Sumut Tolak Orang-orang & Kelompok Penebar Kebencian Berkedok Agama

Massa berfoto bersama beberapa anggota DPRDSU di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin pagi (23/11/2020). (Foto: www.MartabeSumut.com)
Bagikan Berita :

www.MartabeSumut.com, Medan

Ratusan orang demonstran berunjukrasa ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (23/11/2020) pukul 10.00 WIB. Dalam aksinya, pengunjukrasa menyerukan penolakan terhadap orang-orang dan kelompok mengatasnamakan agama datang ke Provinsi Sumut bila bertujuan menebar kebencian, memecah belah persatuan rakyat, provokatif serta merongrong keutuhan NKRI.

BACA LAGI: Paripurna DPRDSU Nota Keuangan R-APBD 2021 Dituding Tidak Sah, Zeira: Langgar Tatib, Ecek-ecek !

BACA LAGI: HUT Partai NasDem ke-9, FP-NasDem DPRDSU Bagi Sembako Buat Jurnalis

Pantauan www.MartabeSumut.com, massa yang berunjukrasa berbendera Forum Bhineka Tunggal Ika. Mereka langsung berkumpul di depan pintu pagar DPRDSU seraya memajang spanduk dan berorasi bergantian. Hendrawan, salah satu demonstran, saat berorasi dengan alat pengeras suara, mengatakan, Forum Bhineka Tunggal Ika menolak keras jika ada pihak-pihak berencana datang ke Medan dan Sumut tapi berdampak buruk pada keutuhan masyarakat. Menurut dia, warga Medan dan Sumut patut menolak siapa saja yang berpotensi mengganggu kedamaian/ketentraman warga Sumut. “Kami menolak kehadiran orang-orang berkedok agama namun menebar kebencian, radikalisme dan mengadu domba. Jangan ada yang coba-coba mengacaukan stabilitas Sumut. Kami menolak pihak-pihak yang suka memecah belah masyarakat berdalih agama. NKRI harga mati. Ayo kita lawan siapa saja pemecah belah bangsa yang berkedok agama,” teriak Hendrawan, diikuti yel-yel massa “NKRI harga mati“.

BACA LAGI: Majukan Danau Toba, Politisi NasDem Jubel Tambunan Tinjau Pembuatan Kapal & Motor Wisata di Porsea

BACA LAGI: Raker dengan Biro Perekonomian Pemprovsu, DPRDSU Sesalkan Layanan Debit Kartu ATM Bank Sumut Invalid

Lima Pernyataan Sikap

Sementara itu, penanggungjawab aksi Forum Bhineka Tunggal Ika, Martin LK Bangun dan Sudiono Praka, membacakan 5 pernyataan dukungan terhadap sikap Gubsu dan Kapoldasu. Diantaranya, pertama, menindak dan membubarkan segala bentuk kegiatan pengumpulan massa dengan jumlah besar yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Kedua, memproses hukum orang/kelompok yang melakukan pengumpulan massa dengan jumlah besar dan melanggar Prokes Covid-19. Ketiga, ancaman Covid-19 masih tinggi sehingga warga Sumut menolak keras pihak-pihak dari dalam Sumut/luar Sumut yang melakukan pengumpulan massa dalam jumlah besar dan melanggar Prokes Covid-19. Keempat, menolak provokator dan orang-orang/kelompok yang suka mengucapkan kata-kata kotor/menebar kebencian serta menimbulkan dampak pecah-belah persatuan NKRI. Kelima, NKRI harga mati.

BACA LAGI: Pengelolaan Ilegal Kawasan Hutan di Naga Kisar, DPRDSU Imbau Pengadilan Eksekusi Putusan MA Demi Kepastian Hukum

BACA LAGI: 21 Hari Jelang Pilkada 9 Desember, Ratusan Petugas KPPS di Kecamatan Medan Kota Ikuti Rapid Test

DPRDSU Minta Jaga Konsistensi Sikap

Selang15 menit berorasi, beberapa anggota DPRDSU menemui pengunjukrasa. Meliputi: Wakil Ketua DPRDSU Rahmansyah Sibarani, Ketua Komisi B DPRDSU Viktor Silaen, SE, MM dan anggota Komisi A DPRDSU, H Subandi. Di hadapan demonstran, Viktor Silaen mengingatkan Forum Bhineka Tunggal Ika agar konsisten dan konsekwen dengan pernyataan sikap yang telah disampaikan. “Kami di DPRDSU siap mengawal NKRI. Jaga perekat negara kita Bhineka Tunggal Ika, Hanya itu pesan saya. Mari kita konsisten dengan sikap dan jangan hanya kata-kata,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

BACA LAGI: 10 November, Partogi Sirait: Jaga Kepluralan Bangsa, Dulu Pahlawan Tak Kenal SARA Merebut Kemerdekaan

BACA LAGI: Toni Togatorop Sebut Banyak OPD Sumut Tidak Mengalihkan APBD untuk Penanggulangan Covid-19

Sedangkan Rahmansyah Sibarani mengapresiasi kehadiran Forum Bhineka Tunggal Ika menyampaikan aspirasi. “Atas nama pimpinan DPRDSU, kami ucapkan terimakasih juga kepada TNI/Polri. Kita sepakat NKRI harga mati. Mari kita jaga kondusifitas bangsa dari aksi-aksi provokator,” ucap Rahmansyah. Puas mendapat tanggapan, massa Forum Bhineka Tunggal Ika membubarkan diri teratur. Mereka melanjutkan aksi serupa ke kantor Gubsu di Jalan Diponegoro Medan. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here