Senin

22 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 1.840,   Bulan Ini : 59.511
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 21 September 2018 | 00:07 WIB

    Telah dibaca 103 kali

    Proyek Pembangunan RSUD Aek Kanopan Mangkrak, Zeira Salim Ingatkan Ketua DPRD Labura 3 Tupoksi

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU Zeira Salim Ritonga, SE, saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto Dok : www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan


    Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Zeira Salim Ritonga, SE, mengingatkan Ketua DPRD Kab Labura Ali Tambunan agar memahami 3 fungsi legislatif sebagai pengawas, penyusun anggaran dan pembuat peraturan. Menurut Zeira, kendati dana proyek pembangunan RSUD Aek Kanopan bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) tahun 2013 senilai Rp. 21.303.250.000 dan dikerjakan PT Putra Dolok Mandiri, toh berdasarkan temuan BPKP atas kerugian negara sebesar Rp. 681.519.354, itu bisa ditindaklanjuti DPRD Kab Labura sesuai 3 tupoksi.

     

    Politisi PKB Sumut ini menhatakan, sudah seyogianya DPRD Labura mendorong pihak-pihak terkait di daerah dalam mengambil langkah pengawasan terpadu karena pembangunan RSUD Aek Kanopan memang tidak memiliki manfaat bagi rakyat Labura. "Bukan dalam temuan, namun DPRD Labura sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan. Seharusnya Ketua DPRD Labura mempertanyakan serta mengusut proses perencanaan/pelaksanaan proyek. Kenapa tak kunjung selesai sampai sekarang," heran Zeira kepada www.MartabeSumut.com, Kamis siang (20/9/2018). Melalui saluran telepon, Legislator asal Dapil Sumut VI Kab Labura, Kab Labusel dan Kab Labuhan Batu itu memastikan, hampir 10 tahun bangunan proyek tidak selesai sehingga terkesan menghambur-hamburkan anggaran.


    Padahal, puluhan miliar uang rakyat telah dikeluarkan untuk bangunan proyek tapi hingga kini tidak memberikan manfaat. "Masih banyak kewajiban Pemkab Labura dalam hal memperbaiki infrastruktur publik," ujarnya. Zeira mencontohkan, jalan-jalan di pedesaan dan kecamatan Kab Labura cukup banyak sebatas tanah. Ketika hari hujan, ungkap Zeira, sangat tidak layak untuk dilintasi. Sehingga menghambat pertumbuhan perekonomian masyarakat Labura sendiri. Oleh karenanya, simpul Zeira lagi, Ketua DPRD Labura harus proaktif menjalankan 3 tupoksi dan tidak menunggu. "Berpihaklah kepada rakyat. Jangan menunggu. APBD harus mampu mensejahterakan rakyat Labura," tutup Zeira diplomatis. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER