Rabu

12 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 17 September 2018 | 00:04 WIB

    Telah dibaca 133 kali

    Ganti Rugi Lahan Tower SUTET Bermasalah, DPRDSU Imbau PLN Jangan Pakai Preman Intimidasi Warga

    Budiman Pardede
    Komisi D DPRDDSU RDP bersama PLN Sumut dan warga Kab Sergai yang terdampak tower SUTET, Rabu siang (12/9/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Pembangunan proyek Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) PT PLN Sumut di Dusun IV Desa Bah Sidua-dua Kec Serba Jadi Kab Sergai menyisakan persoalan ganti rugi lahan milik warga setempat. Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) mengingatkan PT PLN menyelesaikan secara bijak dengan tidak mengintimidasi warga memakai Polri, Ormas bahkan preman-preman.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com saat Komisi D DPRDSU menggelar RDP membahas masalah tersebut, Rabu siang (12/9/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, warga Desa Bah Sidua-dua, Mulyadi Bangun Purba, membeberkan masalah ganti rugi yang tak kunjung beres dan sudah digugat secara hukum. Sejak proyek SUTET dimulai tahun 2008, kata Purba, beberapa pejabat PLN telah datang bernegosiasi namun tidak kunjung ada penyelesaian. Anehnya lagi, walau tanpa kesepakatan, PLN tetap saja membangun tapak tower dan jaringan kabel-kabel. "Dari awal pekerjaan mereka dikawal polisi. Serimg pula datang orang pakai baju Ormas dan preman-preman. Kami masih berperkara, kenapa PLN terus membangun," keluhnya, sembari menyatakan, tanahnya yang terkena dampak SUTET seluas 3.326,25 meter persegi dan sudah berdiri 1 tiang dan 1 jalur kabel.  "Saya gak melakukan perlawanan walau diintimidasi oknum polisi, Ormas dan preman. Tuntutan kami sekira Rp. 1 M," ujarnya.

     

    2.113 Meter yang Terdampak

     

    Menanggapi hal tersebut, pejabat PT PLN Sumut, Ridwan, mengaku telah menurunkan Staf PLN door to door menyelesaikan. Pendataan disebutnya dilakukan setelah tower berdiri. "Kami sangka sudah selesai dan tak bermasalah lagi. Data pengukuran kami, 2.113 meter persegi lahan yang terdampak," terangnya, seraya menambahkan, ganti rugi yang diberikan kepada Mulyadi Bangun Purba sebesar Rp. 222.682.000 sudah sesuai perhitungan tim appresial independen. Menurut dia, uang ganti rugi bersifat konsinyasi dan telah dititip ke pengadilan. "Karena masalah ini sudah masuk ranah hukum, maka kami tidak bisa intervensi negosiasi jumlah ganti rugi," aku Ridwan. Soal keberadaan aparat Polri, Ridwan menegaskan memang PT PLN meminta secara resmi pengawalan kepada Polres Sergai. 

     

    Beberapa anggota Komisi D DPRDSU menilai, sangat tidak lazim PLN memakai aparat, OKP, preman-preman apalagi diduga mengintimidasi warga. Burhanuddin Siregar, misalnya. Politisi PKS itu secara lantang menolak aktivitas OKP yang arogan. "Pasti saya maki-maki. Saya juga orang OKP, tapi saya gak suka lihat OKP arogan dan mengintimidasi masyarakat," cetusnya. Burhanuddin pun meminta PLN Sumut bijaksana. Tidak memakai OKP dan preman dalam aktivitas proyek pembangunan. "Paling gak suka saya OKP bergaya preman. Kita mintalah Gubsu Efy Rahmayadi membersihkan premanisme berkedok OKP di Sumut ini," imbaunya. Sedangkan H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, menyerukan Komisi D DPRDSU turun meninjau lokasi proyek SUTET tersebut. "Kita bawa BPN untuk mengukur ulang lahan. Sebab hampir 1.000 meter persegi selisih lahan," singkapnya. (Bu


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER