Selasa

16 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 3.170,   Bulan Ini : 42.533
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 28 Maret 2018 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 237 kali

    DSP & Perda PB Sumut Dipertanyakan: DPD RI Siap Awasi, BPBD Sumut Akui Kesulitan Dana

    Budiman Pardede
    Anggota DPD RI Parlindungan Purba (kiri) menerima tanda mata dari Kepala BMKG Medan Edison Kurniawan, Senin siang (26/3/2018) di aula kantor BMKG Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Ketua Komite II DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, SH, MM, menyatakan akan mencari solusi Dana Siap Pakai (DSP) termasuk pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan Bencana (PB) di 33 kab/kota Sumatera Utara (Sumut). Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Riadil Akhir Lubis membenarkan sulitnya DSP PB sebab tidak boleh masuk APBD.

     

    Penjelasan itu disampaikan Parlindungan dan Riadil, menjawab www.MartabeSumut.com dalam sesi tanya jawab Talk Show Hari Meteorologi Dunia (HMD) ke-68 bertemakan "Waspada Cuaca, Peduli iklim untuk Masyarakat Aman dan Sejahtera", Senin (26/3/2018) pukul 09.00 WIB di Aula Kantor BB BMKG Wilayah I Jalan Ngumban Surbakti Selayang Medan. Sesuai keterangan Kepala Pelaksana BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, ungkap Parlindungan, ternyata baru 5 kab/kota yang memiliki Perda PB sedangkan 28 daerah lain belum memiliki. "Dana siap pakai PB akan kita komunikasikan ke pusat. Soal Perda PB, ini juga salah satu tugas DPD sesuai UU MD3. Tupoksi saya memang urusan BMKG dan BNPB. DPD akan mengawasi Perda serta DSP," cetus Parlindungan, seraya meminta Kominfo, BPBD dan BMKG duduk bersama agar terwujud keseragaman sikap dalam menghadirkan pola komunikasi menyikapi perubahan iklim/bencana. "Kita harus bisa ubah data jadi informasi," katanya lagi.


    Riadil Akhir Lubis berpendapat, memenangani PB butuh pendekatan holistic. Bencana disebutnya tanggungjawab bersama. "DSP PB memang tidak boleh masuk APBD Sumut karena hanya BPBD yang berhak. Kami cuma bisa minta belanja tidak terduga (BTT)," ungkap Riadil. Bagi dia, upaya melibatkan warga dalam mitigasi merupakan langkah penting. Apalagi di Sumut baru 5 daerah yang punya Perda. Diantaranya: Medan, Sibolga dan Labuhanbatu. Dia mengatakan, banyak kab/kota datang ke BPBD Sumut terkait pembuatan Perda PB. "Ancaman bencana marak, makanya Perda tergolong urgen mengakomodasi berbagai hal. Misalnya sistem early warning kawasan sekitar bencana dengan membuat SMS blast," yakin Riadil. Sedangkan Kepala BMKG Medan Edison Kurniawan berharap, publik semakin serius dan cerdas menyikapi semua informasi BMKG agar selalu waspada menghadapi bencana perubahan iklim yang mungkin terjadi setiap saat. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER