Selasa

25 Sep 2018

Pengunjung Hari Ini : 891,   Bulan Ini : 67.096
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 4 Maret 2018 | 00:08 WIB

    Telah dibaca 157 kali

    Intensitas Hujan Tinggi di Kawasan Gunung Sinabung, BMKG Warning Potensi Bencana Lahar Dingin

    Dekson H
    Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Syahnan . (Foto Dok : www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Kepala Balai Besar Meteorogi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG)  Wilayah 1 Medan Edison Kurniawan, SSi, MSi, melalui Kepala Bidang Data dan Informasi, Syahnan, mengingatkan intensitas hujan tinggi di Sumut khususnya kawasan Gunung Sinabung, berpotensi menimbulkan bencana lahar dingin dan banjir bandang. Untuk mengantisipasi bencana lahar dingin yang diakibatkan intensitas curah hujan beberapa hari ke depan, Syahnan menyatakan telah melakukan launching informasi prakiraan cuaca di kawasan Gunung Sinabung. 

     

    "Informasi ini sangat bermanfaat khususnya bagi stakehoder seperti Pemprovsu, BPBD, Pemkab/Pemkot di sekitar kawasan Gunung Sinabung serta masyarakat Kab Tanah Karo," terang Syahnan kepada www.MartabeSumut.com, Sabtu siang (3/3/2018). Menurut dia, informasi BMKG juga sangat mendukung kesiapan pihak BPBD terkait rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG). "Kita wajib mengingatkan semua pihak agar tetap waspada. Sebab ada 4 hasil rekomendasi PVBMG," ucapnya. Syahnan merinci, 4 rekomendasi tersebut diantaranya: pertama, masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 Km dari puncak, dalam jarak 7 Km untuk sektor selatan-tenggara, dalam jarak 6 Km untuk sektor tenggara-timur serta pada jarak 4 Km untuk sektor utara-timur Gunung Sinabung.

     

    Kedua, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar. Ketiga, mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus, maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan itu sewaktu-waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir. Keempat, BPBD Kabupaten Tanah Karo segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/banjir bandang kepada penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus."BMKG terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pihak terkait. Termasuk penyediaan informasi prakiraan cuaca di kawasan Gunung Sinabung dalam mengantisipasi bancana hidrologis," tutup Syahnan. (MS/DEKS)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER