Rabu

19 Sep 2018

Pengunjung Hari Ini : 115,   Bulan Ini : 49.432
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 18 Februari 2018 | 13:42 WIB

    Telah dibaca 261 kali

    Jelang Pilkada 2018, Ketua NU Medan Tegaskan Pengurus & Anggota yang Jadi Timses atas Nama Pribadi

    Budiman Pardede
    Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Medan Ahmad Firdausy Hutasuhut. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Nahdlatul Ulama (NU) Kota Medan tidak boleh dibawa-bawa secara organisasi untuk pemenangan pasangan calon dalam Pilkada serentak 2018. Sebab, keterlibatan pengurus atau anggota NU pada tim sukses (Timses) pemenangan pasangan calon merupakan atas nama pribadi dan bukan perwakilan lembaga NU.

     

    Peringatan tersebut dilontarkan Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Medan Ahmad Firdausy Hutasuhut kepada www.MartabeSumut.com, Sabtu siang (17/2/2018). Berbicara melalui saluran telepon, Hutasuhut menjelaskan, institusi NU tidak boleh berpolitik praktis sesuai khittoh 1928. Tetapi bagi warga Nadhliyin yang mau berpolitik, Hutasuhut mempersilahkannya. NU disebutnya tidak buta realitas yang terjadi dan tidak melarang. "Namun tidak boleh membawa nama-nama organisasi NU," tegas Hutasuhut.

     

    Tanpa Mengatasnamakan Organisasi

     

    Pria yang sehari-hari merupakan salah satu pejabat Badan Kesbangpol Provinsi Sumut ini melanjutkan, NU memandang proses Pilkada menjadi sesuatu yang urgen dalam perwujudan hak demokrasi setiap warga negara. Artinya, semua warga Nadhliyin wajib menyalurkan aspirasi sesuai dengan hati nurani tanpa mengatasnamakan organisasi NU. Menurut Hutasuhut, Parpol atau timses pasangan calon tertentu harus pula bisa menilai keberadaan pengurus/anggota NU semata-mata atas nama pribadi dan bukan perwakilan NU. Kalau ada yang mengatasnamakan oragnisasi NU, Hutasuhut memastikan hal tersebut salah dan akan dilaporkan kepada PBNU. "Sikap tegas yang serupa akan diberlakukan terhadap seluruh pengurus atau anggota NU Medan yang terlibat langsung dalam timses. Silahkan pasangan calon/Parpol pendukung mengambil suara NU dengan cara-cara beretika saat Pilkada bahkan Pilgubsu 27 Juni 2018," ingat Hutasuhut. Bagi dia, hingga kini banyak kader-kader NU bertebaran di Parpol tertentu dan ikut masuk tim pemenangan pasangan calon. Tapi dia mengimbau anggota dan pengurus NU tahu menempatkan diri secara proporsional tanpa menunggangi nama organisasi NU. "Etikanya ya begitu. Saya rasa pihak Parpol pendukung dan pasangan calon juga memahami," tutup Hutasuhut. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER