
www.MartabeSumut.com, Medan
Puluhan orang berunjukrasa ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (3/3/2020). Dalam aksinya, massa mengingatkan pemerintah pusat dan Pemprovsu agar menghentikan praktik korupsi yang masih menggerogoti sistem pemerintahan Indonesia.
Pantauan www.MartabeSumut.com, massa berbendera Gerakan Pembebasan (GP) itu tiba di gedung Dewan pukul 10.30 WIB. Mereka langsung berkumpul di pintu pagar masuk sembari memajang spanduk protes dan berorasi bergantian. Salah satu pengunjukrasa, Suryadi Pradana, dalam orasinya mengatakan, beberapa kasus korupsi yang perlu jadi perhatian serius diantaranya: korupsi di BUMN, skandal Jiwasraya, Asabri, KPU dan Pelindo. Dia juga mempersoalkan naiknya iuran BPJS Kesehatan mencapai 2 kali lipat serta wacana pencabutan subsidi listrik 900 VA. “Kami minta pejabat/aparat di pusat maupun di Sumut menghentikan perilaku korupsi. Jangan rampok uang negara. Usut tuntas semua skandal korupsi yang gentayangan di berbagai lembaga pemerintahan,” cetusnya.
BACA LAGI: Direktur Perdata Kemenkumham RI: Pencucian Uang, Korupsi & Aliran Dana Teroris Ancaman Dunia
Di lokasi aksi, www.MartabeSumut.com mengkonfirmasi Ketum GP Sumut, Andika Mirza, ST. Menurut dia, massa yang hadir berasal dari kalangan mahasiswa beberapa perguruan tinggi di Kota Medan. “Kita tadi sudah unjukrasa di Bundaran Majestik Jalan Gatot Subroto Medan. Setelah itu ke DPRDSU. Kami minta kasus-kasus korupsi diusut tuntas,” ucapnya.
Selang 30 menit berorasi, anggota DPRDSU Zeira Salim Ritonga, SE, menemui demonstran. Dari atas mobil komando, Wakil Ketua Komisi B itu pun mengapresiasi aksi massa dan berjanji akan meneruskannya kepada pimpinan Dewan. “Kita sepakat korupsi harus dihentikan. DPRDSU mendukung kasus-kasus korupsi diusut tuntas. NKRI harga mati. Tetap jaga kondusifitas melalui aksi-aksi damai,” imbau politisi PKB ini. Masih pengamatan www.MartabeSumut.com, puas mendapat tanggapan, pukul 12.15 WIB demonstran membubarkan diri teratur. Ruas Jalan Imam Bonjol Medan depan gedung DPRDSU tidak mengalami kemacetan akibat aksi tersebut. (MS/BUD)



















