Minggu

16 Jun 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 11 Juni 2019 | 22:16 WIB

    Telah dibaca 159 kali

    Akui Berbuat Cabul pada Mahasiswinya D, Dosen USU HS Mundur dari Dewan Pengawas Bitra

    Prasetiyo
    Direktur Bitra, Rusdiana Adi, saat dijumpai di kantor Pesada Jalan Pancur Siwah Nomor 1 G Medan Johor, Selasa sore (11/6/2019). (Foto: Prasetiyo/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Setelah mengakui tindakan cabul yang dilakukan terhadap D, mahasiswinya sendiri di jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), HS secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Dewan Pengawas pada Non Goverment Organization (NGO) Bina Keterampilan Pedesaan (Bitra), yang beralamat di Jalan Bahagia by Pass Nomor 11/35 Medan.

    Disampaikan oleh Direktur Bitra, Rusdiana Adi kepada www.MartabeSumut.com, Selasa sore (11/6/2019), pengunduran diri HS diketahui setelah Ketua Dewan Pembina Bitra, Wahyudi S.Sos memanggilnya secara resmi untuk mengklarifikasi persoalan tindak asusila yang dilakukannya pada hari Minggu, 3 Februari 2018 silam. "Rapatnya tanggal 29 Mei 2019. Saya kira dia tidak datang. Dia juga tidak membantah apa yang dilakukan," ungkap Diana di kantor Pesada Jalan Pancur Siwah Nomor 1 G Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor Kota Medan. Dalam rapat yang dihadiri oleh badan pembina, badan pengawas danbadan pengurus Bitra, HS dikatakan Diana tidak banyak memberikan pernyataan maupun pembelaan. Bahkan, HS hanya berbicara 4 kali dalam forum tersebut. Setelah itu, ia langsung menyodorkan surat pengunduran dirinya sebagai dewan pengawas Bitra.

    HS Persiapkan Diri Mundur


    Dari surat pengunduran diri HS sebagai dewan pengawas Bitra, Diana berasumsi jika HS sudah mempersiapkan dirinya untuk keluar dari organisasi yang dipimpinnya tersebut. Pasalnya, surat pengunduran diri HS yang disampaikan ke Bitra tertanggal 1 April 2019. Sementara itu, alasan pengunduran diri HS dalam surat tersebut juga dikarena HS tidak memiliki waktu lagi. Namun, setelah didesak oleh pengurus, HS kemudiam memperjelas alasannya dengan pernyataan harus berkonsentrasi terhadap kasus yang sedang dialaminya. Serta, tidak ingin menyeret nama Bitra hingga jadi tercoreng. "Di surat alasannya mengundurkan diri karena tidak punya waktu. Dan diperjelas lagi, karna kasus ini," ingat Diana.

    Bitra Berencana Pecat HS

    Munculnya nama HS dalam berbagai pemberitaan di media massa sebagai predator seksual terhadap mahasiswinya sendiri, membuat Bitra juga geram. Sebab HS merupakan bagian dari Bitra. Sebagai Direktur, Diana menyampaikan bahwa pengurus di organisasi mereka sepakat untuk melayangkan sanksi kepada HS. Untuk itulah, pada Rabu, 29 Mei 2019, HS dipanggil untuk memberikan penjelasan atas perbuatan asusilanya. Jika dalam pertemuan tersebut HS tidak mengaku, maka Bitra akan memecat HS secara tidak hormat. "Kita kan ada mekanismenya, kami berencana menonaktifkannya dulu. Terus kalau dia tidak mengakui perbuatannya, maka akan kami pecat secara tidak hormat. Itu sudah kami siapkan," tegas Diana.

    Sebagai bukti komitmen mereka dalam mendampingin D sebagai korban tindak kekerasan seksual dengan pelaku HS, Diana berjanji akan mempublikasi pengunduran diri HS secara resmi pada hari Kamis, 13 Juni 2019 lusa. "Nanti, 13 Juni akan kita publikasi," janji Diana. Sebagai penutup pertanyaan www.MartabeSumut.com, Diana memastikan bahwa kedepan HS tidak akan diterima lagi sebagai keluarga Bitra, mengingat tindakan tidak terpuji yang dilakukannya terhadap perempuan yang tak lain adalah mahasiswinya sendiri. (MS/PRASETIYO)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Akui Berbuat Cabul pada Mahasiswinya D, Dosen USU HS Mundur dari Dewan Pengawas Bitra'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER