Sabtu

15 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 4 Maret 2018 | 00:06 WIB

    Telah dibaca 335 kali

    Unjukrasa ke DPRD Sumut, Massa Sebut ada 3 Bandar Narkoba Tangkap Lepas di Asahan

    Budiman Pardede
    Demonstran mempersoalkan tangkap lepas bandar Narkoba ala Polres Asahan, Jumat (2/3/2018) di gedung DPRD Sumut. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Demonstran berbendera Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Sumut berunjukrasa ke gedung DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat sore (2/3/2018). Dalam aksinya, massa membeberkan kasus tangkap lepas bandar Narkoba yang terjadi di wilayah hukum Polres Asahan.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, pengunjukrasa tiba pukul 15.00 WIB. Mereka langsung memasuki halaman DPRD Sumut sembari memajang spanduk dan berorasi bergantian. Sempat terjadi aksi dorong dan nyaris bentrok antara demonstran dengan Satpam/polisi karena massa memaksa ingin membakar ban bekas. Untung saja ketegangan bisa terkendali walau pengunjukrasa menyatakan ada peserta aksi yang dipukul Satpam Dalam orasinya, koordinator aksi Zulkifli, mengungkapkan aspirasi seputar penolakan revisi UU MD3 dan dugaan tangkap lepas 3 bandar Narkoba di Polres Asahan.  


    Barang Bukti Diduga Palsu


    Menurut Zulkifli, oknum pejabat Polda Sumut terindikasi melindungi petinggi di Polres Asahan terkait dugaan tangkap lepas bandar Narkoba bernama Samsul alias Kecubung, Ramadani Wijaya dan Ucok. "Kami sudah ke Polda Sumut kemarin menyerahkan bukti akurat tangkap lepas bandar Narkoba itu. Tapi kami tidak dimintai keterangan oleh polisi. Ini kan aneh," herannya. Dia mengungkapkan, pihaknya memiliki bukti-bukti terkait pemusnahan Narkoba 1,2 Kg Sabu Sabu yang diduga palsu sebab tidak melalui uji laboratorium forensik. "Pejabat Polres Asahan kami perkirakan melakukan pembohongan publik. Kenapa Polda Sumut diam saja," sesalnya. 

     

    Zulkifli melanjutkan, penangkapan bandar Narkoba Samsul alias Kecubung dilengkapi barang bukti 3 Gram Sabu Sabu dan disaksikan anggota TNI Koramil Kisaran, Lurah Kisaran Naga dan warga bernama Sakir Samosir. Sementara penangkapan Ramadani Wijaya disebutnya memunculkan 12 Gram Sabu Sabu sedangkan Ucok memiliki 2 Gram Sabu Sabu tapi telah dibebaskan polisi. "Lucu sekali polisi kita sekarang. Kok masih ada main-main dengan Narkoba ? Tolong media bantu publikasikan supaya dunia tahu kasus tangkap lepas bandar Narkoba ini," cetus Zulkifli. sembari meminta DPRD Sumut menggelar RDP memanggil Kapolda Sumut dan Kapolres Asahan. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER