Senin

22 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.086,   Bulan Ini : 59.757
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 13 Desember 2017 | 00:07 WIB

    Telah dibaca 431 kali

    Sukses Gelar Kejuaraan, PBJI Sumut Dikukuhkan

    Redaksi
    Atlet Jujitsu swafoto usai menerima medali dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jujitsu Piala Gubernur Sumut pada Minggu siang (10/11/2017) di Garuda Plaza Hotel. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Pengukuhan Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Sumut, Minggu (10/12/2017) menambah kuat pengakuan secara de jure terhadap keberadaan Jujitsu di Sumatera Utara (Sumut).

     

    Beladiri asal Tingkok dan berkembang di Jepang ini awalnya sudah masuk ke Sumatera Utara sejak tahun 1938. Ketika itu, Guru Besar Jujitsu Sumatera Utara, (Alm) Julius Ade Titaley untuk pertama kalinya mempelajari beladiri tersebut langsung dari seorang tentara Jepang bernama Toshio Kitada di Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara. Hal ini diungkapkan oleh Guru Besar Jujitsu Sumatera Utara, Ronald Titaley. "Tahun 1938, Julius Ade Titaley mempelajari Jujitsu dari tentara Jepang di Kota Tebing Tinggi," tutur Ronald.

     

    Sedangkan untuk perguruannya sendiri dibuka pada tahun 1970 dengan nama Medan Jujitsu Club. Dari sinilah cikal bakal ilmu beladiri Jujitsu berkembang hingga ke 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara saat ini. Yakni Medan, Deli Serdang, Binjai, Tapanuli Utara, Madina, Rantau Prapat, Gunung Sitoli, Nias, Nias Utara, Nias Selatan dan Nias Barat.

     

    Struktur PBJI Sumut

     

    Mereka yang dilantik dalam kepengurusan PBJI Sumut adalah Agustama Apt M.Kes sebagai Ketua Umum PBJI Sumut, Andy P. Koesno Sebagai Wakil Ketua umum PBJI Sumut,  Ronald Titaley, Ismail Zein, Mansyir Al Hazkiyani dan Aswin Syahputra sebagai Staf Khusus Ketua Umum, Amri dan Abdi Ridha Sebagai Sekretaris dan Wakil Sekretaris Umum PBJI Sumut, Iskandarsyah sebagai Staf Kesekretariatan, Elfin Agustiar Siregar dan M Hafiz sebagi Bendahara dan Wakil Bendahara Umum PBJI Sumut.

     

    Selain itu, Dwi Prasetyo sebagai Bidang Organisasi, Syaiful Bahri Nst sebagai Bidang Pembinaan dan Prestasi, Zulkifli Lubis sebagai Bidang Dana dan Usaha, Panangaran Ritongan sebagai Bidang Litbang, Rudolf Turnip sebagai Bidang Umum. Untuk Seksi sendiri, Winduadi, Juanda Nduru dan Rio Fernando sebagai seksi perwasitan, Andro Titaley, Rafli dan Andre sebagai seksi Pelatihan, Suharsono, Yudo Pradono dan Irvan Aron Wiya sebagai Seksi Pertandingan, Bambang Lubis, Prasetiyo dan Suci Anggi Harun sebagai Bidang Humas serta Birhan S. Pane, Afredo Ade Titaley, M. Ikhsan Vahendra dan Sudirman sebagai Seksi Silaturahmi.

     

    Pesan Ketua Umum PBJI

     

    Ketua Umum PBJI Pusat, Laksdya TNI Dr. Desi Alberth Mamahit M.Sc, secara langsung melantik pengurus PBJI Sumut dan menitipkan pesan agar pengurus bekerja bersungguh-sungguh guna mengembangkan dan memajukan Jujitsu di Sumatera Utara. "Saya melihat potensi atlet Jujitsu di Sumut dan saya berharap para pengurus bekerja bersungguh-sungguh agar mendapatkan atlet yang siap mengharumkan Jujitsu di Tingkat Nasional maupun Internasional," pesan Mamahit.

     

    Sementara itu, Ketua Umum PBJI Sumut, Agustama menyatakan kesiapann untuk mengemban tugas bersama pengurus lain dalam memajukan Jujitsu. "Kita tetap berkomunikasi menentukan program selanjutnya, yang jelas kita akan gali untuk mencari potensi atlet yang dapat mengharumkan nama Jujitsu di tingkat Nasional dan juga Internasional,"ucap Agustama. Setelah pelantikan kepengurusan, PBJI Sumut langsung menyambung kegiatan dengan pelaksanaan Kejuaraan Daerah Piala Gubernur Sumatera Utara yang diikuti oleh ratusan atlet dari 11 kabupaten/kota di Sumatera Utara dan berlangsung hingga pukul 20.00 WIB.

     

    Menariknya, dalam pertandingan yang terbagi atas 16 Kelas baik dari Kelas Junior Putra dan Putri  maupun Kelas Senior Putra dan Putri serta Kelas Master bagi blackbelt tersebut boleh memainkan empat teknik yakni teknik pukulan, teknik tendangan, teknik kuncian dan teknik bantingan saat bertarung. Andro Titaley, salah satu atlet yang bertanding untuk klas Master mengungkapkan bahwasannya pertandingan Jujitsu ini cukup terlihat keras namum sebenarnya semuanya menggunakan teknik dan tidak menggunakan otot. "Jujitsu mengandalkan teknik bukan otot. Yang penting stamina kita dijaga. Jangan bermain dengan emosi juga,"ucap Andro. Kegiatan tersebut juga disaksikan Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumut Baharuddin Siagian serta Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis.(MS/Rel/RED)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER