Selasa

18 Jun 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 12 April 2019 | 00:29 WIB

    Telah dibaca 107 kali

    Yusroh Hasibuan Terdakwa Pencemaran Nama Baik Kapoldasu Divonis 9 Bulan

    Rendi
    Muhammad Yusroh Hasibuan saat mendengarkan putusan Ketua Majelis Hakim Ulina Marbun di Ruang Cakra PN Kisaran, Kamis (11/4/2019). (Foto: Rendi/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Kisaran

     

    Muhammad Yusroh Hasibuan, terdakwa kasus pencemaran nama baik Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Agus Andrianto, menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis, Kamis (11/4/2019) di ruang utama Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kisaran.

    Dipimpin Ketua Majelis Hakim Ulina Marbun, Yusroh akhirnya divonis bersalah karena melanggar Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elekstronik. Yusroh disebut secara sah dan meyakinkan telah sengaja atau dalam keadaan sadar melakukan penghinaan terhadap jabatan seseorang. "Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Muhammad Yusroh Hasibuan dengan pidana penjara selama 9 bulan," ucap Ulina. Selanjutnya, Yusroh yang ditahan sejak 6 November 2018 akan tetap berada di dalam tahanan sesuai putusan pengadilan. Mendengar vonis tersebut, Yusroh yang dimintai pendapatnya oleh majelis hakim menyatakan pikir-pikir. Hal sama disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Batubara. "Kami pun pikir-pikir Yang Mulia," ucap JPU David. Seakan tak puas dengan vonis yang diterima, Yusroh berteriak tatkala hendak dibawa oleh petugas pengawal tahanan ke sel sementara di PN Kisaran. "Hidup rakyat," teriak Yusroh sambil mengepalkan tangan kanan ke atas.

     

    Penasehat Hukum Kecewa


    Sedangkan penasehat hukum Yusroh, Maswan Tamba, menyatakan kekecewaan atas vonis terhadap kliennya. Meskipun majelis hakim menjatuhkan hukuman Yusroh dibawah tuntutan awal JPU yaitu 1 tahun 6 bulan penjara. "Kami kecewa dengan vonis hari ini. Begitu juga kawan-kawan lain. Hukuman menandakan kalau Yusroh terbukti bersalah. Vonis menunjukkan bahwa melakukan kritik dianggap perbuatan salah. Pengadilan melalui majelis hakim hanya sebagai penyempurna kesalahan seseorang," sindir Maswan. Apalagi, lanjut Maswan, kritikan yang dilakukan Yusroh terhadap sebuah jabatan tidak bisa dipidana sama sekali. "Yusroh hanya melakukan upaya kritik terhadap Kapoldasu yang dinilai gagal memimpin Polda Sumut," cetusnya.

    Seperti diketahui, kasus Muhammad Yusroh Hasibuan bermula pada 27 September 2018 silam. Saat itu terdakwa Yusroh mengirim sejumlah foto-foto aksi unjukrasa yang dilakukan mahasiswa gabungan dari Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun. Pada intinya Yusroh mengecam tindakan represif oknum aparat kepolisian terhadap mahasiswa di Kota Medan. Yusroh mengirim kecaman ke grup percakapan Whatsapp Berita Batubara Online. Selanjutnya foto itu dikomentari salah seorang anggota grup dan bertanya: "dimana aksi itu dilakukan" ? Pertanyaan tersebut dijawab Yusroh dengan kalimat: "Siantar, Simalungun, GMNI, GMKI, HMI, Himmah, BEM dan lain-lain. Mengutuk tindakan represif oknum Polri. Copot Kapoldasu". Menurut keterangan ahli bahasa, kata "copot Kapoldasu" merupakan kalimat yang merendahkan nama baik seseorang terlebih orang tersebut merupakan pejabat yang seyogianya harus dihargai serta dihormati. (MS/RENDI)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Yusroh Hasibuan Terdakwa Pencemaran Nama Baik Kapoldasu Divonis 9 Bulan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER