Sabtu

17 Nov 2018

Pengunjung Hari Ini : 389,   Bulan Ini : 56.197
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 8 Agustus 2018 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 180 kali

    Soal Zonasi PPDB Online SMAN/SMKN, Nezar Djoeli Kurang Setuju Sebab Hilangkan Sekolah Favorite

    Budiman Pardede
    Ketua Komisi A DPRDSU HM Nezar Djoeli, ST, saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto Dok: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) HM Nezar Djoeli, ST, menyatakan kurang sependapat dengan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online SMAN/SMKN yang sejak 2017 dan 2018 digelar di Provinsi Sumatera Utara. Menurut Nezar, selain telah menimbulkan kecurigaan publik atas dugaan manipulasi titik koordinat rumah calon siswa dari sekolah tujuan, sistem zonasi juga menghilangkan keberadaan sekolah-sekolah favorite yang penuh persaingan.

     

    Kepada www.MartabeSumut.com, Senin siang (6/8/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Nezar mempertanyakan urgensi alasan sehingga calon murid harus disebar berdasarkan letak rumah. Politisi Partai NasDem ini menilai, sistem lama jauh lebih bagus sebab mengedepankan nilai hasil UN dan membuktikan kompetensi sekolah-sekolah favorite. "Biar aja ada sekolah favorite. Akan memacu siswa lebih bersaing. Universitas aja ada  yang favorite. Kan sekalian melatih mental mereka," tegas Nezar. Sesungguhnya, lanjut dia lagi, sistem zonasi justru membuat rekrutmen makin tertinggal dan melemahkan gairah siswa berprestasi untuk terus memacu diri.

     

    Kini, pemerintah disebutnya terkesan menata institusi pendidikan secara parsial bahkan sekadar mewujudkan prinsip persamaan hak warga negara. Artinya, menerapkan persamaan hak atas pendidikan rakyat sangat kurang bijak bila memakai konsepsi zonasi. Bagi Nezar, sistem zonasi tidak berkorelasi terhadap kemajuan siswa didik melainkan menghilangkan budaya berkompetisi sehat generasi bangsa semenjak dini. Kalau dunia pendidikan Indonesia ingin maju, Nezar meyakini kualitas guru-guru pengajar dan sarana pendidikan yang mutlak ditingkatkan pemerintah. "Lihatlah pemimpin-pemimpin kita sekarang. Mereka adalah produk lama dan sudah teruji/terbukti," tutup wakil rakyat yang kembali nyaleg tahun 2019 dari Partai NasDem bernomor urut 5 Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut I Kec Medan Amplas, Medan Kota, Medan Denai, Medan Area, Medan Perjuangan, Medan Tembung, Medan Timur, Medan Deli, Medan Marelan, Medan Labuhan dan Kec Medan Belawan. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER