Minggu

26 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 23 April 2019 | 00:11 WIB

    Telah dibaca 129 kali

    OTT Money Politics di Kab Karo, Ketua FP-Hanura DPRDSU Imbau KPU Batalkan Suara Parpol sang Caleg

    Budiman Pardede
    Ketua FP-Hanura DPRDSU Toni Togatorop, SE, MM, saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin siang (22/4/2019). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Ketua FP-Hanura Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Toni Togatorop, SE, MM, mengimbau penegak hukum tidak memendam kasus OTT money politics yang terjadi di Kab Tanah Karo pasca-Pemilu, Senin malam (15/4/2019). Kendati kelak Caleg yang terindikasi money politics terpilih di DPRD Kab Tanah Karo, DPRDSU bahkan DPR RI, Toni berharap proses hukum tetap dilanjutkan bahkan KPU wajib membatalkan suara yang diperoleh Parpol.

    Ditemui www.MartabeSumut.com, Senin siang (22/4/2019) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Toni memastikan, penegakan hukum mutlak dilakukan agar rakyat sadar bahwa memilih seseorang tidak boleh diukur dengan uang. "Kayak bukan memilih wakil rakyat yang benar-benar dapat berjuang untuk kepentingan masyarakat. Pesta demokrasi itu kedaulatan tertinggi rakyat untuk menentukan nasib bangsa 5 tahun kedepan. OTT di Karo sangat mencederai rasa keadilan publik dan pelakunya adalah penjahat demokrasi. Kasusnya jangan dipendam, usut sampai ke akar-akarnya," tegas Toni. Legislator asal Dapil Sumut XI Kab Tanah Karo, Kab Dairi dan Kab Pakpak Barat ini menilai, kejahatan kriminal money politics berbahaya sekali bila dianggap remeh. Sebab, anak miskin serta anak soleh dipastikan tak bisa mengisi demokrasi secara jernih dan adil. "Orang miskin, pintar dan soleh pasti tetap tersisih akibat pelaku kejahatan money politics. Makanya tegakkan hukum melalui Gakkumdu, Panwaslu dan polisi. KPU harus benar-benar melakukan proses hukum dengan baik sesuai UU Pemilu," ingat Toni.

    Batalkan Suara Parpol

    Oleh sebab itu, Toni meminta penegak hukum tidak memendam persoalan OTT money politics di Kab Tanah Karo karena berpotensi menciptakan kejahatan serupa ditengah-tengah rakyat berdemokrasi. Ulah oknum Caleg yang menyuap rakyat dimintanya diproses tuntas dan KPU membatalkan suara yang diperoleh partai. Nah, ketika penegakan hukum diwujudkan, Toni pun meyakini praktik suap tidak terjadi lagi dikemudian hari. "Pemberian efek jera mutlak dilakukan bagi siapa saja Caleg yang menjalankan praktik money politics. Saya imbau KPU membatalkan suara Parpol dari Caleg yang terkena OTT," cetus Toni dengan nada tinggi, sembari menyesalkan, saat ini kasus OTT di Kab Karo dingin, tidak jelas dan seolah-olah dipeti-es-kan. Bagi Toni, bila kasus didiamkan, niscaya rakyat Sumut akan mempertanyakan kinerja penegak hukum. "Ada apa ini ? Apa ada persekongkolan antara polisi, Panwaslu dan Kejaksaan untuk melindungi kejahatan ? Harus segera dihukum agar rakyat tahu persoalan money politics di Kab Karo yg dilakukan Caleg Dapil Sumut XI dari Partai Gerindra. Mudah-mudahan kalo Caleg Gerindra itu diproses, tentu saja tidak merugikan suara rakyat yang diberikan kepada Caleg lain," tutup anggota Komisi B DPRDSU bidang perekonomian tersebut. Seperti diketahui, Polres Tanah Karo menangkap 2 Caleg Partai Gerindra pelaku money politics berikut barang bukti uang ratusan juta rupiah. Polres Tanah Karo mengamankan 5 orang pelaku money politics, Senin malam (15/4/2019). Dari kelima pelaku, diketahui 2 diantaranya merupakan Caleg DPRD Kab Karo dari Partai Gerindra. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'OTT Money Politics di Kab Karo, Ketua FP-Hanura DPRDSU Imbau KPU Batalkan Suara Parpol sang Caleg'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER