www.MartabeSumut.com, Medan
Suasana di depan RS Siloam Jalan Imam Bonjol Medan sempat ricuh, Selasa (7/1/2020) pukul 14.00 WIB. Pasalnya, beberapa driver Ojek Online (Ojol) sepeda motor (Gojek dan Grab) mendatangi seorang driver mobil (Gocar/Gojek), Bobi Handoko (32), yang sedang parkir berada di dalam mobilnya. Keributan pun pecah diikuti perkelahian dan berujung kejar-kejaran di ruas jalan raya. Aksi tersebut menyeser sampai kantor Bank Mandiri hingga gedung DPRD Sumut.
BACA LAGI: Provider Aplikasi Daring Tawarkan Pembayaran Non Tunai Masuk Museum Tsunami Aceh
Di lokasi kejadian, www.MartabeSumut.com mengkonfirmasi Robi (28), driver sepeda motor Gojek yang mengejar Bobi Handoko. Menurut dia, pihaknya memang sengaja memburu Bobi Handoko, seorang driver mobil Gocar. “Si Bobi ini driver Gocar, Bang. Dia sering sekali pesan Goride sepeda motor Gojek dan Grab tapi dicancel. Semalam terakhir dilakukannya. Ada bukti kami pegang. Makanya tadi driver motor Grab dan Gojek mencari Bobi. Sebab sudah banyak yang dirugikannya. Kami sempat berantam di depan RS Siloam,” ucapnya. Robi melanjutkan, beberapa driver Gojek dan Grab yang dirugikan memang telah lama mencari Bobi. Nah, saat melihat Bobi di RS Siloam, terang Robi, massa driver Gojek dan Grab mendatanginya. “Namun dia melawan, lalu lari ke Bank Mandiri. Kami kejar terus dan dia lari ke gedung DPRD Sumut. Saya kejar terus, kami sempat berkelahi,” akunya, seraya menunjukkan luka memar di pipi akibat pukulan Bobi. Bahkan Robi menuduh Bobi telah menghina dengan kata-kata Rasis melalui jejaring WhatsApp. “Ada buktinya Bang, dia Rasis bicara di WhatsApp,” cetus Robi geram.
BACA LAGI: Kasus Ojol Dibegal Belum Terungkap, Aparat Polsek Labuhan Diminta Tangkap Pelaku
Masih di lokasi kejadian, persisnya halaman DPRD Sumut, Bobi Handoko tampak diamankan oleh Koordinator Satpam DPRD Sumut, Sugeng. Sementara belasan driver motor Gojek dan Grab yang pro dengan Robi tampak menunggu di luar pagar DPRD Sumut sembari menatap kesal terhadap Bobi. “Tadi mereka kejar-kejaran dari Bank Mandiri sampai ke sini. Makanya kita amankan supaya tidak ribut di DPRD Sumut,” terang Sugeng kepada www.MartabeSumut.com.
BACA LAGI: Bahas Masalah Ojol di Medan, DPRDSU Sebut Aplikator Transportasi Online Penjajahan Baru
Sedangkan Bobi Handoko, ketika dikonfirmasi www.MartabeSumut.com, membantah tuduhan Robi dkk melakukan pemesanan order Grab dan Gojek. “Coba abang bayangkan, apa logikanya ? Saya saja driver mobil Gocar/Gojek. Tidak pernah, sumpah tidak pernah saya kerjain mereka dengan order penumpang untuk dicancel,” tegas Bobi. Dia mengungkapkan, peristiwa bermula tatkala dirinya parkir di depan RS Siloam. Saat posisi parkir, Bobi mengaku langsung dipukul Robi. “Mereka ramai Bang, makanya saya lari ke Bank Mandiri dan ke gedung DPRD Sumut. Saya difitnah. Lantaran Robi memukul saya, tentu saya balas memukul,” ujarnya, sambil menambahkan, kunci mobil miliknya Datsun Go warna putih plat BK 1061 AU dirampas Robi di depan RS Siloam. Pantauan www.MartabeSumut.com, hingga pukul 16.00 WIB kericuhan antara driver Ojol belum usai. Mediasi yang dilakukan Humas DPRD Sumut akhirnya membuat kedua pihak sama-sama mengadu ke Polsek Medan Baru. (MS/BUD)























