Selasa

22 Mei 2018

Pengunjung Hari Ini : 1.352,   Bulan Ini : 51.219
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 31 Januari 2018 | 00:04 WIB

    Telah dibaca 188 kali

    Toni Togatorop Dorong Pemerintah Lakukan Korporatisasi Koperasi

    Budiman Pardede
    Ketua FP-Hanura DPRDSU Toni Togatorop, SE, MM, saat ditemui di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Koperasi memiliki peran dan kontribusi besar dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan Indonesia. Sebab koperasi sangat fundamental mendorong kemandirian perekonomian bangsa agar dapat jadi andalan masyarakat bawah khususnya para petani. Oleh karena itu, patut difikirkan, kelembagaan koperasi harus menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) atau manajemen administrasi yang baik. Caranya bisa melalui Peraturan Pemerintah atau setidaknya Peraturan/Instruksi Presiden yang berorientasi pada akselerasi korporatisasi koperasi.

     

    Harapan tersebut dilontarkan anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Toni Togatorop, SE, MM, kepada www.MartabeSumut.com, Senin siang (29/1/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Menurut Toni, korporatisasi koperasi berkorelasi terhadap kualitas pelayanan koperas terhadap semua anggota. Dia menjelaskan, memang tidak mudah koperasi melakukan hal itu karena BUMN, BUMD bahkan swasta besar juga menghadapi kendala serupa terkait tantangan melakukan GCG. "Butuh banyak dana dan energi. Perlu perubahan mindset. Namun pemerintah wajib membantu koperasi melalui pendidikan/pelatihan GCG, rekayasa keuangan hingga learning by doing melalui kemitraan usaha terutama dengan BUMN," terangnya.

     

    Peran Lintas Sektoral

     

    Ketua FP-Hanura DPRDSU itu memastikan, upaya mengkorporatisasi koperasi akan berhasil jika dilakukan konsisten, terkoordinasi serta dijalankan sistematis. Tapi peran lintas sektor kementerian di pusat maupun daerah harus tampil maksimal. Toni mencontohkan, bentuk perusahaan seperti CV dan PT bukanlah pilihan bagi rakyat. Sebab usaha tersebut dilakukan secara privat dan bergantung pada besarnya saham kapital yang justru tidak dimiliki masyarakat. Artinya, setelah warga bergabung dalam suatau CV atau PT, tentu saja sangat berbeda tatkala semangat gotong royong di koperasi memberi ruang lebih luas untuk mendidik para anggota/pengurus, merekrut tenaga terampil, membantu anggota mencari bahan-bahan kebutuhan usaha anggota seperti benih, pupuk, obat-obatan, modal kerja, teknologi dan selanjutnya mencari pangsa pasar hasil produksi. "Itulah sebagian tugas koperasi. Memperbaiki kesejahteraan anggota dan pengurus. Awalnya para petani, peternak, nelayan, perajin dan pengusaha-pengusaha mikro/kecil lain dikoperasikan saja. Koperasi memiliki anggota yang memiliki pekerjaan atau bisnis tapi skala mikro-kecil," tegas Toni.

     

    Pada sisi lain, lanjut Legislator asal Dapil Sumut XI Kab Tanah Karo, Kab Dairi dan Kab Pakpak Barat ini, anggota koperasi tidak mungkin hidup independen, mandiri dan sejahtera dalam bentuk usaha CV atau PT. Pilihan paling tepat ikut membangun usaha cuma bergotong royong melalui wadah koperasi. Toni percaya, bila PP atau Inpres akselerasi korporatisasi koperasi direalisasikan, ada peluang meningkatkan posisi tawar rakyat menuju hidup lebih sejahtera. "Saya rasa perlu difikirkan untuk direalisasikan," tutup wakil rakyat membidangi perekonomian itu.(MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER