STOP DEMO ANARKIS ! Medan Rumah Kita, Mari Sama-sama Dijaga

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko menerima bunga dari pengurus PMII Sumut saat berunjukrasa, Jumat (9/10/2020) pukul 15.00 WIB. (Foto: www.MartabeSumut.com)
Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Massa pendemo UU Omnibuslaw Cipta Tenaga Kerja (Ciptaker) berunkukrasa ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (9/10/2020) pukul 14.50 WIB. Ketika menerima pengunjukrasa, Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko mengingatkan, Medan adalah rumah bersama yang harus dijaga bersama pula. Dia menyebut, pihaknya telah memeriksa ratusan orang terduga demonstran anarkis dan menemukan 21 orang reaktif Covid-19 hasil Rapid Test.

BACA LAGI: Kerugian Masih Dihitung, 3 Demonstran Reaktif Covid-19 Tuntun Sekretariat DPRDSU Semprot Disinfektan

BACA LAGI: Sekretaris FP-Demokrat DPRDSU Parlaungan Simangunsong Sesalkan Aksi Anarkis Pengunjukrasa

BACA LAGI: Massa Anarkis Lempari Kaca DPRDSU Pakai Batu, 3 Polisi Terluka

Pantauan www.MartabeSumut.com, demonstran yang tiba berbendera Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Mereka langsung berkumpul di depan pagar pintu masuk DPRDSU, memajang spanduk dan berdiri di dekat barikade kawat berduri yang membatasi pengunjukrasa dengan gedung DPRDSU. Selang 5 menit berkumpul, Ketua PKC PMII Sumut, Azlansyah Hasibuan, menyatakan ingin menyampaikan aspirasi secara damai tentang UU Omnibuslaw Ciptaker. “Kami datang dengam damai. Tidak mau anarkis. Tidak semua masalah harus diselesaikan dengan cara anarkis,” ujarnya. Bahkan dia memegang beberapa kuntum bunga dan meminta aparat kepolisian mau menerima sebagai bukti aksi damai. Kira-kira 5 menit berikut, Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko menemui pengunjukrasa. Kapolrestabes pun mengucapkan terimakasih atas semangat demonstran yang ingin menyampaikan aspirasi secara damai. “Terimakasih adek-adek yang menyampaikan aspirasi dengan tertib. Kami bukan musuh kalian. Kami hanya mengawal penyampaian aspirasi kalian. Jangan mau terprovokasi,” pintanya.

BACA LAGI: 150 Terduga Provokator Aksi Anarkis Dibawa ke Polrestabes Medan, 3 Reaktif Covid-19

BACA LAGI: Bawa Anak-anak, Massa Penolak UU Omnibuslaw Ciptaker Anarkis di DPRDSU

Kapolrestabes berharap, jika aksi kelompok mahasiswa melihat provokator masuk, maka sebaiknya segera dikeluarkan. Dia menyebut, Medan adalah rumah bersama tempat masyarakat sekolah, belajar, bekerja dan menjalani kehidupan. “Medan ini rumah kita. Mari sama-sama kita jaga. Sudah ada beberapa kelompok yang ingin mengacaukan aksi adek-adek. Yang telah kita tangkap dan amankan bukan bagian dari adek-adek. Kita tes Narkoba, ada yang positif. Termasuk 21 orang reaktif Covid-19 hasil Rapid Test. Aspirasi damai ini yang kami harapkan. Kami polisi hanya mengamankan,” tegas Kapolrestabes. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here