Minggu

24 Mar 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 30 Desember 2018 | 00:02 WIB

    Telah dibaca 130 kali

    Hadiri Natal Nasional 2018 di Medan, Jokowi Ingatkan Asset Bangsa Paling Besar adalah Persatuan

    Dekson H
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Natal Nasional 2018 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Jalan Willem Iskandar Medan, Sabtu (29/12/ 2018). (Foto: Ist)

    www.MartabeSumut.com, Medan


    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri perayaan Natal Nasional 2018 di Gedung Serbaguna Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Jalan Willem Iskandar Medan, Sabtu (29/12/ 2018) pukul 19.30 WIB. Dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan rakyat Indonesia tentang asset paling besar bangsa adalah persatuan.


    Pantauan www.MartabeSumut.com, sedikitnya ada sekira 10.000 umat Kristiani se-Indonesia sudah menunggu kehadiran Jokowi sejak sore hari. Jokowi tiba di lokasi sekira pukul 19.00 WIB didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menkum HAM yang juga Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2018 Yasonna Laoly, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jendera Tito Karnavian dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Tema Natal Nasional tahun 2018 adalah: Hidup dalam Hikmat, Nyata dalam Damai dan Menjadi Energi Kesatuan Bangsa. Jokowi terlihat mengenakan pakaian kemeja putih berlapis jas biru. Bahunya disemati Ulos warna cokelat. Tidak ketinggalan, topi sortali khas adat Batak Toba juga tersemat di kepala orang nomor satu Indonesia tersebut.


    Perbedaan Anugerah Tuhan


    Menurut Presiden Jokowi, perbedaan merupakan anugerah Tuhan untuk Indonesia. Tapi perbedaan bukan sumber perpecahan melainkan sumber kekuatan bangsa Indonesia. "Asset terbesar bangsa adalah persatuan. Asset bangsa adalah menjaga kerukunan. Kita melihat memang ada keragaman dan perbedaan, inilah anugerah," tegas Jokowi, sembari memastikan, Tuhan telah memberikan bangsa Indonesia rasa persaudaraan dan cinta kasih sehingga rasa itu harus melahirkan persatuan yang menjadi aset terbesar bangsa Indonesia. Jokowi percaya, persatuan merupakan kekuatan yang tak bisa dikalahkan oleh siapapun. Meski terdapat perbedaan suku, agama hingga bahasa, tapi Jokowi meyakini persatuan yang sangat kuat harus membuat semua warga negara bersaudara sebangsa se-tanah air. Oleh sebab itu, kata Jokowi lagi, seluruh masyarakat patut menjaga persatuan Indonesia dengan mensyukuri perbedaan dan saling menghormati. "Jaga terus persatuan, kita rawat terus, kita syukuri dengan saling menghormati dan saling menghargai. Saling membantu dan saling saling mengasihi," imbau Jokowi.


    Natal Harus Bawa Damai untuk Indonesia



    Pada sisi lain, Jokowi berharap Natal tak hanya mendatangkan kedamaian bagi umat Nasrani. Lebih dari itu, harus mendatangkan kedamaian bagi negara Indonesia. Kedamaian disebutnya wajib dijaga bersama dengan selalu berdoa dan tulus dalam bekerja. Jokowi menegaskan, perayaan Natal perlu melahirkan sukacita atas anugerah-anugerah yang telah diberikan Tuhan kepada bangsa Indonesia. Jokowi berpesan, masyarakat Indonesia patut mensyukuri perbedaan yang merupakan anugerah Tuhan. Cara mensyukuri dengan saling menghormati dan mengasihi. Sebelum mengakhiri sambutannya, Jokowi sempat membacakan 2 bait pantun. "Karena di mana ada Sirungguk, di situ ada Sitata. Di mana pun kita duduk, di situ selalu ada Tuhan Yang Maha Esa. Terletak di tanah batang ubi jadi tunas, terletak di tanah besi jadi karat. Selamat Natal tahun 2018 dan sekaligus saya mengucapkan selamat Tahun Baru 2019," cetus Jokowi, disambut tepuk tangan hadirin.

    Warga Elukan Nama Jokowi, Edy Rahmyadi Disoraki Huuuu

    Masih pengamatan di lokasi, kehadiran Jokowi disambut antusias oleh ribuan undangan. Semuanya histeris meneriakkan "Jokowi, Jokowi, Jokowi, Jokowi" tatkala Presiden Jokowi berjalan dari pintu masuk dan melintasi undangan yang ada di gedung tempat kegiatan. Warga berdiri berkerumun dan berkeinginan menyalami Jokowi sekaligus berfoto bersama Presiden. Cukup lama pemandangan bersalaman antara Jokowi dan warga hingga akhirnya Jokowi bisa sampai ke tempat duduk. Uniknya lagi, tatkala Ketua Panitia Natal atau Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan sambutan, dia menyebut nama semua pejabat yang datang. Dimulai dari Presiden Jokowi dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Nah, saat Yasonna menyebut nama Jokowi, warga langsung bersorak-sorak dan bertepuk tangan mengelukan. Sedangkan ketika Yasonna menyapa nama Gubernur Edy Rahmayadi, undangan justru melepaskan jeritan "huuuu... huuu". (MS/DEKS)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Hadiri Natal Nasional 2018 di Medan, Jokowi Ingatkan Asset Bangsa Paling Besar adalah Persatuan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER