Senin

22 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.064,   Bulan Ini : 59.735
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 12 Oktober 2018 | 00:02 WIB

    Telah dibaca 99 kali

    Soal 4 Tsk Dugaan Kasus Korupsi Tugu Mejuah-Juah, Astrayuda Bangun Sebut Hak Penegak Hukum

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU Ir Astrayuda Bangun saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto Dok: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) asal Dapil Sumut XI Kab Tanah Karo, Kab Dairi dan Kab Pakpak Barat, Ir Astrayuda Bangun, mengatakan, dugaan korupsi pembangunan Tugu Mejuah-juah senilai Rp. 679.573.000 yang ditampung pada APBD Karo Tahun Anggaran (TA) 2016, jangan dijadikan alat untuk membuat orang tidak nyaman bekerja. Sementara pihak eksekutif harus melihat kasus sebagai dorongan supaya seluruh OPD/SKPD-nya bekerja secara benar. "Kalau benar kan tidak perlu ada yang ditakutkan ? Ditahan atau tidak ke-4 Tersangka (Tsk), hanya penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Karo yang berhak memutuskan," ucap Astrayuda kepada www.MartabeSumut.com, Kamis siang (11/10/2018) melalui saluran telepon.

     

    Politisi Partai Gerindra ini menilai, ada yang perlu dibuka terang benderang terkait pernyataan penasihat hukum tersangka yang menegaskan tidak ada kerugian negara dan sudah diaudit oleh BPK. Sementara Kasie Pidsus Kejari Tanah Karo Dapot Manurung juatru menemukan kerugian negara hasil audit BPK RI Perwakilan Sumatera Utara dengan total sekira Rp. 607 juta dan telah dikembalikan ke kas daerah Rp. 423 juta. Artinya, ucap Astrayuda, perbedaan keterangan tersebut patut diselesaikan melalui meja pengadilan. "Pada prinsipnya siapa saja kan punya hak yang sama di depan hukum. Pihak Kejaksaan juga saya fikir pasti memiliki alat bukti cukup untuk membuat status hukum tersangka. Dijalani saja proses hukum. Hanya saja pesan saya, hukum jangan dijadikan alat untuk membuat orang tidak nyaman bekerja," ingatnya. Bila ada yang meminta ke-4 Tsk ditahan, Astrayuda justru bertanya balik apa kepentingannya. "Lha, kepentingan ditahan apa? Apakah mereka melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan tidak kooperatif," ingatnya bertanya. Kalau proses hukum didesak-desak, Astrayuda malah curiga ada sesuatu yang kurang beres. Dia mengimbau berbagai pihak agar membiarkan proses hukum berjalan normal. "Andaikan ke-4 Tsk kooperatif, maka usulan penahanan merupakan tindakan yang terlalu jauh. Semua kembali kepada kewenangan yang dimiliki para penegak hukum. Apakah layak atau tidak mereka ditahan, silahkan saja," cetus anggota Komisi C DPRDSU bidang keuangan itu.


    Penyidik Kejari Geledah Kantor BPKAD Karo

     

    Seperti diketahui, Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Karo menggeledah kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karo, Senin (8/10/2018). Penggeledahan terkait dugaan korupsi pembangunan Tugu Mejuah-juah senilai Rp. 679.573.000 yang ditampung APBD Karo Tahun Anggaran (TA) 2016. Kejari Karo pun telah menetapkan 4 Tsk. Diantaranya Chandra Tarigan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) semasa menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan/Pertamanan dan sekarang menjabat Kepala Dinas Tarukim Karo. Kemudian Radius Tarigan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ir Edi Perin Sebayang (rekanan dan pelaksana kegiatan) serta Roy Hefry Simorangkir selaku pemilik/direktur CV Askonas Konstruksi Utama (AKU). (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER