Sabtu

15 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 15 Maret 2018 | 00:02 WIB

    Telah dibaca 290 kali

    Soal Ranperda Narkoba, Iskandar Sakty Batubara Ingatkan Tangungjawab Publik & Pers Berantas Narkoba

    Budiman Pardede
    Wakil Ketua BPPD DPRDSU HM Iskandar Sakty Batubara, SE, MSP, menyampaikan kajian tentang Ranperda Narkoba, Selasa siang (13/3/2018) di gedung Dewan Jl Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Wakil Ketua Badan Pembuat Peraturan Daerah (BPPD) Dewan Perwakilan Rayat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) HM Iskandar Sakty Batubara, SE, MSP, tampil juru bicara dalam Sidang Paripurna DPRDSU terkait kajian terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Provinsi Sumut tentang pencegahan/penyalahgunaan Narkotika, psikotropika dan zat adiktif lain, Selasa siang (13/3/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan.

     

    Usai berbicara di hadapan Wagubsu Nurhajizah Marpaung dan puluhan legislator, www.MartabeSumut.com mengkonfirmasi Iskandar Sakti Batubara. Menurut politisi PAN ini, ada 8 dasar yuridis formal yang dijadikan BPPD DPRDSU sebagai acuan sebelum Perda Narkoba disahkan. Pertama, UUD 1945 yang berisi perintah melindungi segenap bangsa Indonesia. Iskandar menilai, semangat UUD 1945 diyakini menjadi kekuatan pemerintah Indonesia untuk mewujudkan tujuan Negara yaitu masyarakat adil, makmur, sejahtera, bersatu, berdaulat, melindungi Hak Asasi Manusia (HAM), hak hidup serta hak mempertahankan kehidupan. Kedua, UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pada Pasal 64 UU tersebut, terang Iskandar, dibentuklah Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai lembaga non kementerian yang bertugas mencegah dan memberantas penyalahgunaan Narkotika. Kemudian Pasal 105 mengisyaratkan keterlibatan masyarakat luas melakukan pencegahan dan pemberantasan Narkotika. Ketiga, UU No 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Menurut Iskandar, Pasal 45 memerintahkan pemerintah melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap segala kegiatan berhubungan dengan zat psikotropika. "Pasal 46 menjelaskan bahwa psikotropika hanya untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan," tegasnya.

     

    Keempat, UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Iskandar mengungkapkan, Pasal 102 ayat 1 berisi aturan penggunaan Narkotika dan psikotropika berdasarkan resep dokter dan tidak boleh disalahgunakan. Sementara Pasal 103 disebutnya terkait hak memproduksi, menyimpan, mengedarkan dan menggunakan zat psikotropika/Narkotika wajib memenuhi standard atau sesuai UU/ketentuan. Kelima, UU No 39 tahun 1999 tentang HAM, Keenam, UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Ketujuh, PP No 40 tahun 2013 tentang pelaksanaan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan kedelapan Permendagri No 21 tahun 2013 tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan Narkotika. Bagi anggota Komisi E DPRDSU ini, 8 dasar konstitusi itulah yang dijadikan roh penguatan sebelum Ranperda Narkoba disahkan Pemprovsu dan DPRDSU menjadi Perda. Iskandar berharap, kelak bila Perda Narkoba sudah efektif di Sumut, semua pihak patut memberikan dukungan penuh memberantas Narkoba. "Khususnya jurnalis, media massa dan organisasi Pers. Tolong bantu publikasi semaksimal mungkin segala kegiatan pencegahan Narkoba. Pers punya tanggungjawab moral sangat besar. Kasihan generasi dan anak-cucu kita nanti," ingat Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut VII Kab Tapsel, Kab Madina, Kab Padang Lawas, Kab Padang Lawas Utara dan Kota Padang Sidimpuan tersebut. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER