Gubsu – DPRDSU Bahas APBD Rp. 500 M Tangani Covid-19, Sekretaris Komisi A: Kedepankan Aksi Kemanusiaan..!

Kiri-Kanan: Gubsu Edy Rahmayadi, anggota DPRDSU Dr Jonius TP Hutabarat, SSi, MSi, Drs Baskami Ginting dan Harun Mustafa Nasution foto bersama usai pertemuan membahas anggaran penanganan wabah Covid-19, Senin siang (30/3/2020) di rumah dinas Gubsu Jalan Soedirman Medan. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)
Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Wabah virus Corona (Covid-19) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menuntun Gubsu Edy Rahmayadi kian maksimal mempersiapkan anggaran penanganan. Dana sebesar Rp. 500 Miliar dari kantong APBD Sumut 2020 pun disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU), Senin siang (30/3/2020) di rumah dinas Gubsu Jalan Soedirman Medan.

BACA LAGI: Positif Corona Anggota DPRDSU Aulia Rizki Aqsa Tetap Semangat, Serukan Warga Sumut Jaga Immunitas Tubuh

Anggota DPRDSU Dr Jonius TP Hutabarat, SSi, MSi (kiri) bersama Gubsu Edy Rahmayadi usai membahas anggaran penanganan wabah Covid-19, Senin siang (30/3/2020) di rumah dinas Gubsu Jalan Soedirman Medan. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

Usai pertemuan, Sekretaris Komisi A DPRDSU Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, SSi, MSi, menjelaskan, usulan anggaran penanganan Covid-19 di Sumut dihadiri oleh Ketua DPRDSU Drs Baskami Ginting, unsur Wakil Ketua DPRDSU, pimpinan fraksi dan pimpinan 5 Komisi DPRDSU. Dalam pertemuan, ungkap Dr Jonius yang mewakili Komisi A dan Fraksi Nusantara DPRDSU ini, Gubsu meminta persetujuan anggaran sebesar Rp. 500 Miliar untuk menangani wabah Covid-19. Pertemuan disebutnya berlangsung sejak pukul 10.00 WIB – 14.00 WIB. “Selain Gubsu, tampak pejabat Pemprovsu seperti Sekda Provsu, Kadis Kesehatan Sumut, Gugus Tugas Penanganan Corona di Sumut serta beberapa pimpinan OPD/SKPD Sumut,” terang Dr Jonius kepada www.MartabeSumut.com, Senin (30/3/2020) pukul 16.00 WIB di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan.

BACA LAGI: Lawan Corona, Dr Jonius: Lengkapi APD RS Swadaya Tarutung & Awasi Ketat Bandara Silangit

Langkah-langkah Pemprovsu

Politisi Partai Perindo ini menginformasikan, saat pertemuan Gubsu memaparkan langkah-langkah yang telah ditempuh. Mulai dari penyiapan rumah sakit, pengadaan rapid test di lingkungan Pemprovsu dan kab/kota Sumut hingga revisi anggaran sebesar Rp. 500 Miliar dari APBD Sumut 2020. Dr Jonius mengatakan, Gubsu meminta pendapat dan persetujuan DPRDSU terkait anggaran yang akan direvisi. Kemudian menegaskan bahwa persoalan Corona bukan hanya di Sumut dan Indonesia tapi melanda penduduk dunia. “Gubsu bilang, siapapun tak ada yang siap menghadapi wabah Corona. Sehingga semua elemen harus bergandengan tangan melawan pandemi virus Corona. Gubsu mengaku telah memesan Alat Pelindung Diri (APD) dari Singapura (masker dan pelindung wajah) serta baju pengaman untuk tenaga medis dari Kota Solo,” singkap Dr Jonius.

DENGARKAN WAWANCARA Legislator DPRDSU “MARA” Positif Corona: Akui Sehat, Serukan Jaga Immunitas Tubuh

Anggota DPRDSU Dr Jonius TP Hutabarat, SSi, MSi foto selfie bersama Gubsu Edy Rahmayadi usai membahas anggaran penanganan wabah Covid-19, Senin siang (30/3/2020) di rumah dinas Gubsu Jalan Soedirman Medan. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

Kedepankan Aksi Kemanusiaan

Legislator asal Dapil Sumut 9 Kab Taput, Kab Tobasa, Kab Samosir, Kab Humbahas, Kab Tapteng dan Kota Sibolga itu melanjutkan, tatkala menghadapi pandemi Corona saat ini, langkah paling penting dilakukan berbagai pihak adalah mengedepankan aksi sosial kemanusiaan. Selanjutnya memupus perilaku ego sektoral institusi/pribadi dan sama-sama berjuang menjawab keresahan rakyat. Artinya, terang mantan Kapolres Taput tersebut, kerisauan rakyat akibat wabah Corona nyata berimplikasi buruk pada perekonomian keluarga, daerah, negara bahkan dunia. Dr Jonius menegaskan, pandemi wabah Corona tidak boleh membuat pemerintah mengabaikan nasib rakyat namun mencari solusi tepat sembari memikirkan alokasi bantuan sosial. Anggaran yang bakal disetujui DPRDSU itu diharapkannya bisa bermanfaat sesuai peruntukan. “Jangan sampai ada oknum-oknum pejabat tertentu yang mengambil keuntungan dengan “mencuri” uang penanganan wabah Covid-19,” ingatnya.

BACA LAGI: DPRDSU Siapkan Fasilitas Antisipasi Corona, Ebenejer Sitorus Sesalkan Masker & Hand Sanitizer “Hilang” di Medan

Dr Jonius juga mengapresiasi kebijakan Gubsu meminta persetujuan anggaran dari DPRDSU. Pertemuan tersebut dinilainya baik sehingga DPRDSU tahu progress kinerja Gubsu dan Pemprovsu dalam menangani pandemi wabah Corona. “Makanya saya garis bawahi sekali lagi, jangan sampai ada oknum pejabat atau aparat pemerintah bermain-main dengan kondisi sekarang terutama menyangkut anggaran. Ayo kita bersatu melawan Corona. Hilangkan ego sektoral. Kedepankan aksi kemanusiaan di tengah-tengah kegalauan masyarakat,” imbaunya.

BACA LAGI: Legislator DPRDSU “MARA” Positif Corona: Robert Tobing Doakan Sembuh, Viktor Silaen Imbau Lockdown Diri

Gulirkan Bantuan Sosial

Wakil rakyat membidangi hukum/pemerintahan ini percaya, sudah saatnya Gubsu dan Pemprovsu memikirkan pengguliran bantuan sosial berupa dana segar terhadap warga Sumut kurang mampu yang terimbas dampak Corona. Begitu pula pemberian insentif buat dokter, tenaga medis dan perawat yang terlibat menangani pasien Covid-19.

BACA LAGI: Fahrizal Efendi Nasution: Pemerintah Perlu Jelaskan Adakah Pasien Meninggal Akibat Covid-19 Murni ?

Bagi Dr Jonius, ada pula urgensitas pembatasan lalulintas orang di wilayah perbatasan kab/kota Sumut yang perlu disikapi Pemprovsu. Target pembatasan bertujuan memutus mata rantai virus Corona. Strategi itu diyakininya ampuh jika menggandeng TNI, Polri serta Satpol PP. “Kelak alokasi dana Rp. 500 Miliar bisa diwujudkan Gubsu untuk terus memperbanyak rumah sakit yang siap menangani pasien Corona. Termasuk penyediaan stok APD dan memfasilitasi tambahan dokter/tenaga medis. Intinya, aksi kemanusiaan mutlak dikedepankan. Warga Sumut yang terdampak patut diberi bantuan sosial,” cetus Dr Jonius mantap. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here