Rabu

14 Nov 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.794,   Bulan Ini : 45.975
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 27 Agustus 2018 | 00:02 WIB

    Telah dibaca 250 kali

    Mekanisme Tak Jelas, Astrayuda Bangun Pertanyakan Kemana Saja Dana BKP Sumut 2017 Rp. 500 M

    Budiman Pardede
    Anggota Komisi C DPRDSU Ir Astrayuda Bangun saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Ir Astrayuda Bangun mempertanyakan mekanisme pengusulan dan penentuan wilayah untuk pengguliran dana Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) terhadap 33 kab/kota di Provinsi Sumut setiap tahun. Politisi Partai Gerindra ini mensinyalir, tidak jelasnya mekanisme pengusulan membuat posisi 100 anggota DPRDSU kerap kesulitan merealisasikan aspirasi rakyat yang ditampung melalui agenda Reses dan Kunjungan Kerja (Kunker).

     

    Kepada www.MartabeSumut.com, Jumat siang (24/8/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Astrayuda mengungkapkan, banyak sekali BKP yang diusulkan DPRDSU tidak membuahkan hasil. Padahal, tahun 2017 Pemprovsu merealisasikan dana BKP Rp. 500 Miliar ke kab/kota. Faktanya, lanjut anggota Komisi C membidangi keuangan itu lagi, BKP yang ditampung Dewan dari daerah pemilihan tidak semua diakomodasi sehingga menimbulkan tanda tanya masyarakat yang menyampaikan aspirasi kepada DPRDSU. "Gak jelas mekanisme BKP Sumut ini. APBD tahun 2017 ditampung BKP Rp. 500 Miliar untuk kab/kota Sumut, tapi kita gak tahu diman uang itu dan kemana saja disalurkan. Kenapa banyak BKP anggota Dewan yang tidak ditampung," sesal Astrayuda dengan nada tinggi.

     

    Daerah Mana yang Dapat BKP ?

     

    Legislator asal Dapil Sumut XI Kab Karo, Kab Pakpak Barat dan Kab Dairi ini juga minta penjelasan daerah mana saja pemilik BKP Rp. 500 Miliar dan siapa yang mengusulkan. Menurut dia, kuat dugaan BKP tersebut diusulkan Pemkab/Pemko di Sumut atau bukan mustahil inisiatif Pemprovsu sendiri. Artinya, timpal Astrayuda lagi, mekanisme pengusulan BKP yang tidak jelas telah merugikan kapasitas dan fungsi institusi DPRDSU selaku penyusun/pembuat anggaran daerah. Bila Pemprovsu bisa sepihak memberikan langsung kepada Pemkab dan Pemko, Astrayuda menyatakan DPRDSU tidak perlu lagi Reses dan Kunker menyerap aspirasi rakyat. Akibatnya, anggota Dewan sering dianggap pembohong oleh masyarakat konstituen di Dapil. "Warga heran, bingung, kesal dan bertanya kepada kita lantaran aspirasi mereka tak terakomodasi. Kita disebut bohong atau dianggap tidak menyampaikan ke Pemprovsu. Padahal Pemprovsu yang tidak terbuka soal mekanisme BKP," kesal Astrayuda. Terpisah, www.MartabeSumut.com mencoba menghubungi ponsel Sekda Provsu Hj Sabrina, Jumat sore (24/8/2018). Namun sayang, kendati sudah 3 kali ditelepon, yang terdengar hanya nada panggil alias tidak diangkat. Sementara saat dikonfirmasi melalui jejaring pesan WhatsApp, Sabrina tetap tidak memberi respon apapun sampai sekarang. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER