihadiri 37 legislator dari total 100 wakil rakyat. Tampak pula Gubsu Edy Rahmayadi, Kapoldasu Irjen Martuani Sormin, jajaran Forkopimda Sumut serta beberapa undangan. Tatkala Presiden Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020, cukup banyak pesan dan harapan yang telah disampaikan. Satu yang menarik adalah peringatan terhadap warga negara dan berbagai elemen bangsa agar tidak bersikap merasa paling “wah” terhadap sesuatu. “Jangan ada yang merasa paling benar sendiri, paling agamais atau paling pancasilais. Itu biasanya yang tidak benar. Kita dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Pulau Rote, menjunjung tinggi toleransi,” cetus Jokowi, yang tampil mengenakan pakaian adat NTT.

BACA LAGI: Oknum DPRD Sumut “KHS” vs 2 Oknum Polri, Politisi Hanura: Kapoldasu & Kapolrestabes Medan Evaluasi Integritas Anggota !

BACA LAGI: Narkoba Masih Marak di Sumut, Rusdi Lubis Sindir Kepala BNN Soal Anggaran SDM Tinggi & Adu Kekuatan

Presiden RI ke-7 itu juga mendukung semua lembaga negara menghadapi krisis bangsa melawan pandemi Covid-19. “Kita dukung lembaga tinggi negara menghadapi kriris bangsa saat pandemi Covid-19. Kita jadikan Indonesia setara dengan negara-negara maju. Indonesia akan bangkit dan tetap maju. Dirgayahu Negara Indonesia, Dirgahayu Negara Pancasila,” ucap Jokowi optimis, mengakhiri pidato kenegaraannya tepat pukul 10.26 WIB. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here