Minggu

25 Feb 2018

Pengunjung Hari Ini : 188,   Bulan Ini : 71.274
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 3 Februari 2018 | 13:36 WIB

    Telah dibaca 147 kali

    Pelayanan BPJS Kesehatan Banyak Masalah, Iskandar Batubara Sarankan Merger ke BPJS Ketenagakerjaan

    Budiman Pardede
    Anggota Komisi E DPRDSU Iskandar Sakti Batubara saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat siang (2/2/2018). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Iskandar Sakti Batubara mengatakan, hingga kini pelayanan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih banyak menuai masalah di penjuru Provinsi Sumut. Mulai dari fasilitas kesehatan (faskes) rujukan yang jauh dari harapan, pelayanan tidak tersosialisasi baik kepada warga di rumah sakit, penyimpangan yang membingungkan pasien saat berobat hingga pengakuan rugi BPJS Kesehatan secara nasional. Oleh sebab itu, kata Iskandar, sudah saatnya para pemangku kepentingan memikirkan konsep merger antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

     

    Dikonfirmasi www.MartabeSumut.com di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat siang (2/2/2018), Iskandar memastikan, kalau BPJS Kesehatan dibilang rugi dalam operasionalnya sejak berdiri sampai sekarang, maka jalan satu-satunya adalah melakukan merger dengan BPJS Ketenagakerjaan. "Saya rasa prinsip BPJS Kesehatan belum berkeadilan menerapkan semangat pemberian pelayanan kesehatan gratis terhadap rakyat," ucapnya. Iskandar pun mengungkapkan beberapa persoalan di lapangan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Diantaranya pemberian obat yang cenderung diskriminatif. Kemudian bila ada pasien dirawat umum di suatu rumah sakit. "Kenapa selalu susah bila akan dimasukkan jadi pasien BPJS lagi," heran Iskandar bertanya.


    Artinya, lanjut Iskandar lebih jauh, dengan berbagai persoalan yang kerap dihadapi rakyat saat berobat memakai kartu BPJS Kesehatan, tentu saja langkah merger patut segera direalisasikan. Apalagi BPJS bukanlah lembaga BUMN. "Jadi tidak ada alasan menolak usulan merger. Satukan saja manajemen BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai saudara kembar," imbau Iskandar. Bagi politisi PAN itu, bila merger dilakukan, berbagai penyimpangan yang terjadi selama ini dapat segera dibereskan. Contohnya pemakaian ambulance yang banyak memunculkan kutipan-kutipan liar terhadap pasien. Padahal BPJS Kesehatan telah memberi cover secara gratis. "Ada pula pasien disuruh pihak rumah sakit pulang. Lalu diminta datang lagi. Ada kesan rumah sakit ambil keuntungan 2 kali dan BPJS Kesehatan mengabaikan berbagai penyimpangan tersebut," sindir Iskandar blak-blakan. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER