Minggu

16 Jun 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 31 Mei 2019 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 123 kali

    Jelang Lebaran, Polda Sumut Maping 41 Jalan Rusak, 81 Titik Macet & 74 Rawan Lakalantas

    Budiman Pardede
    Wadir Lantas Polda Sumut AKBP K Ritonga saat menghadiri RDP Komisi D DPRDSU, Senin sore (27/5/2019) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Mendekati Idul Fitri 1440 H, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para pihak terkait, Senin sore (27/5/2019) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Tujuannya untuk melihat kesiapan moda transportasi angkutan, tarif tiket, kondisi jalan hingga keamanan/kenyamanan masyarakat luas.

    Pengamatan www.MartabeSumut.com di lokasi, RDP dihadiri kalangan legislator Komisi D DPRDSU seperti Fahrizal E Nasution, SH, Leonard Samosir, Jubel Tambunan, Donald Lumban Batu, Aripay Tambunan dan Sutrisno Pangaribuan. Sementara pihak eksternal tampak Wadir Lantas Polda Sumut AKBP K Ritonga, Kadishub Sumut Ir Abdul Haris Lubis, MSi, pejabat PT Angkasa Pura II, PT Otoritas Bandara Wilayah I Medan, PT Pelni, PT KAI serta perwakilan pengelola maskapai penerbangan.

    Polda Sumut Lakukan Maping

    Dalam pertemuan tersebut, Wadir Lantas Polda Sumut AKBP K Ritonga mengatakan, pihaknya memulai Operasi Ketupat Tobasa sejak 29 Mei - 10 Juni 2019. Operasi bermaksud melakukan maping dan pemetaan terhadap jalan rusak, titik kemacetan, rawan kecelakaan lalulintas (Lakalantas), rawan longsor hingga berbagai situasi yang rentan terjadi di Sumut pasca-Idul Fitri. "Kami maping jalan rusak sebanyak 41 lokasi. Terdapat di Binjai (3 lokasi), Medan (3 lokasi), Tanah Karo (3 lokasi), Padang Sidimpuan (1 lokasi), Belawan (5 lokasi), Labuhan Batu (3 lokasi), Tapsel (1 lokasi) dan Madina (22 lokasi)," ungkap Ritonga. Sementara kawasan rawan kemacetan disebutnya 81 lokasi. Meliputi: Langkat (2 lokasi), Belawan (5 lokasi), Medan (17 lokasi), Binjai (2 lokasi), Tobasa (2 lokasi), Padang Sidimpuan (3 lokasi), Sibolga (2 lokasi), Batubara (2 lokasi), Nias (3 lokasi), Dairi (2 lokasi), Simalungun (1 lokasi), Tanah Karo (5 lokasi), Asahan (3 lokasi), Deli Serdang (2 lokasi), Sergai (3 lokasi), Tebing Tinggi (1 lokasi), Pakpak Bharat (91 lokasi), Tanjung Balai (2 lokasi), Siantar (3 lokasi), Madina (15 lokasi), Labuhan Batu (5 lokasi) dan Taput (1 lokasi).

    Ritonga melanjutkan, untuk kategori rawan Lakalantas mencapi 74 lokasi. Diantaranya: Langkat (5 lokasi), Belawan (3 lokasi), Medan (6 lokasi), Binjai (2 lokasi), Tobasa (2 lokasi), Padang Sidimpuan (2 lokasi), Tapteng (3 lokasi), Batubara (7 lokasi), Nias (11 lokasi), Dairi (1 lokasi), Simalungun (3 lokasi), Tanah Karo (7 lokasi), Asahan (2 lokasi), Deli Serdang (2 lokasi), Sergai (4 lokasi), Tebing Tinggi (3 lokasi), Pakpak Bharat (3 lokasi), Tanjung Balai (2 lokasi), Siantar (2 lokasi), Madina (2 lokasi), Labuhan Batu (3 lokasi) dan Taput (1 lokasi). Masih menurut Ritonga, lokasi rawan perlintasan kereta api sebanyak 23 titik, daerah rawan pelanggaran Lalulintas 91 lokasi dan pengamanan pada 2.199 mesjid berkapasitas 400 - 1.000 jemaah saat solat Idul Fitri. "Pos pengaman kita 100 unit dan sebanyak 41 pos pelayanan. Kesiapan personel Polda Sumut 538 orang, 7.222 Satgas wilayah serta gabungan instansi mencapai 2.088 petugas. Kami juga maping pusat perbelanjaan, mall, plaza dan pasar ramai pengunjung. Lokasi SPBU di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) sebanyak 212 titik. Termasuk maping bandara, pelabuhan, stasiun KA, terminal bus dan lokasi mobilisasi arus penumpang," terangnya.

    Awas 54 Titik Rawan Longsor

    Khusus daerah rawan longsor di penjuru Provinsi Sumut, Ritonga menginformasikan sedikitnya 54 titik patut diwaspadai pemudik maupun masyarakat luas. Yaitu: Tanah Karo (4 lokasi), Humbahas (7 lokasi), Dairi (3 lokasi), Samosir (1 lokasi), Tobasa (2 lokasi), Pakpak Bharat (6 lokasi), Padang Sidimpuan (1 lokasi) Tapteng (3 lokasi), Medan (2 lokasi), Nias (5 lokasi), Madina (10 lokasi), Sergai (1 lokasi), Asahan (1 lokasi), Simalungun (1 lokasi), Taput (3 lokasi) dan Tapsel (4 lokasi). "Kami buat pos-pos pengamanan yang dikoordinir Polres setempat. Aparat Polri hanya pengamanan kelancaran lalulintas," tutup Ritonga. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Jelang Lebaran, Polda Sumut Maping 41 Jalan Rusak, 81 Titik Macet & 74 Rawan Lakalantas'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER