Sabtu

17 Nov 2018

Pengunjung Hari Ini : 408,   Bulan Ini : 56.216
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 21 Oktober 2018 | 13:55 WIB

    Telah dibaca 115 kali

    Ijazah 3 eks Satpam Yuki Simpang Raya Ditahan, DPRDSU Sinyalir Pelanggaran Aturan

    Budiman Pardede
    Ketua Komisi E DPRDSU Dahril Siregar saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Dahril Siregar mengatakan, penahanan ijazah 3 eks Satpam Yuki Simpang Raya yang sudah resign (mengundurkan diri) mengindikasikan ada praktik pelanggaran aturan dan merugikan pekerja. Dalam waktu dekat, Dahril berjanji inspeksi mendadak melihat kondisi tenaga kerja. Kemudian bicara dengan manajemen kawasan perbelanjaan, perdagangan, jajanan serta area permainan anak beralamat di Jalan SM Raja tersebut.

     

    Kepada www.MartabeSumut.com, Kamis kemarin di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Dahril menegaskan, kuat indikasi telah terjadi aktivitas pemerasan terhadap karyawan/pekerja Yuki yang telah dipecat/mengundurkan diri. "Bisa saja banyak pelanggaran dilakukan mereka. Buktinya manajemen Yuki gak berani hadir saat Komisi E DPRDSU RDP pada 8 Oktober 2018," tegas Dahril melalui saluran telepon. Politisi Partai Demokrat itu merinci, pelanggaran aturan kemungkinan dilakukan manajemen tatkala membuat lowongan kerja (loker) secara terbuka di depan Mall, saat menerima loker, pembuatan kontrak kerja, sistem training, gaji dibawah UMK hingga penahanan ijazah. Termasuk kewajiban perusahan yang tidak memenuhi hak karyawan. "Saya rasa dapat dipidanakan," yakinnya. 

     

    DPRDSU Sesalkan Manajemen Yuki

     

    Ketika manajemen Yuki Simpang Raya diundang RDP ke Komisi E DPRDSU, Dahril pun menyesalkan pimpinan tidak hadir melainkan hanya mengutus staf yang justru tidak bisa mengambil keputusan. Menurut dia, karyawan seharusnya dilindungi sesuai UU Tenaga Kerja. "Kenapa masih saja banyak perusahaan nakal dan melanggar hak-hak normatif ? Janganlah menzolimi dan merampas hak-hak orang lain. Harusnya tenaga kerja dipandang sebagai aset berharga. Bukan malah diperas dan sekadar dimanfaatkan sesukanya," geram Dahril dengan nada tinggi.

     

    Bagi Dahril, bila masalah 3 eks Satpam Yuki diselesaikan manajemen, maka Komisi E DPRDSU tidak akan memanggil RDP lagi. Namun bila diacuhkan, Dahril memastikan DPRDSU bakal turun meninjau Yuki Simpang Raya sekaligus menjadwal ulang RDP. "Upah mereka saja dibawah UMK. Itu jelas melanggar aturan dan bisa dipidanakan. Ini baru yang terungkap. Bukan mustahil sudah banyak jadi korban selama ini," ujarnya. Apalagi, Dahril mengaku sering dapat cerita seputar dugaan pemerasan, upah dibawah UMK hingga tidak adanya jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan di lingkungan operasional Yuki Simpang Raya. "Komisi E DPRDSU akan melakukan inspeksi mendadak ke Yuki. Kita jadwalkan akhir Oktober 2018. Kapan persisnya, ya gak mungkin disampaikan. Kami risau dan resah mendengar masalah begini kerap dilakukan manajemen Yuki Simpang Raya terhadap karyawannya," tutup Dahril Siregar. 

     

    Seperti diberitakan www.MartabeSumut.com sebelumnya, 3 eks Satpam Supermarket Yuki Simpang Raya, Darvin Sihombing(23), Irfan Sirait (19) dan Haidul Hafki Manurung (17), mengadukan nasib ke Komisi E DPRDSU, Senin siang (8/10/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Bukan apa-apa, setelah mundur bekerja dari Yuki Simpang Raya Jalan SM Raja sejak 7 September 2018, ketiganya tak bisa mengambil ijazah SMA/SMK karena merasa diperas harus bayar Rp. 10 juta. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER