Minggu

26 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 25 April 2019 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 195 kali

    Dugaan Curang di Tapteng & Sibolga, Caleg DPRDSU Dapil Sumut IX Minta KPU Gelar Pemilu Ulang

    Budiman Pardede
    Caleg DPRDSU Dapil Sumut IX Ir Juliski Simorangkir, MM (kiri) dan Ir Tigor Lumbantoruan saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto Dok: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Lantaran menduga kecurangan terjadi saat penghitungan suara pasca-Pemilihan Legislatif (Pileg) Rabu (17/4/2019) di Kab Tapteng dan Kota Sibolga, beberapa Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) asal Dapil Sumut IX Kab Taput, Kab Humbahas, Kab Tobasa, Kab Samosir, Kab Tapteng dan Kota Sibolga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera menggelar pemungutan suara ulang di Kab Tapteng dan Kota Sibolga.

    Dihubungi www.MartabeSumut.com terpisah melalui saluran telepon, Selasa siang (23/4/2019), Caleg DPRDSU Dapil Sumut IX Ir Tigor Lumbantoruan dan Ir Juliski Simorangkir, MM, langsung menyampaikan kekecewaan mendalam. Mengaku mewakili suara-suara protes beberapa Caleg asal Dapil Sumut IX, kedua politisi yang menjabat anggota DPRDSU periode 2014-2019 itu mensinyalir kecurangan masif dan sistemik dilakukan perangkat KPPS bahkan PPS tatkala proses penghitungan suara. Tigor Lumbantoruan, misalnya. Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kab Taput ini mengungkapkan, kecurangan terstruktur dan masif diduga dimainkan Caleg DPRDSU dari Partai NasDem, Rahmansyah Sibarani, yang merupakan abang kandung Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani. "Masak dia meraih suara cukup signifikan 90.000 ? Dari mana jalannya ? Dulu Pilkada Tapteng saja dia cuma dapat 62.750 suara dengan saingan 4 paslon. Kan aneh," geram Tigor.

     

    Pengebirian Hak-hak Rakyat

     

    Bila asumsi 16 Parpol x 9 Caleg saat Pileg kemarin, maka Tigor memastikan tidak sebanding dengan suara yang diperoleh Rahmansyah Sibarani ketika Pilkada Tapteng beberapa waktu lalu. "Luar biasa biadab kelakuan mereka. Jelas-jelas mengebiri hak-hak rakyat Tapteng dan Sibolga. Pokoknya hampir semua Caleg Dapil Sumut IX meminta Pileg ulang pada 2 daerah tersebut," cetus Tigor dengan nada tinggi. Sekretaris F-PKB DPRDSU ini meyakini, apa yang terjadi di Tapteng dan Sibolga menunjukkan praktik demokrasi barbar, matinya demokrasi dan negara sangat dirugikan akibat kelakuan oknum-oknum yang diduga kroni Bupati Tapteng. "Kita dengar info dan lihat melalui vidio viral yang beredar. Saat penghitungan suara, KPPS terindikasi tidak membacakan nama Caleg yang dicoblos rakyat melainkan nama Rahmansyah Sibarani," ungkap Tigor blak-blakan. KPPS di penjuru Tapteng dan Sibolga pun disebutnya sengaja mengkondisikan TPS sepi tanpa saksi-saksi sehingga melakukan perhitungan suara pukul 02.00 WIB dini hari. "Apa yang dicoblos masyarakat bukan itu yang dibacakan/dihitung KPPS. Saya minta Bawaslu dan KPU menggelar Pileg ulang," cetus Tigor tak habis fikir, sembari memperkirakan, PKB kemungkinan mendapat 2-3 kursi DPRDSU dari Kab Asahan, Deli Serdang dan Labuhan Batu.

    Bawaslu Diminta Arif

    Hal senada dilontarkan Juliski Simorangkir. Bagi Ketua Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Provinsi Sumut tersebut, dugaan kecurangan masif/sistemik saat Pileg di Kab Tapteng dan Kota Sibolga perlu disikapi arif oleh KPU/Bawaslu. Artinya, ungkap Juliski lagi, dugaan pelanggaran-pelanggaran luar biasa telah dilakukan KPPS dan PPS dengan modus manipulasi suara yang dicoblos warga. Anggota Komisi E DPRDSU ini mengakui, ketika penghitungan suara dilakukan, saksi-saksi tidak berada di tempat sehingga KPPS membacakan nama Caleg tertentu padahal bukan itu yang dicoblos masyarakat. "Vidionya viral kok. Masak orang coblos Caleg A, tapi KPPS menyebut Caleg B ? Ada apa ? Kita minta KPU/Bawaslu menggelar Pileg ulang di Kab Tapteng dan Kota Sibolga. Pihak-pihak yang terlibat melanggar aturan harus diproses sesuai hukum berlaku," pinta Juliski. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Dugaan Curang di Tapteng & Sibolga, Caleg DPRDSU Dapil Sumut IX Minta KPU Gelar Pemilu Ulang'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER