Minggu

16 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 2 Desember 2018 | 00:00 WIB

    Telah dibaca 92 kali

    Disnaker Ingatkan Pengusaha di Sumut Patuhi UU No 13/2003, Beri Upah Sesuai UMK..!

    Budiman Pardede
    Kabid Perlindungan Tenaga Kerja Disnaker Sumut Fransisco Bangun. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

    Kabid Perlindungan Tenaga Kerja Disnaker Sumut Fransisco Bangun mengingatkan pengusaha dan perusahaan swasta apapun yang ada di Provinsi Sumut agar mematuhi Pasal 89-90 UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Pasal itu disebutnya mewajibkan pengusaha tidak boleh memberi upah lebih rendah dari UMK. "Hak-hak normatif pekerja tolong dihormati. Baik upah sesuai UMK, hak lembur, cuti, THR dan sejenisnya ," imbau Fransisco, saat memediasi konflik antara pekerja dan manajemen PTPN IV, Selasa siang (27/11/2018) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Jalan Imam Bonjol Medan.

    Pengamatan www.MartabeSumut.com, di hadapan beberapa anggota Komisi E DPRDSU, pekerja PTPN IV dan GM IV PTPN IV Edy Usman, Fransisco secara lantang membeberkan pula konsiderans UU No 24/2011 tentang BPJS Ketenagakerjaan yang wajib dipatuhi pengusaha. Menurut Fransisco, UU tersebut memerintahkan perusahaan mendaftarkan kepesertaan seluruh pekerja. "Di perkebunan ini memang kadang-kadang pakai sistem target, kadang juga borongan. Kasus-kasus tenaga kerja Sumut 95 persen berhasil kami mediasi bersama Komisi E DPRDSU. Mengenai upah, janganlah ada lagi perusahaan membuat dibawah ketentuan UMK. PTPN IV kan perusahaan besar milik negara. Ikutkan dong semua pekerja masuk BPJS. Berikan jaminan sosial, jaminan kematian bahkan jaminan pensiun hari tua," ingatnya.

    Jangan Hanya Manis di Bibir

    Sementara itu, anggota Komisi E DPRDSU H Zulfikar menilai, janji PTPN IV dan perusahaan apapun jangan hanya manis di bibir. "Kapan dibereskan ? Apa benar bapak yang hadir sekarang bisa memutus atau menunggu kebijakan pusat ? PTPN ini kan masih feodal. Vendor dan manajemen terindikasi akal-akalan sebab biasanya mereka berkawan," sindir Zulfikar. Dia meminta masalah hak-hak pekerja diselesaikan kalau memang punya niat baik. Apalagi PTPN IV diyakininya tergolong paling sehat. "Masak kasih gaji pekerja dibawah UMK ? Cukuplah PTPN II yang kurang sehat dan banyak hutang. Kasihan kita sama saudara kita dapat gaji Rp. 20 ribu/hari. Fungsi pengawasan Disnaker ya jalankan-lah. Negara harus hadir selaku eksekutif. Edy Usman menyahuti, pihaknya segera koordinasi dengan Disnaker Sumut. "Prinsipnya formula ini bakal kami uji. Beri kami waktu 2 bulan membereskan masalah," janji Edy. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER