Minggu

16 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 21 November 2018 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 149 kali

    DPRDSU Usulkan Peningkatan Jalan Medan-Berastagi ke Pusat, PUPR Belum Garansi Skenario Jalan Tol

    Budiman Pardede
    Komisi D DPRDSU menemui pejabat Kementerian PUPR di Jakarta membahas peningkatan Jalan Medan - Berastagi, Kamis siang (15/11/2018). (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) menemui pejabat Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta membahas peningkatan Jalan Medan - Berastagi, Kamis siang (15/11/2018). Hadir dalam kesempatan itu anggota Komisi D DPRDSU seperti H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, Leonard S Samosir, Yantoni Purba, Baskami Ginting, Fahrizal E Nasution dan beberapa anggota Komisi D lain.

     

    Kepada www.MartabeSumut.com, Selasa siang (20/11/2018), anggota Komisi D DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, menjelaskan, saat pertemuan ada 3 skenario yang disampaikan. Pertama, pembangunan jalan tol termasuk pemotongan jarak jalan seperti kelok 9 di Sumbar. Kedua, perawatan jalan eksisting dengan anggaran sekira Rp. 500 M. Ketiga, pemindahan jalur dari beberapa arah dengan titik temu di Sibolangit dan Sembahe. Menurut Syamsul Qodri, pihak Kementerian PUPR lebih memilih skenario kedua sebab skenario pertama butuh anggaran besar sekira Rp. 4,5 Triliun untuk bangunan fisik saja alias selain biaya pembebasan lahan. "Kalo jalan tol dan pemotongan jarak seperti kelok 9 mereka masih pesimis bisa dilakukan dalam waktu dekat. Alasannya keterbatasan dana serta belum ada kajian matang. Apalagi permintaan serupa banyak disampaikan daerah lain," ucap Syamsul Qodri melalui saluran telepon, sembari menambahkan, PUPR menilai Sumut termasuk wilayah yang sangat sulit dalam hal pembebasan lahan.

     

    Nilai Ekonomis Jalan Tol

     

    Pada sisi lain, lanjut Syamsul Qodri, pejabat PUPR mempertanyakan pula nilai ekonomis jalan tol dan kajian tentang populasi kendaraan yang melintasi rute Medan - Berastagi. Sebab bila jalan tol dibangun, bisa saja load kendaraan masuk ke ruas tol sangat kecil lantaran melintasi jalur alternatif. Artinya, secara ekonomis harus dapat dilihat besaran anggaran untuk pengembalian dana pembangunan yang telah dikeluarkan. "Perlu diasumsikan bahwa kendaraan yang melintas tidak semuanya masuk jalan tol. PUPR belum berani garansi pembangunan jalan tol Medan - Berastagi Rp. 4,5 T," terangnya. Tapi bila pembenahan jalan eksisting, timpal politisi PKS ini lagi, PUPR lebih setuju karena anggarannya sekira Rp. 500 Miliar. Meliputi kegiatan peningkatan, perawatan, pwmbuatan tebing jalan hingga perbaikan. Bagi dia, pihak PUPR lebih sepakat dengan skenario kedua memaksimalkan dulu peningkatan jalan eksisting. "Jadi belum bisa dibangun tol atau pemotongan jarak seperti kelok 9 Sumbar. Sedangkan alternatif ketiga lemah. Yaitu memindahkan jalur dari beberapa arah namun tetap bertemu di Sibolangit dan Sembahe," akunya. Terhadap pejabat Kementerian PUPR, Legislator asal Dapil Sumut V Kab Asahan, Kota Tanjungbalai dan Kab Batubara itu pun mengaku menyampaikan harapan warga Sumut dan Komisi D DPRDSU atas ekspektasi tinggi peningkatan ruas Medan - Berastagi berbentuk jalan tol dan pemotongan jarak seperti kelok 9 Sumbar. "Kalo memag gak bisa, kita sarankan supaya dimasukkan dalam program Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT)," tutup Syamsul Qodri Marpaung. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER