Minggu

25 Feb 2018

Pengunjung Hari Ini : 182,   Bulan Ini : 71.268
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 1 Februari 2018 | 00:13 WIB

    Telah dibaca 130 kali

    KPK Periksa 46 Anggota DPRD Sumut 2009-2014, Muchrid Nasution: Kita Hormati, Tolong Tuntaskan

    Budiman Pardede
    Anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution, SE (kiri) saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) H Muchrid Nasution, SE alias Coki angkat suara terkait pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap 46 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014. Coki mengatakan, pihaknya di DPRD Sumut menghormati semua proses hukum yang sedang dijalankan KPK di Mako Brimob Polda Sumut sejak 29 Januari - 3 Februari 2018. "Kita hormati, tapi tolong dituntaskan cepat dong karena mau Pilkada serentak 2018," ucap Coki kepada www.MartabeSumut.com, Rabu siang (31/1/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan.

     

    Ditemui usai menerima aksi unjukrasa salah satu elemen mahasiswa, Coki mengajak berbagai pihak untuk membiarkan KPK bekerja secara profesional. Termasuk 100 anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 yang sebagian diantaranya ikut diperiksa lantaran merupakan incumbent dari periode DPRD Sumut 2009-2014. Kalau kelak memang ada fakta-fakta kesalahan dari terperiksa, lanjut Coki lagi, maka KPK pasti memberi hukuman sesuai perbuatan masing-masing. Politisi Partai Golkar ini pun mengajak masyarakat Sumut dan para mantan anggota DPRD Sumut menunggu apa hasil dari pemeriksaan KPK. "Biarkanlah KPK bekerja maksimal. Kita dukung proses penegakan hukum tanpa diskriminatif," tegas Coki, yang didampingi Kasubag Yanmas Inpro DPRD Sumut Rospita Pandiangan, SE.

     

    Anggota Komisi C DPRD Sumut membidangi keuangan itu yakin, mantan anggota Dewan bahkan yang masih menjabat akan mengIkuti dengan baik segala proses pemeriksaan KPK. Artinya, timpal Coki lebih jauh, KPK perlu segera menuntaskan kasus terang benderang sebab telah bergulir hampir 3 tahun. Selain bisa memberi kejelasan status hukum bagi mantan anggota Dewan yang diperiksa, legislator asal Dapil Sumut III Kab Deli Serdang ini juga mengingatkan urgensitas Pilkada serentak 2018 yang membutuhkan konsentrasi para pemangku kepentingan. "Kawan-kawan mantan anggota DPRD Sumut dan yang masih menjabat sekarang saya doakan tetap sabar dan selalu sehat-sehat menjalani pemeriksaan. Kepada KPK, saya harap tolong dituntaskan cepat lantaran kita mau Pilkada 2018," tutup Coki diplomatis. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER