Selasa

22 Mei 2018

Pengunjung Hari Ini : 1.349,   Bulan Ini : 51.216
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 31 Januari 2018 | 00:03 WIB

    Telah dibaca 190 kali

    KPK Kembali Periksa 11 Mantan Anggota DPRD Sumut, Bekas Sekdaprovsu Hasban Ritonga Terpantau Masuk

    Budiman Pardede
    Mantan anggota DPRD Sumut 2009-2014 Rijal Sirait usai diperiksa KPK di Mako Brimob Poldasu Jl KH Wahid Hasyim, Selasa siang (30/1/2018). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 11 orang mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) periode 2009-2014 di Mako Brimob Poldasu Jalan KH Wahid Hasyim, Senin (29/1/2018), kini KPK melakukan hal serupa lagi terhadap 11 mantan legislator DPRD Sumut, Selasa (30/1/2018). KPK memeriksa memanggil 11 orang mantan anggota DPRD Sumut diantaranya: H Rijal Sirait (saat ini anggota DPD RI utusan Sumut), Fadli Nurzal (saat ini anggota DPR RI), Tonies Sianturi (Fraksi PDS), Abu Bokar Tambak (Fraksi PBR), Tohonan Silalahi (Fraksi PDS), Fahru Rozi (Fraksi PDIP), Taufan Agung Ginting (Fraksi PDI P), Arlene Manurung (Fraksi PDS), Darmawaan Sembiring (Fraksi PDS), Murni EV Munthe (Fraksi PDS) dan Abu Hasan Maturidi (Fraksi PPP). Mantan Sekda Provsu Hasban Ritonga juga tampak memasuki ruang pemeriksaan. Hasban tiba di Mako Brimob pukul 13.24 WIB dengan mobil Innova hitam pelat BK 1624 L.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com di Mako Brimob, pemeriksaan dimulai pukul 09.00 WIB. Seperti biasa, KPK tidak memberi keterangan Pers apapun selain pemeriksaan secara tertutup. Sementara ke-11 mantan anggota DPRD Sumut yang selesai diperiksa juga pelit bicara dan berusaha menghindari awak media. Namunwww.MartabeSumut.com sempat mengkonfirmasi Rijal Sirait sebelum meninggalkan Mako Brimob dengan mobilnya pukul 11.25 WIB. Rijal tampak santai saat diajak bicara walaupun telah berada di mobil tanpa sopir. "Tadi saya diperiksa jam 9 pagi," akunya. Menurut Rijal, KPK memeriksa dirinya selama 2 jam dengan 17 pertanyaan. "Tetap soal  dugaan suap Interpelasi dan LPj mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Selebihnya tanya KPK ya," ucap Rijal.

     

    Imbas Kasus Gatot Pujo Nugroho

     

    Perlu diketahui, KPK kembali memeriksa 46 orang yang merupakan mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 sejak 29 Januari hingga 3 Februari 2018 di Mako Brimob Polda Sumut. Dari ke-46 nama tersebut, sebanyak 11 orang merupakan incumbent alias menjabat lagi sebagai anggota DPRD Sumut periode 2014-2019. Pemeriksaan mantan anggota DPRD Sumut 2009-2014 tidak terlepas dari kasus serupa yang membelit beberapa mantan anggota DPRD Sumut 2009-2014 seperti Ajib Shah (Golkar), Budiman P Nadapdap (PDIP), Guntur Manurung (Demokrat), Zulkifli E Siregar (Hanura), Bustami HS (PPP), Zulkifli Husein (PAN) dan Parluhutan Siregar (PAN). Ketujuhnya sudah pula menjalani hukuman sampai sekarang. Yuyuk, pejabat Humas KPK, kala itu, saat dikonfirmasi M24, mengatakan, penetapan tersangka dan penahanan anggota DPRD Sumut terkait pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh anggota DPRDSU periode 2009-2014 dan 2014-2019 dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho (GPN). Delik lainnya, terang Yuyuk, meliputi: pertama, persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2012. Kedua, persetujuan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013. Ketiga, pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2014. Keempat, pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2015. Kelima, persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2014. Keenam, penolakan penggunaan hak interpelasi oleh DPRD Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2015. "Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf  a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 64 ayat (1) jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," kata Yuyuk.

     

    Data www.MartabeSumut.com mencatat, dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dan ditahan. Sebelumnya, setelah diperiksa hampir 10 jam, KPK resmi menahan Gubsu Gatot Pujo Nugroho bersama isteri mudanya Evi Susanti, Senin malam (3/8/2015). Sementara Penyidik KPK resmi menahan 5 tersangka anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014 dan 2014-2019 sejak Selasa malam (10/11/2015). Diantaranya: Saleh Bangun (Ketua DPRDSU periode 2009-2014), Chaidir Ritonga (Wakil Ketua DPRDSU periode 2009-2014), Ajib Shah (Anggota DPRDSU periode 2009-2014), Kamaluddin Harahap (Wakil Ketua DPRDSU periode 2009-2014) dan Sigit Pramono Asri (Wakil Ketua DPRDSU periode 2009-2014). Artinya, pemeriksaan ke-46 anggota DPRD Sumut 2009-2014 saat ini merupakan kelanjutan dan pengembangan dari kasus yang melanda kolega mereka sebelumnya. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER