Selasa

19 Jun 2018

Pengunjung Hari Ini : 902,   Bulan Ini : 37.123
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 30 Desember 2017 | 10:25 WIB

    Telah dibaca 307 kali

    Golkar Dikabarkan Cabut Dukungan dari HT Erry Nuradi, Ini kata Politisi NasDem Sumut

    Budiman Pardede
    Politisi Partai NasDem Sumut yang juga Ketua FP-NasDem DPRD Sumut Drs Anhar A Monel, MAP. (Foto Dok: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Sejak kemarin kabar beredar deras menyatakan DPP Partai Golkar telah mencabut dukungan dari HT Erry Nuradi selaku Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara (Balon Gubsu) periode 2018-2023. Akibatnya, bila kabar itu benar, obsesi calon incumbent HT Erry Nuradi diperkirakan kandas dalam kompetisi suksesi Pilgubsu 2018.

     

    Menanggapi situasi berkembang, politisi Partai NasDem Drs Anhar A Monel, MAP, menilai, kabar yang beredar tidak jelas kebenarannya. Sebab belum ada pengumuman resmi dari DPP Partai Golkar. "Itu kan kata Sinulingga selaku fungsionaris DPP Golkar ? Bisa saja fungsionaris Golkar lain berbeda pendapat. Yang jelas, kan belum ada SK DPP Partai Golkar. Namanya politik adinda," ucap Monel santai, saat dikonfirmasi www.MartabeSumut.com melalui jejaring pesan WhatsApp, Sabtu pagi (30/12/2017). Lalu, bagaimana sikap NasDem Sumut bila Partai Golkar benar mencabut dukungan terhadap Ketua Partai NasDem Sumut HT Erry Nuradi ? Anhar Monel tetap bertahan. Menurut Ketua FP-NasDem DPRD Sumut itu, berita yang beredar belum tentu benar dan bisa saja palsu. "Kan bukan mustahil berita hoax ? Nantilah kita bahas lagi ya," simpul anggota Komisi B DPRD Sumut tersebut. Sebelumnya, Jumat malam (29/12/2017), www.MartabeSumut.com juga mengkonfirmasi WhatsApp politisi Partai NasDem HM Nezar Djoely, ST. Bagi anggota Komisi E DPRD Sumut ini, apa yang terjadi biasa saja. "Biasalah itu, lain waktu kita sambung ya. Saya lagi Umroh sekarang," ungkap Nezar.

     

    Golkar Salah Melahirkan Calon

     

    Pada Jumat malam (29/12/2017), www.MartabeSumut.com telah pula mengkonfirmasi salah satu politisi/pengurus DPD Partai Golkar Sumut. Kendati setelah berbicara panjang menolak untuk dipublikasikan, toh akhirnya dia meminta namanya tidak dituliskan dengan alasan etika politik. "Ya, kemungkinan besar dia (Erry Nuradi-Red) dicabut," tegasnya. Alasan Partai Golkar mencabut dukungan disebutnya dilatarbelakangi elektabilitas Erry Nuradi yang stagnan dan sejak awal "salah dilahirkan". Dia memastikan, dukungan Golkar terhadap Erry Nuradi terburu-buru sejak awal gara-gara dilandasi kepentingan sesaat. "Sementara yang terkait kepentingan sesaat itu sudah dipenjara pulak. Hahahahaha, nantilah kita cakap lagi ya. Biar saja Djarot main berdua dengan Edy Rahmayadi," tutupnya.

     

    Perlu diketahui, pasca-Ngogesa Sitepu mundur sebagai Balon Wagubsu HT Erry Nuradi beberapa waktu lalu, kondisi calon petahana HT Erry Nuradi kian tidak menentu. Sebab secara tiba-tiba Partai Golkar mencabut dukungan politik dari Ridwan Kamil untuk Pilgub Jawa Barat. Kemudian diikuti pergantian kepemimpinan DPP Partai Golkar secara nasional. Nah, andaikan Partai Golkar mencabut dukungan, maka HT Erry Nuradi bakal kehilangan dukungan 17 kursi DPRD Sumut dari Golkar Sumut. Sedangkan partai pendukung yang masih setia diantaranya NasDem (5 kursi), PKB (3 kursi) dan PKPI (3 kursi). Artinya, pencalonan HT Erry Nuradi harus memenuhi syarat minimal 20 kursi parlemen DPRD Sumut. Namun sejauh ini Erry disebut-sebut minus syarat 9 kursi lagi. Pertanyaan besarnya sekarang: dalam waktu yang sangat terbatas, mungkinkah Erry Nuradi menarik simpati Partai Demokrat, Partai Hanura, PDIP dan PPP yang belum menetapkan pilihan sampai sekarang ? Menarik untuk diamati..! (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER