Sabtu

17 Nov 2018

Pengunjung Hari Ini : 598,   Bulan Ini : 56.406
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 7 November 2018 | 00:00 WIB

    Telah dibaca 167 kali

    Warga Bumi Asri Medan Datangi DPRDSU, Tuntut Solusi Banjir & Sesalkan Alih Fungsi Fasilitas Umum

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU H Arfan Maksum Nasution, SH (3 dari kiri) menerima aspirasi warga Perumahan Bumi Asri Helvetia Medan, Selasa siang (6/11/2018). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Warga Komolek Bumi Asri Medan Helvetia mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU), Selasa (6/11/2018) pukul 11.00 WIB. Mereka meminta DPRDSU mencarikan solusi atas musibah banjir yang kerap melanda Komplek Bumi Asri kurun 10 tahun terakhir. Disamping itu, warga juga menyesalkan alih fungsi lahan fasilitas umum di Komplek Bumi Asri dari lapangan bola menjadi kawasan komersial water park.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, warga Bumi Asri yang datang diantaranya: Mhd Zaim Madjid (Ketua BKMAL Muhajirin), Miswar Achdar, Jailani R,  Zainuddin Nasution dan Syamsurizul A Bispo. Kehadiran warga disambut anggota DPRDSU H Arfan Maksum Nasution, SH. "Kami minta bantuan DPRDSU mengatasi banjir di Komplek Bumi Asri Kel Cinta Damai Kec Helvetia," ucap Madjid. Sedangkan Jailani menegaskan, tatkala hujan, banjir di Komplek Bumi Asri semakin tak terkendali khususnya di Blok G. "Sangat riskan sekali. Bahkan di sebelah Blok G ada parit-parit besar yang dihuni warga dengan membangun dapur-dapur. Kami jadi sulit membuat lobang pembuangan air," keluhnya. Zainuddin Nasution menambahkan, sudah saatnya warga Komplek Bumi Asri mengelola sendiri masalah-masalah umum seperti kebersihan dan keamanan.

     

    Dibawa ke Banmus DPRDSU

     

    Menanggapi aspirasi tersebut, anggota DPRDSU H Arfan Maksum Nasution, SH, memberi apresiasi atas aspirasi warga. Arfan mengaku, Komisi D DPRDSU telah membahas masalah banjir Kota Medan dan Perumahan Citra Wisata Johor pada Senin (5/11/2018). "Permohonan warga Bumi Asri segera kami tindaklanjuti. Nanti masalah ini kami bawa ke rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRDSU untuk penjadwalan RDP bersama Komisi D," tegas Arfan. Politisi Partai Demokrat itu memastikan, pihaknya juga bakal memanggil PT Asri Catur Karya Cipta selaku pengelola Komplek Bumi Asri. Bagi Legislator asal Dapil Sumut II Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Baru, Medan Petisah, Medan Polonia, Medan Maimoon dan Medan Johor tersebut, selain banjir kurun10 tahun terakhir, fasilitas umum di Komplek Bumi Asri juga telah sampai ke ranah hukum karena alih fungsi lapangan bola jadi water park.

     

    Warga Menang Gugat Pengelola Bumi Asri

     

    Masih di gedung DPRDSU, www.MartabeSumut.com mengkonfirmasi warga Komplek Bumi Asri Syamsurizul A Bispo dan Zainuddin Nasution, terkait alih fungsi fasilitas umum lapangan bola menjadi water park. Menurut Bispo, Komplek Bumi Asri telah berdiri sekira 24 tahun dilengkapi fasilitas umum seperti lapangan bola, kolam renang dan lapangan tennis. Namun sedari 2008, timpal Zainuddin lagi, secara sepihak pengelola membangun bisnis komersial water park di areal lapangan bola. Sementara kolam renang dan lapangan tennis masih tersedia. "Tahun 2010, saya dan 10 perwakilan warga Bumi Asri menggugat PT Asri Catur Karya Cipta. Tahun 2016 Mahkamah Agung RI memutuskan kami menang namun sampai sekarang belum dieksekusi. Kita sesalkan water park yang sudah selesai dibangun itu tanpa IMB dan menggusur fasilitas umum," geram Zainuddin Nasution. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER