Rabu

14 Nov 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.726,   Bulan Ini : 45.907
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 26 Agustus 2018 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 212 kali

    Empat Tahanan Polsek Patumbak Kabur, Syamsul Qodri: Kado Buat Kapoldasu & Wakapoldasu yang Baru

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto Dok: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, tersenyum kecut. Iba mendengar informasi seputar kaburnya 4 tahanan Narkotik dari Polsek Patumbak, Kamis dini hari (23/8/2018). Saking ibanya, Syamsul Qodri menyindirnya dengan mengucapkan selamat kepada anggota Polri di wilayah hukum Poldasu.


    Dikonfirmasi www.MartabeSumut.com Sabtu siang (25/8/3018), politisi PKS ini menyatakan, peristiwa 4 tahanan kabur merupakan "kado spesial" untuk Kapoldasu Brigjen Agus Andrianto dan Wakapoldasu Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto yang baru menjabat. "Selamat, bravo. Saya rasa jadi kado-lah buat Pak Kapoldasu dan Pak Wakapoldasu. Kesal pun kita gak ada artinya. Mending ucapin selamat aja deh. Apalagi peristiwa ginian sudah sering terjadi di Sumut," sindir Syamsul Qodri tak henti-henti, melalui saluran telepon. Tatkala diinformasikan ada istilah ruang tahanan kecil (tempat Juper verbal Tsk) dan tahanan besar (usai Tsk diverbal) di Polsek Patumbak, Syamsul Qodri justru terdengar tertawa lepas. "Hapuskan model pembusukan budaya seperti itu. Jangan sampai ada kesan publik bahwa tempat tersebut ajang "86" kasus, transaksi perubahan pasal-pasal perkara hingga arena negosiasi oknum polisi kotor menjalankan praktik korup/kolusi," cetus Syamsul Qodri blak-blakan.

     

    Kedepan, lanjut Syamsul Qodri lagi, pimpinan Polri di Sumut harus jujur mengevaluasi secara berkala kinerja jajaran sesuai tupoksi. Artinya, ketika tahanan kabur, maka standard operasional prosedur (SOP) menjadi dasar utama dalam memverifikasi kemungkinan lalai atau kesengajaan oknum tertentu. "Bila ada ruang tahanan kecil, apakah tanggungjawab SPK atau Juper ? Setahu saya, yang ada cuma ruang tahanan Polsek, Polres dan Polda. Penanggungjawabnya SPK dan petugas khusus yang ditunjuk piket bergantian," terangnya.

     

    Legislator asal Dapil Sumut V Kab Asahan, Kab Batubara dan Kota Tanjungbalai itu berharap, Kapoldasu menindak semua oknum anggota Polri yang terindikasi lalai dan suka "main mata" saat bertugas. Syamsul Qodri memastikan, peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba di Sumut tergolong darurat sehingga tidak boleh muncul kelalaian sekecil apapun dalam menegakkan kepastian hukum. Bagi dia, saat ini 80 persen penghuni Lapas dan Rutan di Sumut adalah orang-orang yang tersandung kasus Narkoba. Bahkan mayoritas kasus perceraian di Pengadilan Agama dipicu kasus Narkoba yang melibatkan seorang suami atau istri sendiri. "Tindak tegas oknum-oknum Polri yang sesat dan mengukur masalah Narkoba dengan kepentingan sesaat. Negara kita bisa lost generation akibat dampak Narkoba," ingat anggota Komisi D DPRDSU membidangi pembangunan tersebut.

     

    Tahanan Polsek Patumbak Kabur

     

    Seperti diketahui, 4 tahanan Narkoba Polsek Patumbak kabur setelah berhasil menjebol langit-langit sel tahanan, Kamis dini hari (23/8/2018). Kabarnya, ke-4 tahanan yang kabur merupakan bandar dan pemakai Narkoba. Informasi dihimpun www.MartabeSumut.com, Jumat (24/8/2018), petugas Polsek Patumbak baru menyadari 4 tahanan kabur pada Kamis siang (23/8/2018). Kala itu, petugas melakukan pengecekan rutin dan tidak menemukan 4 tahanan yang disebut-sebut berstatus sebagai "tahanan kecil" Juper alias Juru Periksa Polsek Patumbak. Ke-4 tersangka berhasil melarikan diri dengan cara menerobos langit-langit ruang tahanan kecil. Selanjutnya keluar dari ruangan Juper dan naik ke lantai II. Setelah merasa aman, para tahanan turun dari samping depan lantai II Mapolsek Patumbak dan menghilang sampai sekarang. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER