Gubsu Diingatkan Dana Rp. 10 Miliar untuk Pengukuran Ulang Lahan Bermasalah di Sumut

Bagikan Berita :

MartabeSumut, Medan

Dana senilai Rp. 10 Miliar untuk pengukuran ulang lahan-lahan bermasalah semisal HGU, HPH dan sejenisnya harus dicantumkan dalam buku Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumut tahun 2015. Khusus untuk Gubernur Sumut (Gubsu), supaya lebih serius memperhatikannya dan bersifat proaktif terhadap segala jawaban Mendagri.

Peringatan itu dilontarkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Syamsul Hilal, melalui interupsinya dalam Sidang Paripurna beragenda pengambilan keputusan/pengesan R-APBD Sumut 2015, Senin siang (8/9/2014) di gedung PRDSU Jalan Imam Bonjol Medan. Pantauan MartabeSumut di lokasi sidang, interupsi dilakukan Samsul Hilal disela-sela 10 fraksi sedang menyampaikan pendapat akhir. Di hadapan pimpinan Paripurna Saleh Bangun, Kamaluddin Harahap dan Chaidir R, serta disaksikan Gubsu Gatot Pujo Nugroho yang didampingi Wagubsu HT Erry Nuradi, politisi gaek PDIP tersebut menegaskan, tanah atau lahan HPH dan HGU bermasalah di penjuru wilayah Sumut wajib diukur ulang. “Selama 72 jam buku R-APBDSumut 2015 ini baru sampai. Ini membuktikan hak kami sebagai anggota Dewan sudah dirampas fraksi. Oleh sebab itu, melalui forum ini saya minta dana pengukuran ulang Rp. 10 Miliar dicantumkan dalam buku R-APBD Sumut 2015,” cetus Syamsul Hilal dengan nada lantang.


Menanggapi aspirasi Syamsul Hilal, Pimpinan Paripurna Chaidir R langsung menyatakan telah mencatat dan menampungnya. Namun Syamsul Hilal tidak puas. Dia angkat bicara lagi. “Setahu saya pada tahun 2015 dana pengukuran sudah masuk Rp. 5 Miliar dalam APBD. Kenapa Depdagri menolaknya. Kita tahu hampir semua perusahaan perkebunan di Sumut ini merampok tanah rakyat. Pemprovsu harus proaktif. Tanya apa alasan penolakan Mendagri. Ini pelanggaran HAM,” imbau Syamsul Hilal. “Kita sudah catat dan tampung Pak Syamsul Hilal,” tepis Chaidir lagi, yang langsung melanjutkan pendapat akhir fraksi-fraksi. (MS/BUD)

Bagikan Berita :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here