Sabtu

23 Feb 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 28 Januari 2019 | 00:03 WIB

    Telah dibaca 206 kali

    Jelang Pemilu 2019, Syamsul Qodri Marpaung Ingatkan 4 Potensi Konflik di Kab Asahan

    Budiman Pardede
    Wakil Ketua Komisi E DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat siang (25/1/2019). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, mengingatkan aparat kepolisian mewaspadai potensi konflik yang rentan terjadi di Kab Asahan pasca-Pemilu 17 April 2019. Legislator asal Dapil Sumut V Kab Asahan, Kota Tanjungbalai dan Kab Batubara ini menilai, setidaknya ada 4 potensi konflik yang terindikasi muncul ke permukaan. Diantaranya konflik antar-Parpol, konflik internal Parpol dengan Caleg, konflik disebabkan gerakan teroris di Kec Air Joman Kab Asahan hingga bencana alam. Ke-4 potensi tersebut dinilainya rawan mengganggu keamanan dan kelancaran Pemilu 2019.

    Ditemui www.MartabeSumut.com di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat siang (25/1/2019), Syamsul Qodri mengatakan, dari 4 kerawanan itu, aksi teroris dan bencana alam merupakan potensi yang sangat urgen diantisipasi. Beberapa waktu lalu, singkap politisi PKS itu, muncul informasi berkembang seputar gerakan kelompok tertentu yang mulai menyebarkan paham radikal secara tersembunyi di Kec Air Joman. Syamsul Qodri khawatir, bila aparat kepolisian tidak cepat menyikapi, maka bukan mustahil berpotensi mengganggu pelakaanaan Pemilu 2019. "Saya sempat berbincang lama dengan Pak Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu pada Rabu 16 Januari 2019. Beliau membenarkan 4 potensi konflik khususnya gerakan radikal. Harus diwaspadai sebab kita tak pernah tahu kapan teroris beraksi dan dimana sasaran mereka," tegas Syamsul Qodri melalui saluran telepon.

    Potensi Bencana Alam

    Wakil Ketua Komisi E DPRDSU membidangi Kesra ini melanjutkan, bencana alam juga menjadi satu keniscayaan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Berkorelasi terhadap stabilitas serta kelancaran pengiriman logistik Pemilu ke berbagai wilayah. Dia mencontohkan, daerah Kec Sei Kepayang, Simpang Empat dan Setia Janji Kab Asahan tergolong rawan bencana. Air sungai disebutnya kerap meluap ke permukiman warga sehingga mengganggu aktivitas apapun. Begitu pula potensi bencana longsor di Kec Bandar Pulo dan Kec Bandar Pasir Mandoge. Artinya, terang Syamsul Qodri lagi, unsur penyelenggara Pemilu di Kab Asahan dan polisi selaku pengawal distribusi logistik bahkan penjaga keamanan saat hari "H" Pemilu, patut merumuskan langkah antisipatif atas keragaman situasi yang kemungkinan timbul. "Saya rasa potensi konflik gerakan teroris dan bencana alam yang urgen disikapi para pemangku kepentingan. Kalo soal konflik antar-Parpol dan konflik internal Parpol dengan Caleg, saya percaya bisa terkendali karena memiliki struktur yang jelas," yakinnya.

    Syamsul Qodri mengusulkan, unsur Linmas di TPS perlu pula dilatih maksimal agar dapat membantu keterbatasan personel Polres Asahan yang jumlahnya cuma sekira 800 orang. Menurut dia, Daftar pemilih Tetap (DPT) di Kab Asahan pada tahun 2014 sekira 600 ribu jiwa. Sedangkan jumlah warga Asahan diperkirakan mencapai 1 juta orang. "Pak Kapolres Asahan memberitahukan pada saya, TPS tergolong tidak rawan akan ditempatkan 1 polisi, TPS rawan 2 polisi dan TPS sangat rawan 3 polisi," ungkapnya. Bagi Syamsul Qodri, DPRDSU mengapresiasi ketegasan Kapolres Asahan dalam menunaikan tugas pengamanan Pemilu 2019 terutama menumpas pelaku dan sindikat peredaran/penyalahgunaan Narkoba. "Semoga mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja polisi. Kapolres juga meminta DPRDSU berkomunikasi dengan Kapolri terkait pembentukan polisi perairan di Kab Asahan. DPRDSU akan menemui Kapolri bersama Kapolres Asahan untuk menyampaikan hal tersebut. Sebab sekarang ini pintu masuk Narkoba marak dari jalur laut. Saya setuju dibentuk polisi perairan di Asahan," tutup Bakal Calon Bupati Asahan periode 2021-2026 itu. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Jelang Pemilu 2019, Syamsul Qodri Marpaung Ingatkan 4 Potensi Konflik di Kab Asahan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER