Sabtu

20 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 24 Desember 2018 | 15:16 WIB

    Telah dibaca 162 kali

    Evakuasi Korban Tsunami Selat Sunda Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka & 57 Hilang

    Dekson H
    Tim evakuasi terus bekerja pasca-tsunami menerjang pesisir pantai Selat Sunda menerjang, Sabtu malam (22/12/2018). (Courtesy BNPB)

    www.MartabeSumut.com, Selat Sunda

     

    Penanganan darurat terus dilakukan di daerah yang terdampak tsunami di Selat Sunda. Prioritas penanganan darurat saat ini adalah koordinasi, evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban, pelayanan kesehatan, penanganan pengungsi hingga perbaikan darurat sarana prasarana yang rusak.


    Keterangan Pers diterima www.MartabeSumut.com dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin pagi (24/12/2018), mengatakan, data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga (24/12/2018 pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi. "Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak," katanya melalui saluran pesan WhatsApp.

     

    Lima Kabupaten Terdampak

     

    Sutopo menjelaskan, korban dan kerusakan akibat tsunami terdapat pada 5 kabupaten yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran. "Jadi wilayah di Provinsi Banten dan Lampung yang berada di Selat Sunda. Daerah pesisir di Kabupaten Pandeglang adalah daerah yang paling banyak jumlah korban dan kerusakannya dibandingkan daerah lain," ucapnya, sembari memastikan, kemungkinan data korban dan kerusakan masih akan bertambah mengingat belum semua berhasil didata. Menurut dia, pendataan masih dilakukan oleh petugas. Dari 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang  tersebar di 5 kabupaten terdampak. Diantaranya: Kabupaten Pandeglang tercatat korban 207 orang meninggal dunia, 755 orang luka-luka, 7 orang hilang, dan 11.453 orang mengungsi. Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 hotel dan vila rusak, 60 warung makan dan toko rusak, 350 perahu/kapal rusak, dan 71 unit kendaraan rusak.


    Dia menyebut, daerah pesisir di sepanjang pantai dari Pantai Carita, Pantai Panimbang, Pantai Teluk Lada, Sumur, dan Tanjung Lesung, merupakan wilayah yang paling banyak mengalami kerusakan. Sedikitnya 10 kecamatan di Pandeglang terdampak dari terjangan tsunami. Korban paling banyak ditemukan di Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel Tanjung Lesung dan Kampung Sambolo. Di Kabupaten Serang, ungkapnya lagi, tercatat 12 orang meninggal dunia, 30 orang luka-luka dan 28 orang hilang. Kerusakan fisik masih dalam pendataan. Sedangkan di Kabupaten Lampung Selatan tercatat 60 orang meninggal dunia, 230 orang luka-luka, 22 orang hilang dan 30 unit rumah rusak berat. Kemudian di Kabupaten Tanggamus terdapat 1 orang meninggal dunia, 4 rumah rusak berat dan 70 perahu rusak. "Di Kabupaten Pesawaran tercatat 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka, 231 orang mengungsi, 134 rumah rusak dan 14 perahu rusak," tegasnya.


    Ribuan Personel Gabungan Tanggap Darurat


    Pada sisi lain, lanjut Sutopo lebih jauh, ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, BNPB, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian ESDM, BPBD, SKPD, NGO, relawan dan masyarakat lainnya melakukan penanganan darurat. Kepala Daerah langsung memimpin  penanganan darurat di daerah masing-masing. Tujuan utamnya melakukan evakuasi, pencarian serta penyelamatan korban. Sutopo menduga, masih ada korban yang berada di bawah reruntuhan bangunan/material yang dihanyutkan tsunami. "Pos kesehatan, dapur umum, dan pengungsian didirikan di beberapa tempat. Bantuan logistik terus disalurkan," ujarnya. Untuk alat evakuasi, Sutopo menyatakan telah dikerahkan alat berat 7 unit excavator, 12 unit dump truck dan 2 unit loader. Sementara dalam mobilisasi ke lokasi bencana diantaranya 1 unit excavator, 1 dozer, 1 loader, 1 grader, 2 tronton, dan 4 dump truck. "Panjang dan luasan daerah terdampak memerlukan tambahan alat berat dan personil untuk membantu evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban," harap Sutopo. (MS/DEKS)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Evakuasi Korban Tsunami Selat Sunda Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka & 57 Hilang'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER