Selasa

22 Mei 2018

Pengunjung Hari Ini : 1.351,   Bulan Ini : 51.218
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 20 Januari 2018 | 00:07 WIB

    Telah dibaca 149 kali

    Jelang Pilkada Serentak 27 Juni 2018, Poldasu Sinyalir Potensi Money Politics & Money Laundering

    Budiman Pardede
    Kasubag Dalops Poldasu Kompol S Siregar saat dikonfirmasi di gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu siang (17/1/2018). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Kepala Sub Bagian Pengendalian Operasi (Kasubag Dalops) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) Kompol S Siregar mensinyalir, menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018, tidak tertutup kemungkinan ditemukan pelanggaran hukum yang terkait money politics (politik uang) dan money laundering (pencucian uang). Potensi tersebut dinilainya bisa terjadi dan rentan dilakukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan Pilkada. 

    "Kalau ranahnya pidana money politics dan money laundring, maka digodok dulu dalam lingkup Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu). Di Gakumdu ada Panwas serta para penegak hukum," tegas Siregar kepada www.MartabeSumut.com, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi A DPRD Sumut, Rabu siang (17/1/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Siregar menilai, ketika Gakumdu menemukan 2 tindak pelanggaran itu dan mengeluarkan rekomendasi hasil pemeriksaan, selanjutnya kepolisian menindaklajuti pada proses pidana umum. "Money politics dan money laundering sangat bisa terjadi jelang Pilkada 2018. Sampai sekarang aparat Poldasu tetap memonitoring situasi dan kondisi di Sumut," terang Siregar.

    Sejauh ini, indikasi money politics dan money laundering apa ditemukan Poldasu dari kab/kota maupun Provinsi Sumut yang akan melaksanakan Pilkada ? Siregar tampak terdiam sejenak. Sembari mengalihkan pandangan ke atas, Siregar tampak enggan memberi penjelasan rinci. Bagi dia, potensinya masih terus didalami kepolisian sehingga belum tepat dan terlalu dini diungkap kepada publik. "Sabar ya, yang pasti polisi tetap mengawasi," tepis Siregar. Dia memastikan, potensi dan ambang gangguan pasca-Pilkada 2018 menjadi prioritas tugas Poldasu. Sebab dari deteksi potensi dan ambang gangguan itulah polisi mampu mengantisipasi dini berbagai kemungkinan yang mengganggu pelaksanaan Pilkada 2018. Lalu, banyak kabar soal potensi kecurangan saat pemungutan/penghitungan suara di TPS dan polisi dianggap tidak berbuat apa-apa, pendapat Anda ? Kali ini Siregar terlihat tersenyum santai. Dia menegaskan, TPS bukanlah ranah polisi namun KPU dan Panwas. "Kita di TPS hanya pengamanan. Itulah tugas pokok polisi di TPS. Jadi masyarakat jangan salah pemahaman ya," tutup Siregar. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER