Rabu

17 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 81,   Bulan Ini : 42.671
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 6 April 2018 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 173 kali

    Tolak Kenaikan Harga BBM ke DPRDSU: Legislator tak Datang, Demonstran Meradang

    Budiman Pardede
    Seorang pengunjukrasa menaiki pagar saat menolak kenaikan harga BBM, Kamis siang (5/4/2018) di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Lantaran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) tak datang menerima aspirasi, puluhan demonstran meradang di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis siang (5/4/2018). 

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, pengunjukrasa berbendera Aliansi Organisasi Daerah Sumut, itu tiba di gedung Dewan pukul 11.00 WIB. Mereka berkumpul di pintu pagar masuk sembari memajang spanduk dan berorasi bergantian. "Sudah 2 kali harga BBM Pertalite dinaikkan pemerintah diam-diam. Ini sama saja mempersulit kehidupan rakyat. DPRDSU dimana, apa yang sudah kalian perbuat membantu rakyat," cetus Koordinator Aksi, Ali, diikuti yel-yel massa "tolak kenaikan harga BBM, turunkan harga BBM".

     

    Demonstran Mulai Kesal

     

    Selang 20 menit berorasi, massa mulai kesal. Pasalnya, tak satu pun anggota DPRDSU datang menemui mereka. Pihak Humas DPRDSU menyatakan semua anggota Dewan sedang melakukan Kunker ke luar daerah. "Masak tak ada 1 saja wakil rakyat datang menerima aspirasi kami ? Bagaimana gedung Dewan kita ini kawan-kawan," geram Ali berteriak. Beberapa demonstran langsung marah-marah. Menaiki pagar setinggi 3 Meter dan menggoyang-goyang dengan sangat keras. Aparat kepolisian dan Satpam tampak berjaga-jaga mengantisipasi aksi massa. "Kehadiran kami ke sini sia-sia. Padahal gedung ini adalah rumah rakyat. Keluar kalian anggota Dewan," seru demonstran lainnnya. Kemarahan massa kembali memuncak. Mereka beramai-ramai menggoyang pagar dan berteriak-teriak histeris.

     

    Upaya negosiasi dan penjelasan kembali dilakukan Humas DPRDSU. Toh pengunjukrasa tetap tidak menerima. Bahkan janji Humas untuk meneruskan aspirasi massa kepada DPRDSU tidak dipercaya. "Kapan mereka pulang ? Jangan-jangan aspirasi yang kami titipkan justru kalian masukkan tong sampah. Pokoknya kami mau anggota Dewan yang datang ke sini. Kalo tidak, kami akan menerobos masuk," ucap seorang pengunjukrasa dengan nada tinggi, seraya menendangi pintu pagar dan menaikinya. Kekesalan dan kemarahan demosntran tetap tidak membuahkan hasil. Dengan perasaaan kecewa, akhirnya massa membubarkan diri pukul 13.30 WIB. Arus lalulintas di depan gedung DPRDSU tidak mengalami kemacetan akibat aksi tersebut. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER