Rabu

19 Sep 2018

Pengunjung Hari Ini : 80,   Bulan Ini : 49.397
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 7 Juli 2018 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 117 kali

    Massa Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Pertamax

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU H Muchrid Nasution, SE (baju kuning) menerima aksi massa yang menolak kenaikan BBM, Jumat siang (6/7/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Puluhan orang berunjukrasa menolak kenaikan harga BBM jenis Pertamax yang diberlakukan pemerintah efektif sejak 1 Juli 2018, Jumat siang (6/7/2018) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Satera Utara (DPRDSU) Jalan Imam Bonjol Medan.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, massa berbendera Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ini tiba di gedung Dewan pukul 14.30 WIB. Mereka langsung berkumpul di depan pintu pagar masuk sembari memajang spanduk dan berorasi bergantian. Salah seorang demonstran, dalam orasinya mengatakan, kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah sama saja melukai perasaan rakyat. "Sebelumnya harga Pertamax Rp. 8.900/Liter tapi sekarang Pertamax jadi Rp. 9.500/Liter. Dinaikkan pemerintah sejak 1 Juli 2018. Kami menolak kenaikan BBM," tegasnya. Dia pun meminta DPRDSU menggunakan hak pengawasan dengan melakukan protes ke pemerintah pusat. "Kami minta DPRDSU bersikap. Jangan diam melihat kenaikan harga BBM. Kita harap pemerintah meninjau kenaikan harga BBM," cetusnya.

     

    Selang 15 menit berorasi, anggota DPRDSU H Muchrid Nasution, SE, menemui pengunjukrasa di pintu pagar. Politisi Partai Golkar yang akrab disapa "Coki", itu menyambut baik aksi pengunjukrasa. Menurut Coki, pihaknya sangat setuju harga BBM tidak naik. "Tapi kan keputusan pemerintah pusat. Kita sepakat meminta BBM diturunkan," tegasnya. Coki memastikan, keputusan kenaikan harga BBM Pertamax dilakukan pemerintah tanpa persetujuan DPR. Sehingga anggota DPR fj pusat tidak bisa berbuat banyak apalagi anggota DPRD Provinsi/Kabupaten. "Kita sama-sama mendukung aspirasi adek-adek untuk disampaikan ke Presiden, Menteri Keuangan, Menteri Pertambangan Energi dan Pertamina pusat. Kita minta kenaikan harga BBM ditinjau ulang," ucapnya.

     

    Puas mendapat tanggapan, selanjutnya 3 perwakilan mahasiswa dibawa Coki masuk ke gedung Dewan. Kemudian bersama-sama memgirimkan aspirasi demonstran kepada pemerintah pusat di Jakarta melalui faksimile Sekretariat DPRDSU. Massa membubarkan diri pukul 16.30 WIB. ruas Jalan Imam Bonjol depan gedung DPRDSU tidak mengalami kemacetan akibat aksi tersebut. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER